Rabu, 30 September 2026
12:44 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Akar gada

Akar gada

Bagikan:
250px-Knolvoet_bij_bloemkool_%28Plasmodiophora_brassicae_on_cauliflower%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Akar gada pada kembang kol

Akar gada adalah sebuah penyakit umum dari kubis, brokoli, kembang kol, kubis brussel, lobak, lobak cina, stocks, kembang dinding dan tumbuhan lain dari famili Brassicaceae (Cruciferae).[1] Penyakit tersebut disebabkan oleh Plasmodiophora brassicae,[2] yang sempat dianggap jamur lendir namun kini ditempatkan dalam grup Phytomyxea.[3]

Referensi

  1. ↑ Culture of Vegetables and Flowers. 1921. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2006-03-16. Diakses tanggal 2006-04-04.
  2. ↑ Javed, Muhammad Asim; Schwelm, Arne; Zamani-Noor, Nazanin; Salih, Rasha; Vañó, Marina Silvestre; Wu, Jiaxu; González García, Melaine; Heick, Thies Marten; Luo, Chaoyu; Prakash, Priyavashini; Pérez-López, Edel (2022). "The clubroot pathogen Plasmodiophora brassicae: A profile update". Molecular Plant Pathology. 24 (2): 89–106. doi:10.1111/mpp.13283. PMC 9831288. PMID 36448235.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. ↑ Schwelm, Arne; Badstöber, Julia; Bulman, Simon; Desoignies, Nicolas; Etemadi, Mohammad; Falloon, Richard E.; Gachon, Claire M. M.; Legreve, Anne; Lukeš, Julius; Merz, Ueli; Nenarokova, Anna; Strittmatter, Martina; Sullivan, Brooke K.; Neuhauser, Sigrid (2018). "Not in your usual Top 10: Protists that infect plants and algae". Molecular Plant Pathology. 19 (4): 1029–1044. doi:10.1111/mpp.12580. PMC 5772912. PMID 29024322.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan