Minggu, 27 September 2026
03:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Ajige

Ajige
Pangeran Ying Ranking Pertama
Masa pemerintahan1644 - 1651
(7 tahun)
PendahuluTidak ada (gelar dibuat)
PenerusTidak ada
Lahir(1605-08-28)28 Agustus 1605
Meninggal28 November 1651(1651-11-28) (umur 46)
AyahNurhaci
IbuNyonya Abahai
KeturunanSeorang putri
Nama lengkap
Aisin Gioro Ajige 愛新覺羅·阿濟格
WangsaIstana Aisin Gioro

Ajige (Manchu: 20px-Ajige.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail; Hanzi:阿濟格) (28 Agustus 1605   – 28 November 1651) (ditulis "kecil", "kecil" di dalam Manchu) merupakan seorang pangeran Manchuria Dinasti Qing, Cina. Ia merupakan putra ke-12 Nurhaci, kepala suku Jurchen yang menyatukan suku-suku Jurchen ke dalam bangsa Manchuria dan mendirikan Dinasti Qing. Ibunya adalah Nyonya Abahai (kemudian Permaisuri Xiao Lie Wu).

Ajige dibuat menjadi Pangeran Ying Ranking Pertama (Hošoi Sure Cin Wang) (和碩英親王) pada tahun 1644. Ia juga merupakan seorang jenderal dan terlibat di dalam penaklukan Manchuria di Cina. Namun setelah kematian saudaranya Dorgon, Ajige berupaya untuk merebut posisi wali Pangeran, tetapi akhirnya dipergoki dan ditahan. Ia dipaksa untuk bunuh diri oleh Kaisar Shunzhi pada tahun 1651.

Informasi pribadi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan