Rabu, 07 Oktober 2026
14:33 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara

Ahistorisisme

Bagikan:

Ahistorisisme mengacu pada sikap ketidak perhatian terhadap sumber primer sejarah dan menyiratkan bahwa subjek historis adalah tidak akurat.[1] Ahistorisisme dapat juga didefinisikan sebagai kegagalan seseorang untuk membingkai argumen atau masalah dalam konteks sejarah atau mengabaikan fakta maupun bukti sejarah.[2]

Ahistorisisme adalah premis yang mendasari bahwa ada dugaan yang diyakini benar oleh sebagian orang, meskipun sebenarnya sulit dibuktikan. Karya ahistoris sering kali secara eksklusif menunjuk pada sumber-sumber yang tidak dapat diandalkan dan dibuktikan, termasuk mitos dan legenda, yang sering diperlakukan sebagai kebenaran historis.[2] Hal ini biasanya dinegosiasikan oleh sebagian orang untuk mendukung atas teori yang dikemukakan atau sedang dipromosikan tetapi mengabaikan sumber-sumber valid yang bertentangan dengannya.

Referensi

  1. ↑ "ahistoricism". Mirriam-Webster Dictionary Online. Diakses tanggal 2008-11-27.
  2. 1 2 Pepper, David (1993). Eco-socialism: From Deep Ecology to Social Justice. Routledge. hlm. 143–144. ISBN 978-0-415-09719-2.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan