| Age of Empires IV | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Dirilis |
| ||||||||||||||
| Versi | |||||||||||||||
| Genre | strategi waktu nyata | ||||||||||||||
| Lisensi | Lisensi proprietarium | ||||||||||||||
| Bahasa | |||||||||||||||
| |||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Klasifikasi | |||||||||||||||
| |||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Portal permainan video | |||||||||||||||
Age of Empires IV adalah gim strategi waktu nyata tahun 2021 yang dikembangkan oleh Relic Entertainment bersama World's Edge dan diterbitkan oleh Xbox Game Studios. Gim ini merupakan instalasi utama keempat dalam seri Age of Empires. Berlatar sejarah dari Abad Pertengahan hingga awal zaman modern, gim ini dirilis untuk Microsoft Windows pada 28 Oktober 2021. Versi konsol untuk Xbox One dan Xbox Series X/S menyusul pada 22 Agustus 2023 dan tersedia melalui layanan langganan Xbox Game Pass.[1][2]
Age of Empires IV memadukan formula pembangunan pangkalan khas seri pendahulunya dengan penyajian naratif bergaya dokumenter sejarah. Gim ini menerima ulasan yang umumnya positif, terutama atas rancangan peradaban yang asimetris, penggunaan bahasa lisan yang berevolusi dalam tata suara, serta kemudahan akses bagi pemain baru tanpa mengorbankan kedalaman strategi kompetitif. Pada The Game Awards 2021, gim ini memenangkan kategori Best Sim/Strategy Game.[3]
Alur permainan
Seperti pendahulunya, alur permainan berpusat pada pengumpulan sumber daya (makanan, kayu, emas, dan batu), pengelolaan penduduk, pembangunan wilayah, serta pengerahan pasukan untuk mengalahkan lawan dalam pertempuran waktu nyata.[4]
Pemain memajukan peradabannya melalui empat zaman:
- Zaman Kegelapan (Dark Age)
- Zaman Feodal (Feudal Age)
- Zaman Kastel (Castle Age)
- Zaman Kekaisaran (Imperial Age)
Kenaikan zaman tidak dicapai lewat riset di pusat kota (Town Center), melainkan dengan membangun bangunan tengara (Landmarks) khas peradaban. Pada tiap pergantian zaman, pemain memilih satu dari dua tengara dengan fungsi strategis berbeda, misalnya penguatan ekonomi atau fasilitas militer. Pengecualian berlaku bagi Dinasti Abbasiyah, yang kenaikan zamannya dilakukan dengan memperluas sayap Baitul Hikmah (House of Wisdom).[5]
Dalam pertandingan reguler, kemenangan dapat diraih melalui salah satu dari tiga syarat:
- Penaklukan (Conquest): menghancurkan seluruh tengara lawan.
- Penguasaan situs suci (Sacred Sites): menguasai dan mempertahankan seluruh situs suci di peta secara bersamaan selama 10 menit tanpa terputus.
- Pembangunan keajaiban (Wonder): mendirikan keajaiban dunia yang berbiaya besar dan mempertahankannya dari serangan musuh selama 15 menit.
Mekanika pertempuran dan lingkungan
Gim ini menghadirkan sejumlah mekanika taktis baru:
- Pertahanan tembok batu: Pemanah dan pasukan busur silang dapat ditempatkan di atas tembok batu untuk mendapatkan perlindungan tambahan dan jangkauan tembak lebih jauh. Pihak penyerang perlu menggunakan mesin kepung seperti tangga pemanjat, menara kepung, atau pelontar batu (trebuchet) untuk menembusnya.[6]
- Hutan penyamar (stealth forests): Pasukan di dalam hutan lebat tidak terlihat oleh musuh, sehingga membuka peluang penyergapan. Unit di area ini hanya dapat terdeteksi oleh pengintai (Scout) atau saat pertempuran jarak dekat.
- Bonus tata letak bangunan (influence): Efisiensi kota dipengaruhi oleh penempatan bangunan yang saling berdekatan. Contohnya adalah jaringan pos Mongol yang mempercepat gerak unit dan lumbung Tiongkok yang menghasilkan pajak emas.
Peradaban
Berbeda dari seri terdahulu yang banyak berbagi unit serupa antarperadaban, peradaban dalam Age of Empires IV dirancang asimetris, dengan ekonomi, unit, dan keunggulan militer yang khas.
| Peradaban | Asal wilayah | Tingkat kesulitan | Karakteristik dan keistimewaan |
|---|---|---|---|
| Inggris | Eropa Barat | ★☆☆ (Mudah) | Pertahanan wilayah yang kuat dengan pemanah busur panjang (Longbowmen), sistem peringatan bahaya dari benteng, dan panen lahan gandum yang efisien. |
| Prancis | Eropa Barat | ★☆☆ (Mudah) | Keunggulan kavaleri ksatria (Royal Knights), fasilitas militer yang efisien, dan teknologi perdagangan maritim. |
| Kekaisaran Romawi Suci | Eropa Tengah | ★★☆ (Sedang) | Pemanfaatan rohaniwan militer (Prelate) untuk mempercepat kerja pekerja, perolehan relikui suci, dan infanteri pedang dua tangan (Landsknecht). |
| Kekaisaran Mongol | Asia Timur dan Tengah | ★★★ (Sulit) | Bangsa nomaden: seluruh bangunan dapat dikemas dan dipindahkan, sumber daya dapat diperoleh dari membakar bangunan musuh, dan tidak membutuhkan rumah penduduk. |
| Dinasti Abbasiyah | Timur Tengah | ★★☆ (Sedang) | Riset terpusat di Baitul Hikmah (House of Wisdom), kavaleri unta yang membuat kuda lawan gentar, dan bonus ekonomi masa keemasan. |
| Kesultanan Delhi | Asia Selatan | ★★★ (Sulit) | Seluruh teknologi diteliti tanpa biaya bahan mentah, tetapi dengan waktu riset lama yang dapat dipercepat oleh cendekiawan (Scholars), serta gajah perang. |
| Tiongkok | Asia Timur | ★★★ (Sulit) | Sistem pergantian dinasti (Tang, Song, Yuan, Ming), pejabat penagih pajak emas, dan artileri bubuk mesiu yang tangguh. |
| Rus | Eropa Timur | ★★☆ (Sedang) | Pemburu satwa liar yang memberi hadiah emas (bounty), benteng kayu yang kokoh, ksatria pemanah berkuda, dan penembak bersenjata api (Streltsy). |
Peradaban tambahan pascarilis
Pembaruan gratis Anniversary Edition (Oktober 2022) dan ekspansi berbayar The Sultans Ascend (November 2023) menambahkan peradaban baru berikut:[7][8]
- Kesultanan Utsmaniyah (2022): dewan militer kekaisaran yang melatih unit secara otomatis tanpa biaya bahan, korps Yanisari, dan meriam raksasa Great Bombard.
- Kekaisaran Mali (2022): ekonomi berbasis tambang emas, peternakan domba yang menghasilkan pendapatan pasif, dan pasukan pemanah beracun.
- Bizantium (2023): akuaduk untuk meningkatkan panen zaitun, tentara bayaran multinasional, dan senjata pembakar Api Yunani.
- Jepang (2023): sistem kasta feodal samurai, komandan panji tempur (Hatamoto), mata-mata Shinobi, dan pusat kota yang berubah menjadi benteng Daimyo.
- Varian peradaban (2023): subfaksi yang memodifikasi mekanika peradaban induknya:
- Ayyubiyah (varian Dinasti Abbasiyah; dipimpin wangsa Salahuddin Ayyubi)
- Jeanne d'Arc (varian Prancis; berpusat pada unit pahlawan yang berkembang di medan tempur)
- Ordo Naga (varian Kekaisaran Romawi Suci; menitikberatkan unit elit)
- Warisan Zhu Xi (varian Tiongkok; berpusat pada birokrasi dan percepatan riset dinasti)
Kampanye
Gim dasar menyediakan empat kampanye pemain tunggal berformat dokumenter sejarah, dipadukan dengan rekaman visual dari situs bersejarah dunia nyata:[9]
- Penaklukan Norman: Mengisahkan invasi William sang Penakluk ke Inggris setelah Pertempuran Hastings (1066) dan perjuangan para penerusnya mengukuhkan kekuasaan.
- Perang Seratus Tahun: Mengangkat perjuangan Prancis mempertahankan wilayahnya dari Inggris, dengan Jeanne d'Arc sebagai tokoh penting.
- Kekaisaran Mongol: Merekonstruksi penaklukan bangsa Mongol di bawah Jengis Khan dan jenderal Subutai di Eropa Timur dan Tiongkok.
- Kebangkitan Moskow: Menelusuri perjuangan para pangeran Moskow melepaskan diri dari upeti kepada Gerombolan Emas hingga menyatukan Rusia di bawah Ivan yang Agung.
Ekspansi The Sultans Ascend (2023) menambahkan kampanye di Timur Tengah yang menyoroti perlawanan para penguasa Muslim terhadap Perang Salib, dengan tokoh seperti Salahuddin Ayyubi, Nuruddin Zanki, dan Sultan Baibars.[8]
Pengembangan dan audio
Age of Empires IV diumumkan secara resmi pada Gamescom 2017. Pengembangannya dipercayakan kepada Relic Entertainment (pembuat seri Company of Heroes) di bawah koordinasi World's Edge, divisi pengelola waralaba Age of Empires di Xbox.[10] Gim ini menggunakan mesin Essence Engine 5.0.
Salah satu inovasi utamanya ada pada tata suara dan penggunaan bahasa lisan yang berevolusi sesuai zaman:[11]
- Pasukan Inggris berbicara dalam Inggris Kuno pada Zaman Kegelapan, Inggris Pertengahan pada Zaman Feodal dan Kastel, dan Inggris Modern Awal pada Zaman Kekaisaran.
- Unsur audio Mongol mencakup nyanyian tenggorokan (throat singing) dan alat musik morin khuur.
- Musik orisinal digarap oleh Mikolai Stroinski bersama Tilman Sillescu dan Alexander Röder, menggunakan instrumen Abad Pertengahan.
Pada 22 Agustus 2023, Microsoft merilis versi konsol untuk Xbox One dan Xbox Series X/S. Versi ini menyesuaikan antarmuka untuk kendali stik konsol, menghadirkan menu radial, serta otomatisasi penugasan penduduk.[12]
Pembaruan dan konten tambahan
| Judul | Tanggal rilis | Jenis | Konten utama |
|---|---|---|---|
| Anniversary Edition | 25 Oktober 2022 | Pembaruan gratis | Peradaban Utsmaniyah dan Mali, peta baru, sistem peringkat musiman, dan penyeimbangan gim. |
| The Sultans Ascend | 14 November 2023 | Ekspansi berbayar | Dua peradaban baru (Bizantium dan Jepang), empat varian peradaban, kampanye baru di Timur Tengah, dan perluasan pertempuran laut. |
Penerimaan
Tanggapan kritikus
| Agregator | Skor |
|---|---|
| Metacritic | (PC) 81/100[13] (XSX) 83/100[14] |
| Publikasi | Skor |
|---|---|
| Destructoid | 8,5/10[15] |
| GamesRadar+ | 4/5[16] |
| IGN | 8/10[9] |
| PC Gamer (AS) | 77/100[17] |
| PCGamesN | 8/10[18] |
Menurut agregator ulasan Metacritic, versi PC Age of Empires IV memperoleh nilai rata-rata 81/100 yang menandakan ulasan "secara umum disukai", sedangkan versi Xbox Series X/S memperoleh 83/100.[13][14]
Leana Hafer dari IGN memuji penyajian narasi dokumenter yang informatif serta perbedaan peran yang jelas antarperadaban.[9] Fraser Brown dari PC Gamer menilai gim ini berhasil menghidupkan kembali waralaba tersebut, meski pendekatannya dianggap konservatif dan kurang menawarkan terobosan bagi genre RTS.[17] Media Indonesia Jagat Play menyimpulkan bahwa pengembang berhasil memodernisasi gim tanpa mengabaikan nostalgia pemain lama, terutama pada audio dan keunikan gaya bermain tiap peradaban.[4]
Penjualan dan antusiasme pemain
Kantor berita Antara dan Medcom.id melaporkan tingginya antusiasme pemain pada pekan awal peluncuran di Steam, dengan jumlah pemain aktif bersamaan yang melampaui 70.000 orang.[19][20]
Penghargaan
| Tahun | Penghargaan | Kategori | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|
| 2021 | The Game Awards 2021 | Best Sim/Strategy Game | Menang | [3] |
| 2022 | 25th Annual D.I.C.E. Awards | Strategy/Simulation Game of the Year | Menang | [21] |
| 2022 | 18th British Academy Games Awards | Strategy/Simulation | Nominasi | [22] |
Lihat pula
Referensi
- ↑ Pratama, Kevin Rizky (2021-10-29). "Game "Age of Empires IV" Resmi Meluncur di PC". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Spear, Rebecca (2023-08-22). "Age of Empires 4 for Xbox is available today on Game Pass". Windows Central (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- 1 2 "The Game Awards 2021 Winners: Complete List". Variety (dalam bahasa Inggris). 2021-12-09. Diakses tanggal 2026-10-10.
- 1 2 Pladidus, Stefanus (2021-11-08). "Review Age of Empires IV: Kembalinya Sang Raja RTS". Jagat Play. Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Hafer, Leana (2021-10-25). "Age of Empires 4 Landmarks guide: How to advance through the ages". PC Gamer (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Bolding, Jonathan (2021-10-25). "Age Of Empires 4 review: an RTS classic rebuilt with historical gravitas". Rock Paper Shotgun (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Tapsell, Chris (2022-10-25). "Age of Empires 4's anniversary update is a huge step forward". Eurogamer (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- 1 2 Corden, Jez (2023-11-14). "Age of Empires IV: The Sultans Ascend review — Microsoft's premier RTS gets its finest expansion yet". Windows Central (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- 1 2 3 Hafer, Leana (2021-10-25). "Age of Empires 4 Review". IGN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Matulef, Jeffrey (2017-08-21). "Age of Empires 4 revealed with Relic at the helm". Eurogamer (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Webster, Andrew (2021-10-28). "How Age of Empires IV uses historical languages to tell its story". The Verge (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Warren, Tom (2023-08-22). "Age of Empires 4 launches on Xbox consoles today". The Verge (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- 1 2 "Age of Empires IV for PC Reviews". Metacritic (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- 1 2 "Age of Empires IV: Anniversary Edition for Xbox Series X Reviews". Metacritic (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Marsen, Patrick (2021-11-06). "Review: Age of Empires IV". Destructoid (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Zak, Robert (2021-10-25). "Age of Empires 4 review: "A triumphant return for the strategy series"". GamesRadar+ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- 1 2 Brown, Fraser (2021-10-25). "Age of Empires 4 review". PC Gamer (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Boudreau, Ian (2021-10-25). "Age of Empires 4 review – historical reach". PCGamesN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ "Age of Empires IV puncaki daftar terlaris Steam pada pekan debutnya". Antara News. 2021-11-01. Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ Yusuf, Farhan (2021-11-02). "Age of Empires 4 Rajai Penjualan Game PC di Steam". Medcom.id. Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ "25th Annual D.I.C.E. Awards Winners". Academy of Interactive Arts & Sciences (dalam bahasa Inggris). 2022-02-24. Diakses tanggal 2026-10-10.
- ↑ "2022 BAFTA Games Awards: The Nominations". BAFTA (dalam bahasa Inggris). 2022-03-03. Diakses tanggal 2026-10-10.


