Senin, 28 September 2026
12:22 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Adolf Wagner

Adolf Wagner

250px-Adolf_Wagner.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Adolf Wagner

Adolf Wagner (1 Oktober 1890 – 12 April 1944) adalah seorang pejabat dan politikus Partai Nazi yang pernah menjabat sebagai Gauleiter München–Oberbayern serta Menteri Dalam Negeri Bayern pada masa Jerman Nazi.

Ia pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan Bayern, dan pada 23 April 1941, ia memerintahkan agar doa di sekolah diganti dengan lagu-lagu Nazi. Ia juga melarang salib dan gambar-gambar keagamaan di ruang kelas. Kebijakan ini membuat murka Gereja Katolik Roma dan orang-orang Bayern yang kebanyakan beragama Katolik.[1] Akibatnya, Wagner terpaksa mencabut kebijakan ini pada 28 Agustus.[2]

Referensi

  1. ↑ Richard J. Evans (19 Maret 2009). The Third Reich at War: 1939-1945. Penguin. hlm. 483. ISBN 978-1-101-02230-6. Diakses tanggal 13 Januari 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Miller & Schulz 2021, hlm. 538.

Bacaan lanjutan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan