Selasa, 13 Oktober 2026
01:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Adiantum pedatum

Adiantum pedatum

Bagikan:
Adiantum pedatum
250px-Adiantum_pedatum_%28northern_maidenhair_fern%29%2C_Willsboro%2C_NY_%2832127843596%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Northern Maidenhair (Adiantum pedatum) di Willsboro, New York
Status tidak sah  (NatureServe)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Divisi: Polypodiophyta
Kelas: Polypodiopsida
Ordo: Polypodiales
Famili: Pteridaceae
Genus: Adiantum
Spesies:
A. pedatum
Nama binomial
Adiantum pedatum
Sinonim[2]
  • Adiantum americanum Nieuwl.
  • Adiantum boreale C.Presl, not validly publ.
  • Adiantum grandifolium Ching
  • Adiantum pedatum f. billingsae Kittr.
  • Adiantum pedatum var. glaucinum C.Chr., nom. illeg.
  • Adiantum pedatum var. kamtschaticum Rupr.
  • Adiantum pedatum f. laciniatum (Hopkins) Weath.
  • Adiantum pedatum var. lacinatum Hopkins
  • Adiantum pedatum var. originarium Wherry
  • Adiantum pedatum var. praeflexum Copel. ex C.F.Baker
  • Adiantum pedatum var. rangiferinum E.S.Burgess
  • Adiantum pedatum f. triangulare (McCord) M.Broun
  • Adiantum pedatum var. triangulare McCord
  • Adiantum pedatum var. tripartitum Farw.

Adiantum pedatum, atau yang dikenal sebagai northern maidenhair fern, adalah spesies tumbuhan paku dalam famili Pteridaceae,[3] yang asli tumbuh di hutan lembap di Amerika Utara bagian timur. Seperti paku-pakuan lain dalam genusnya, nama maidenhair (rambut gadis) merujuk pada tangkai yang ramping, mengilap, dan berwarna hitam. Perdebatan klasifikasi taksonomi terjadi karena persebaran A. pedatum yang ditemukan di Amerika Utara maupun Asia Timur.[4]

Deskripsi

A. pedatum tumbuh setinggi 30–75 cm (12–30 in), dan bersifat gugur daun. A. pedatum memiliki kelompok spora di sisi bawah tepi daun pada cuping yang melengkung.[5] Ciri utama dari northern maidenhair fern meliputi frond (daun paku) yang halus dan berumbai yang terbagi menjadi tangkai melengkung, batang berwarna cokelat kemerahan, dan pucuk daun muda (krosier) yang berwarna merah muda di musim semi.[6] A. pedatum merupakan spesies paling utara dalam genus ini, ditemukan di garis lintang yang lebih tinggi dan tumbuh paling baik di tanah yang dikeringkan dengan baik di area yang teduh.[6][7] Masalah terbesar dalam klasifikasi taksonomi spesies ini terjadi di dalam kelompok A. pedatum karena adanya variasi dalam pengenalan spesies dan keanekaragaman genetik yang besar.[8]

Taksonomi

Adiantum pedatum dideskripsikan oleh Linnaeus dalam Species Plantarum pada tahun 1753 (titik awal resmi tata nama botani modern). Ia merujuk pada deskripsi-deskripsi sebelumnya, yang semuanya didasarkan pada material dari Amerika Utara bagian timur.[9] Herbarium milik Linnaeus sendiri berisi satu spesimen yang dikumpulkan oleh Pehr Kalm.

Spesimen yang dikumpulkan di Unalaska dan Pulau Kodiak oleh Chamisso dan Langsdorf dirujuk sebagai Adiantum boreale oleh Presl pada tahun 1836, meskipun ia tidak memberikan deskripsi spesies yang menyertai nama tersebut. Ruprecht, pada tahun 1845, menyebut material asal Alaska sebagai A. pedatum var. aleuticum, dan membuat var. kamtschaticum untuk material yang dikumpulkan di Kamchatka oleh Carl Merck dan Pallas. Pada tahun 1857, E. J. Lowe mencatat bahwa Wallich dan Cantor telah mengumpulkan spesies ini di India utara, dan bahwa material dari Amerika Serikat bagian barat tersebar hingga ke selatan sejauh California. Spesies ini merupakan salah satu dari banyak spesies yang dikutip oleh Asa Gray sebagai spesies disjungsi antara Jepang dengan Amerika Serikat bagian timur dan barat. Menjelang tahun 1874, Hooker & Baker melaporkan kehadirannya di Jepang dan Manchuria.

A. pedatum adalah bagian dari kelompok spesies yang serupa. Masalah terbesar dalam mengklasifikasikan spesies ini terjadi di dalam kelompok tersebut karena variasi pengenalan spesies dan keanekaragaman genetik yang besar.[10] Spesies yang telah ditempatkan dalam kelompok A. pedatum meliputi A. aleuticum dan A. viridimontanum. A. pedatum juga menyerupai spesies seperti A. myriosorum.[11] Semuanya memiliki daun paku yang secara khas bercabang dua dan memiliki pinnae hanya di satu sisi.[butuh rujukan]

Beberapa subspesies telah diakui,[12] namun tidak ada yang diterima oleh Plants of the World Online.[2]

Persebaran dan habitat

A. pedatum adalah spesies paling utara dalam genus ini, yang menempati wilayah di Asia Timur (EA) dan Amerika Utara (NA), dan dikategorikan oleh persebaran disjungsi karena iklim dan kejadian geologis.[13] Disjungsi EA-NA pada A. pedatum menjadi fokus utama bagi para botanis dan diperkirakan terjadi karena berbagai peristiwa geografis.[14]

Northern maidenhair fern tumbuh paling baik di area teduh dengan tanah yang kaya humus.[15] Habitat pilihannya adalah hutan peluruh daun dan di dasar gunung berbatu saat kelembapan yang cukup tersedia.[16] Persebaran paku terjadi melalui penyebaran spora oleh angin, dan tidak bergantung pada faktor biotik,[17] sehingga A. pedatum lebih rentan terhadap faktor abiotik seperti perubahan kondisi lingkungan.

250px-Adiantum_pedatum_BW-1983-0000-0771.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
A. pedatum dari herbarium.

Spesies serupa

A. pedatum di Amerika Utara dan Asia Timur hampir tidak memiliki perbedaan morfologis.[18] Para ahli botani mulai membedakan A. pedatum yang ditemukan di Amerika Utara dari A. japonica dan A. pedatum asal Tiongkok yang ditemukan di Asia Timur karena adanya perbedaan dalam susunan genetik.[19] Adiantum Amerika Utara memiliki kromosom dengan jumlah dasar 29, sedangkan spesies Asia Timur mencakup jumlah dasar 29 dan 30.[20]

Klasifikasi A. pedatum memengaruhi apakah spesies tersebut ditafsirkan sebagai persebaran disjungsi, sehingga saat ini terdapat penelitian yang saling bertentangan.[21][22] Spesies yang termasuk dalam kompleks Adiantum meliputi A. pedatum, A. aleuticum, A. viridimontanum, dan A. myriosorum.[23]

Sejarah hidup

250px-Adiantum_pedatum_JJK%E2%80%991.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Northern maidenhair fern.

A. pedatum adalah tanaman penghasil spora. Tahapan reproduksi tumbuhan paku meliputi tahap spora, gametofit, paku muda, dan sporofit.[24] Dibandingkan dengan spesies tumbuhan paku lainnya, A. pedatum mengandung sejumlah besar tanaman fertil dan menghasilkan spora dalam jumlah signifikan untuk penyebaran.[25] Penyebaran jarak jauh disimpulkan telah terjadi di masa lalu.[26]

Keterbatasan pada A. pedatum meliputi produksi, retensi, dan pelepasan spora.[27] Terdapat sifat-sifat sejarah hidup yang terus memengaruhi reproduksi, termasuk pembentukan gametofit, persistensi, status seksual, seleksi untuk penyerbukan sendiri atau penyerbukan silang, serta pembentukan sporofit baru.[28][29]

250px-Adiantum_pedatum.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggambaran artistik dari northern maidenhair fern.

Perubahan evolusioner termasuk duplikasi gen lokus, terjadinya multivalensi pada sporosit meiosis, dan persebaran geografis yang terbatas, semuanya berkontribusi terhadap asal-usul terkini tetraploid pada A. pedatum.[30][31]

Fokus penelitian

Penelitian mengenai A. pedatum berfokus pada potensinya sebagai agen anti-kanker, anti-oksidan, dan anti-inflamasi.[32] Terdapat studi yang menemukan potensi efek perlindungan terhadap kanker usus besar pada A. pedatum.[33]

Referensi

  1. ↑ NatureServe (1 November 2024). "Adiantum pedatum". NatureServe Explorer (dalam bahasa Inggris). Arlington, Virginia. Diakses tanggal 16 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Adiantum pedatum L." Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 11 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Christenhusz, Maarten J. M.; Zhang, Xian-Chun; Schneider, Harald (2011). "A linear sequence of extant families and genera of lycophytes and ferns" (PDF). Phytotaxa. 19 (1): 7–54. Bibcode:2011Phytx..19....7C. doi:10.11646/phytotaxa.19.1.2.
  4. ↑ Irfan, Muhammad; Jan, Gul; Jan, Farzana Gul; Murad, Waheed (2021). "Taxonomy and spore morphology of genus Adiantum (Vittarioideae; Pteridaceae) from Pakistan". Microscopy Research and Technique (dalam bahasa Inggris). 84 (11): 2727–2736. doi:10.1002/jemt.23835. ISSN 1097-0029. PMID 34051004.
  5. ↑ Paris, Cathy A.; Windham, Michael D. (1988). "A Biosystematic Investigation of the Adiantum pedatum Complex in Eastern North America". Systematic Botany. 13 (2): 240–255. Bibcode:1988SysBo..13..240P. doi:10.2307/2419103. ISSN 0363-6445. JSTOR 2419103.
  6. 1 2 "Adiantum pedatum (Common Maidenhair, Northern Maidenhair, Northern Maidenhair Fern) | North Carolina Extension Gardener Plant Toolbox". plants.ces.ncsu.edu. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
  7. ↑ Paris, Cathy A.; Windham, Michael D. (1988). "A Biosystematic Investigation of the Adiantum pedatum Complex in Eastern North America". Systematic Botany. 13 (2): 240–255. Bibcode:1988SysBo..13..240P. doi:10.2307/2419103. ISSN 0363-6445. JSTOR 2419103.
  8. ↑ Paris, Cathy A.; Windham, Michael D. (1988). "A Biosystematic Investigation of the Adiantum pedatum Complex in Eastern North America". Systematic Botany. 13 (2): 240–255. Bibcode:1988SysBo..13..240P. doi:10.2307/2419103. ISSN 0363-6445. JSTOR 2419103.
  9. ↑ Linnaeus 1753, hlm. 1095.
  10. ↑ Paris, Cathy A.; Windham, Michael D. (1988). "A Biosystematic Investigation of the Adiantum pedatum Complex in Eastern North America". Systematic Botany. 13 (2): 240–255. Bibcode:1988SysBo..13..240P. doi:10.2307/2419103. ISSN 0363-6445. JSTOR 2419103.
  11. ↑ Lu, Jin-Mei; Li, De-Zhu; Lutz, Sue; Soejima, Akiko; Yi, Tingshuang; Wen, Jun (2011). "Biogeographic disjunction between eastern Asia and North America in the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae)". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 98 (10): 1680–1693. Bibcode:2011AmJB...98.1680L. doi:10.3732/ajb.1100125. ISSN 1537-2197. PMID 21965133.
  12. ↑ Paris, Cathy A.; Windham, Michael D. (1988). "A Biosystematic Investigation of the Adiantum pedatum Complex in Eastern North America". Systematic Botany. 13 (2): 240–255. Bibcode:1988SysBo..13..240P. doi:10.2307/2419103. ISSN 0363-6445. JSTOR 2419103.
  13. ↑ Lu, Jin-Mei; Li, De-Zhu; Lutz, Sue; Soejima, Akiko; Yi, Tingshuang; Wen, Jun (2011). "Biogeographic disjunction between eastern Asia and North America in the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae)". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 98 (10): 1680–1693. Bibcode:2011AmJB...98.1680L. doi:10.3732/ajb.1100125. ISSN 1537-2197. PMID 21965133.
  14. ↑ Lu, Jin-Mei; Li, De-Zhu; Lutz, Sue; Soejima, Akiko; Yi, Tingshuang; Wen, Jun (2011). "Biogeographic disjunction between eastern Asia and North America in the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae)". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 98 (10): 1680–1693. Bibcode:2011AmJB...98.1680L. doi:10.3732/ajb.1100125. ISSN 1537-2197. PMID 21965133.
  15. ↑ Lu, Jin-Mei; Li, De-Zhu; Lutz, Sue; Soejima, Akiko; Yi, Tingshuang; Wen, Jun (2011). "Biogeographic disjunction between eastern Asia and North America in the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae)". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 98 (10): 1680–1693. Bibcode:2011AmJB...98.1680L. doi:10.3732/ajb.1100125. ISSN 1537-2197. PMID 21965133.
  16. ↑ Lu, Jin-Mei; Li, De-Zhu; Lutz, Sue; Soejima, Akiko; Yi, Tingshuang; Wen, Jun (2011). "Biogeographic disjunction between eastern Asia and North America in the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae)". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 98 (10): 1680–1693. Bibcode:2011AmJB...98.1680L. doi:10.3732/ajb.1100125. ISSN 1537-2197. PMID 21965133.
  17. ↑ Irfan, Muhammad; Jan, Gul; Jan, Farzana Gul; Murad, Waheed (2021). "Taxonomy and spore morphology of genus Adiantum (Vittarioideae; Pteridaceae) from Pakistan". Microscopy Research and Technique (dalam bahasa Inggris). 84 (11): 2727–2736. doi:10.1002/jemt.23835. ISSN 1097-0029. PMID 34051004.
  18. ↑ Lu, Jin-Mei; Li, De-Zhu; Lutz, Sue; Soejima, Akiko; Yi, Tingshuang; Wen, Jun (2011). "Biogeographic disjunction between eastern Asia and North America in the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae)". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 98 (10): 1680–1693. Bibcode:2011AmJB...98.1680L. doi:10.3732/ajb.1100125. ISSN 1537-2197. PMID 21965133.
  19. ↑ Zhao, Ting; Zuo, Zheng-Yu; Ebihara, Atsushi; Nakato, Narumi; Soejima, Akiko; Li, De-Zhu; Wen, Jun; Lu, Jin-Mei (11 November 2021). "Adiantum japonicum, a new species of the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae) from Japan". Phytotaxa (dalam bahasa Inggris). 525 (1): 1–14. Bibcode:2021Phytx.525....1Z. doi:10.11646/phytotaxa.525.1.1. ISSN 1179-3163.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ Lu, Jin-Mei; Li, De-Zhu; Lutz, Sue; Soejima, Akiko; Yi, Tingshuang; Wen, Jun (2011). "Biogeographic disjunction between eastern Asia and North America in the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae)". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 98 (10): 1680–1693. Bibcode:2011AmJB...98.1680L. doi:10.3732/ajb.1100125. ISSN 1537-2197. PMID 21965133.
  21. ↑ Paris, Cathy A.; Windham, Michael D. (1988). "A Biosystematic Investigation of the Adiantum pedatum Complex in Eastern North America". Systematic Botany. 13 (2): 240–255. Bibcode:1988SysBo..13..240P. doi:10.2307/2419103. ISSN 0363-6445. JSTOR 2419103.
  22. ↑ Zhao, Ting; Zuo, Zheng-Yu; Ebihara, Atsushi; Nakato, Narumi; Soejima, Akiko; Li, De-Zhu; Wen, Jun; Lu, Jin-Mei (11 November 2021). "Adiantum japonicum, a new species of the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae) from Japan". Phytotaxa (dalam bahasa Inggris). 525 (1): 1–14. Bibcode:2021Phytx.525....1Z. doi:10.11646/phytotaxa.525.1.1. ISSN 1179-3163.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ Paris, Cathy A.; Windham, Michael D. (1988). "A Biosystematic Investigation of the Adiantum pedatum Complex in Eastern North America". Systematic Botany. 13 (2): 240–255. Bibcode:1988SysBo..13..240P. doi:10.2307/2419103. ISSN 0363-6445. JSTOR 2419103.
  24. ↑ Peck, James H.; Peck, Carol J.; Farrar, Donald R. (1990). "Influences of Life History Attributes on Formation of Local and Distant Fern Populations". American Fern Journal. 80 (4): 126–142. Bibcode:1990AmFJ...80..126P. doi:10.2307/1547200. ISSN 0002-8444. JSTOR 1547200.
  25. ↑ Peck, James H.; Peck, Carol J.; Farrar, Donald R. (1990). "Influences of Life History Attributes on Formation of Local and Distant Fern Populations". American Fern Journal. 80 (4): 126–142. Bibcode:1990AmFJ...80..126P. doi:10.2307/1547200. ISSN 0002-8444. JSTOR 1547200.
  26. ↑ Peck, James H.; Peck, Carol J.; Farrar, Donald R. (1990). "Influences of Life History Attributes on Formation of Local and Distant Fern Populations". American Fern Journal. 80 (4): 126–142. Bibcode:1990AmFJ...80..126P. doi:10.2307/1547200. ISSN 0002-8444. JSTOR 1547200.
  27. ↑ Peck, James H.; Peck, Carol J.; Farrar, Donald R. (1990). "Influences of Life History Attributes on Formation of Local and Distant Fern Populations". American Fern Journal. 80 (4): 126–142. Bibcode:1990AmFJ...80..126P. doi:10.2307/1547200. ISSN 0002-8444. JSTOR 1547200.
  28. ↑ Peck, James H.; Peck, Carol J.; Farrar, Donald R. (1990). "Influences of Life History Attributes on Formation of Local and Distant Fern Populations". American Fern Journal. 80 (4): 126–142. Bibcode:1990AmFJ...80..126P. doi:10.2307/1547200. ISSN 0002-8444. JSTOR 1547200.
  29. ↑ Irfan, Muhammad; Jan, Gul; Jan, Farzana Gul; Murad, Waheed (2021). "Taxonomy and spore morphology of genus Adiantum (Vittarioideae; Pteridaceae) from Pakistan". Microscopy Research and Technique (dalam bahasa Inggris). 84 (11): 2727–2736. doi:10.1002/jemt.23835. ISSN 1097-0029. PMID 34051004.
  30. ↑ Lu, Jin-Mei; Li, De-Zhu; Lutz, Sue; Soejima, Akiko; Yi, Tingshuang; Wen, Jun (2011). "Biogeographic disjunction between eastern Asia and North America in the Adiantum pedatum complex (Pteridaceae)". American Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 98 (10): 1680–1693. Bibcode:2011AmJB...98.1680L. doi:10.3732/ajb.1100125. ISSN 1537-2197. PMID 21965133.
  31. ↑ Barrington, David S.; Patel, Nikisha R.; Southgate, Morgan W. (April 2020). "Inferring the impacts of evolutionary history and ecological constraints on spore size and shape in the ferns". Applications in Plant Sciences. 8 (4) e11339. Bibcode:2020AppPS...8E1339B. doi:10.1002/aps3.11339. ISSN 2168-0450. PMC 7186895. PMID 32351800.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. ↑ "The Antiproliferative Activity of Adiantum pedatum Extract and/or Piceatannol in Phenylhydrazine-Induced Colon Cancer in Male Albino Rats: The miR-145 Expression of the PI-3K/Akt/p53 and Oct4/Sox2/Nanog Pathways". Molecules (dalam bahasa Inggris). 28 (14). Januari 2023. ISSN 1420-3049. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Desember 2024.
  33. ↑ Tarek, Khamis; Diab, Abd Al-Aziz Abas; H., Zahra, Mansour; Ebrahim, El-Dahmy, Samih; Abd Al-Hameed, Basant Ahmed; Adel, Abdelkhalek; A., Said, Mahmoud; Hussein, Abdellatif; Mihaela, Fericean, Liana; Ioan, Banatean-Dunea; Hamed, Arisha, Ahmed; S., Attia, Mai (Januari 2023). "The Antiproliferative Activity of Adiantum pedatum Extract and/or Piceatannol in Phenylhydrazine-Induced Colon Cancer in Male Albino Rats: The miR-145 Expression of the PI-3K/Akt/p53 and Oct4/Sox2/Nanog Pathways". Molecules (dalam bahasa Inggris). 28 (14). doi:10.3390/moleculetidak aktif 8 Desember 2025. ISSN 1420-3049. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Desember 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI nonaktif per 2025 (link)

Daftar Pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan