Kamis, 08 Oktober 2026
10:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Adiantum hispidulum

Adiantum hispidulum

spesies tumbuhan

Bagikan:
Adiantum hispidulum Suntingan nilai di Wikidata
250px-Adiantum_Chatswood_west.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Komposisi genom virus ICTVLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Penemu atau penciptaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PenyakitLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Pewarnaan GramLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PloidiLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Jumlah genomLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Diserbuki olehLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Adalah penyerbuk dariLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Warna bungaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Jenis buahLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Status konservasi
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Taksonomi
KerajaanPlantae
KelasPolypodiopsida
OrdoPolypodiales
FamiliPteridaceae
GenusAdiantum
SpesiesAdiantum hispidulum Suntingan nilai di Wikidata
Sw., 1801
Tata nama
Status nomenklaturLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Ejaan asliLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Dinamakan berdasarkanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
BasionimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Sinonim taksonLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Gender of a scientific name of a genus (en) TerjemahkanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
ProtonimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
EndemikLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Artikel takson sembarang
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Adiantum hispidulum.

Adiantum hispidulum atau juga dikenal sebagai rough maidenhair merupakan tumbuhan menahun dari famili Pteridaceae dan genus Adiantum (suplir). Di Indonesia, tanaman ini disebut sebagai suplir mawar.[1] Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah dengan rentang sebaran mulai dari Etiopia, Limpopo, Samudera Hindia bagian barat, wilayah Asia tropis, subtropis, hingga Pasifik barat, termasuk Australia, Polinesia, Malesia, Selandia Baru dan pulau-pulau Pasifik lainnya. Nama ilmiah Adiantum hispidulum pertama kali dipublikasikan oleh botanis Olof Peter Swartz pada 1801.[2]

Etimologi

Nama spesiesnya berasal dari bahasa Latin hispis "rambut" dan berarti "berbulu halus".[3]

Pemerian

Adiantum hispidulum tumbuh berkelompok atau rumpun di antara bebatuan atau dari tanah, daunnya muncul dari rimpang pendek berwarna gelap yang berkelompok. Tangkai daunnya yang berwarna gelap berukuran panjang hingga 45 cm (18 inci). Daunnya terbagi menjadi pinnae berbentuk segitiga atau elips yang panjang dan pendek, masing-masing terbagi lagi menjadi pinnae yang lebih kecil, berbentuk persegi panjang, intan, atau kipas. Setiap pinnae dapat memiliki 1 hingga 20 sori di sepanjang tepinya. Tunas muda mungkin berwarna merah muda sebelum dewasa menjadi dedaunan hijau tua.[4]

Sebaran dan habitat

Spesies ini tersebar dari wilayah tropis Afrika Timur, termasuk Afrika Selatan, Mozambik, Malawi, Kenya, dan Tanzania, serta Madagaskar dan Komoro, Mauritius, hingga Asia melalui Malesia hingga seluruh negara bagian Australia (kecuali Tasmania),[5] serta Selandia Baru dan kepulauan Pasifik.[6] Sebagai tumbuhan umum, Adiantum hispidulum sering terlihat tumbuh di daerah lembap. Di Australia, tumbuhan ini ditemukan di dekat bebatuan, di hutan hujan, atau hutan terbuka.

Selain habitat aslinya, tumbuhan ini telah bernaturalisasi di Makaronesia (Kepulauan Azores, Madeira, dan Canary), Amerika Serikat bagian Tenggara, dan Hawaii.[7]

Budidaya

Suplir mawar tumbuh di tanah yang kaya organik, subur, lembap, dan berdrainase baik, di tempat teduh sebagian hingga teduh penuh. Paling baik di tempat yang terang, tapi sedikit sinar matahari atau di tempat yang terlindung dengan sirkulasi udara yang baik. Sebagian teduh lebih baik daripada teduh sepenuhnya. Tanaman pot yang ditanam sebagai tanaman hias sebaiknya diletakkan di dekat jendela yang cerah, tetapi tidak terkena sinar matahari langsung. Dedaunan mungkin gosong di bawah sinar matahari penuh, tetapi pertumbuhannya akan berkurang jika terlalu banyak naungan. Tanaman ini perlu disiram secara bebas dan merata, tetapi penyiraman berlebihan harus dihindari. Tanah sebagai media tanamanya tidak boleh dibiarkan kering. Menyemprot dedaunannya juga bermanfaat untuk meningkatkan kelembapan. Suhu terbaik di dalam ruangan pada siang hari adalah sekitar 21 derajat Celcius, dan turun hingga 15 derajat Celcius pada malam hari.[8]

Referensi

  1. ↑ Setyawan, Majella (2024-01-23). Ensiklopedia Plantae: Jenis-jenis Tumbuhan Paku. Penerbit Andi. ISBN 978-623-8351-94-7.
  2. ↑ "Rough maidenhair". Plantamor. Diakses tanggal 2025-11-18.
  3. ↑ Multimedia, Acura. "Adiantum hispidulum — Noosa's Native Plants". www.noosanativeplants.com.au (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-18.
  4. ↑ Fairley, Alan; Moore, Philip (2000). Native plants of the Sydney district: an identification guide (Edisi 2nd ed). East Roseville, NSW: Kangaroo Press. ISBN 978-0-7318-1031-4.{{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan
  5. ↑ "Key to Tasmanian Dicots". www.utas.edu.au. Diakses tanggal 2025-11-18.
  6. ↑ "ADIANTUM hispidulum var. hispidulum [family ADIANTACEAE] on JSTOR" (dalam bahasa Inggris). doi:10.5555/al.ap.flora.ftea005971.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai |doi=
  7. ↑ "Plant List". www.worldplants.de. Diakses tanggal 2025-11-18.
  8. ↑ "Adiantum hispidulum - Plant Finder". www.missouribotanicalgarden.org. Diakses tanggal 2025-11-18.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan