Minggu, 04 Oktober 2026
18:45 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Adi Nes

Adi Nes

Fotografer asal Israel

Bagikan:
Adi Nes
250px-Adi_Nes_by_Ziv_Koren.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Dikenal karenafotografi
Gerakanseni rupa Israel

Adi Nes (kelahiran 1966) adalah seorang fotografer Israel.

Kehidupan dan karier

Adi Nes lahir di Kiryat Gat, sebagai putra dari imigran Yahudi Mizrahi dari Iran.[1]

Pamerannya ditampilkan dari Tel Aviv sampai San Diego. Ia paling dikenal karena serial yang berjudul Soldiers yang dikritik karena dianggap homoerotisisme dan menggunakan model Israel berkulit gelap yang sering menjadi bahan diskriminasi karena berparas "Arab."[2]

Pada 2003, ia tampil pada majalah Vogue. Nes mengadakan pameran tunggal di the Wexner Center for the Arts, Legion of Honor di San Francisco, Museum Seni Rupa Tel Aviv, the Museum of Contemporary Art di San Diego, dan Galeri Melkweg di Amsterdam, dan lain-lain. Karyanya juga ditampilkan dalam pameran berkelompok di Hotel de Sully di Paris dan Jewish Museum di New York, dan beberapa tempat lainnya. Ia telah diulas dalam The New York Times, Financial Times, dan lain-lain.[3] Pada 2005, Nes terpilih sebagai artis menakjubkan dari Yayasan Kesempurnaan Kebudayaan Israel yang prestisius.

Karya paling terkenal buatan Nes menggambarkan Perjamuan Terakhir karya Leonardo da Vinci yang karakter-karakternya diganti dengan para prajurit Israel laki-laki muda. Nilai jualnya ditaksir oleh Sotheby's sejumlah $102,000 pada 2005,[4] dan sejumlah $264,000 pada 2007.[5] Karya tersebut muncul di halaman depan New York Times pada Mei 2008.[6]

Nes tinggal dan berkarya di Tel Aviv. Karyanya sekarang dijual kepada Jack Shainman Gallery di New York City. Pada Januari 2007, ia meluncurkan serial baru yang menyinggung cerita-cerita Alkitab.[7]

Galeri

  • Tak berjudul, dari serial "Soldiers", 90 x 90 / 140 x 140 cm., 1995.
    Tak berjudul, dari serial "Soldiers", 90 x 90 / 140 x 140 cm., 1995.
  • Tak berjudul, dari serial "Soldiers", 90 x 90 / 140 x 140 cm., 1998.
    Tak berjudul, dari serial "Soldiers", 90 x 90 / 140 x 140 cm., 1998.
  • Tak berjudul, dari serial "Soldiers", 90 x 148 / 185 x 235, 1999.
    Tak berjudul, dari serial "Soldiers", 90 x 148 / 185 x 235, 1999.
  • Tak berjudul, dari serial "Boys", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2000.
    Tak berjudul, dari serial "Boys", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2000.
  • Tak berjudul, dari serial "Boys", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2000.
    Tak berjudul, dari serial "Boys", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2000.
  • Tak berjudul, dari serial "Boys", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2000.
    Tak berjudul, dari serial "Boys", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2000.
  • Tak berjudul, dari serial "Prisoners", 60 x 82 / 90 x 123 cm., 2003.
    Tak berjudul, dari serial "Prisoners", 60 x 82 / 90 x 123 cm., 2003.
  • Tak berjudul (Abraham dan Ishak), dari serial "Biblical Stories", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2004.
    Tak berjudul (Abraham dan Ishak), dari serial "Biblical Stories", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2004.
  • Tak berjudul (Yusuf), dari serial "Biblical Stories", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2004.
    Tak berjudul (Yusuf), dari serial "Biblical Stories", 100 x 100 / 140 x 140 cm., 2004.

Pendidikan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Adi Nes.

Referensi

  1. ↑ http://lens.blogs.nytimes.com/2012/07/17/underpinnings-of-greek-tragedy-in-israel/
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-12-03. Diakses tanggal 2016-06-04.
  3. ↑ Curriculum Vitae di situs resmi Adi Nes.
  4. ↑ Sothebys' (Requires free registration) Includes commentary on the piece.
  5. ↑ Bloomberg.com
  6. ↑ ‘Real Time’ at Israel Museum: Artists Absorb Their Country’s Heritage, and Move On - New York Times
  7. ↑ Schalit, Joel, Portrait of the Artist as Political Philosopher, Tikkun.org, July/August 2006.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan