Minggu, 27 September 2026
23:48 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Ad orientem

Ad orientem

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Pontifical_Mass_-_15th_Century_-_Project_Gutenberg_eText_16531.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang uskup dari abad ke-15 sedang memimpin misa secara ad orientem, yaitu dengan menghadap arah yang sama dengan jemaat.

Ad orientem (bahasa Latin untuk "ke timur") adalah sebuah posisi dalam liturgi Kristen, yang saat ini pada umumnya tidak ada hubungannya dengan arah timur secara geografis. Secara praktis, hal ini hanya berarti bahwa pastor mempersembahkan Misa (Ekaristi) pada sisi yang sama dengan altar dengan umat, menghadap ke arah yang sama dengan umat, yang tergantung pada orientasi gereja dan posisi altar di dalamnya, dapat menuju ke barat atau ke arah lain daripada ke timur dan dengan demikian tidak lagi memiliki signifikansi yang dulu dimiliki untuk menghadap ke timur, yaitu tempat matahari terbit. Arah ini menurut pandangan Katolik tradisionalis adalah simbol dari "Yerusalem Baru", dengan pastor memimpin kawanannya seperti yang dilakukan oleh sang Gembala Baik.[1]

Referensi

  1. ↑ "Sancta Missa: "Praying the Mass 'Ad Orientem'"". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-20. Diakses tanggal 2020-01-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan