| Acer platanoides | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Sapindales |
| Famili: | Sapindaceae |
| Genus: | Acer |
| Spesies: | A. platanoides |
| Nama binomial | |
| Acer platanoides | |
| Distribution map (native habitat) | |
| Sinonim | |
|
Daftar
| |
Acer platanoides, yang biasa disebut mapel norwegia, merupakan jenis mapel yang berasal dari Eropa tengah dan timur serta Asia Barat, menyebar dari timur Spanyol hingga Rusia, utara sampai selatan Skandinavia, dan tenggara hingga utara Iran. Pohon ini dibawa ke Amerika Utara pada pertengahan abad ke-18 untuk dijadikan pohon peneduh. Spesies ini termasuk dalam famili Sapindaceae.
Deskripsi
Acer platanoides adalah pohon gugur yang dapat tumbuh setinggi 20–30 meter dengan diameter batang hingga 1,5 meter, memiliki mahkota bulat dan lebar. Kulit batangnya berwarna abu-abu kecokelatan dengan alur dangkal. Berbeda dengan banyak jenis mapel lainnya, pohon dewasa biasanya tidak mengembangkan kulit kayu berbulu. Tunas awalnya berwarna hijau, kemudian berubah menjadi coklat pucat, sedangkan kuncup musim dinginnya berwarna merah-coklat mengilap. Daunnya tersusun berlawanan, berbentuk telapak tangan dengan lima lobus, panjang 7–14 cm dan lebar 8–25 cm; setiap lobus memiliki 1–3 gigi samping dengan tepi halus. Tangkai daun berukuran 8–20 cm dan mengeluarkan getah putih ketika patah. Pada musim gugur, daun biasanya berubah warna menjadi kuning, kadang-kadang oranye-merah.[2][3][4]
Dalam kondisi yang ideal di habitat aslinya, mapel norwegia dapat hidup hingga 250 tahun, meskipun sering kali umurnya jauh lebih pendek; di Amerika Utara, misalnya, beberapa pohon hanya bertahan sekitar 60 tahun. Ketika ditanam di jalan, pohon ini seringkali kekurangan ruang bagi akar, yang dapat melilit diri sendiri dan merusak pohon. Akar pohon ini juga relatif dangkal, sehingga mudah bersaing dengan tanaman di sekitarnya untuk mendapatkan nutrisi. Selain itu, karena kayunya tidak terlalu kuat, cabang pohon rentan patah saat badai, yang sering menimbulkan kerusakan dan biaya pembersihan yang tinggi bagi pemerintah kota maupun pemilik rumah.[5][6]

Kegunaan
Kayu pohon ini keras, berwarna putih kekuningan hingga hijau pucat, dengan perbedaan warna antara kayu inti dan kayu luar yang hampir tidak terlihat. Kayu ini biasa dimanfaatkan untuk pembuatan furnitur dan produk bubut. Mapel norwegia memiliki sifat di antara mapel keras dan lunak, dengan kekerasan Janka sekitar 1.010 lbf (4.500 N). Kayu ini tergolong tidak tahan lama dan mudah mengalami pembusukan. Di Eropa, kayu ini digunakan untuk membuat furnitur, lantai, dan alat musik, terutama biola.[7][8]
Referensi
- ↑ Crowley, D.; Barstow, M. (2017). "Acer platanoides". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2017 e.T193853A2286184. doi:10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T193853A2286184.en. Diakses tanggal 17 November 2025.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Introduced Species Summary Project: Norway Maple (Acer platanoides)". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-09-09. Diakses tanggal 17 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Acer platanoides". Diarsipkan dari asli tanggal Februari 19, 2020. Diakses tanggal 17 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Acer platanoides". Diakses tanggal 17 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rushforth, K (1999). Trees of Britain and Europe. Collins. ISBN 978-0-00-220013-4.
- ↑ Mitchell, AF (1974). A Field Guide to the Trees of Britain and Northern Europe. Collins. ISBN 978-0-00-212035-7.
- ↑ Vedel, H.; Lange, J. (1960). Trees and bushes in wood and hedgerow. London, U.K.: Metheun & Co. Ltd. ISBN 978-0-416-61780-1.
{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal - ↑ "Differences Between Hard Maple and Soft Maple, The Wood Database".
| Acer platanoides |
|
|---|---|
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |