Jumat, 16 Oktober 2026
00:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Acanthaster

Acanthaster

Bagikan:
Acanthaster
250px-Crown_of_Thorns-jonhanson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Acanthaster planci
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Echinodermata
Kelas: Asteroidea
Ordo: Valvatida
Famili: Acanthasteridae
Sladen, 1889
Genus: Acanthaster
Gervais, 1841[1]
Spesies

Lihat teks

Sinonim[1]
  • Echinaster Gray, 1840
  • Echinities Müller & Troschel, 1844
Artikel takson sembarang

Acanthaster atau metwalur (crown-of-thorns)[2] adalah satu-satunya genus bintang laut besar dan berbisa yang terdapat dalam famili Acanthasteridae. Kedua spesiesnya dikenal sebagai bintang laut mahkota duri. Acanthaster berasal dari terumbu karang di kawasan Indo-Pasifik.[3]

Spesies bintang laut dalam genus ini merupakan penyumbang kerusakan terumbu karang karena memangsa karang hidup dalam jumlah besar dengan kepadatan tinggi.[3][4][5]

Spesies

Berikut ini merupakan spesiesnya yang terdaftar dalam WoRMS:[1]

Beberapa sumber menambahkan spesies Acanthaster ellisi (Gray, 1840), tetapi sekarang dianggap sebagai subspesies dari Acanthaster planci (Bintang laut mahkota duri) yang berasal dari Samudera Pasifik timur.[6]

Penelitian molekuler baru-baru ini menunjukkan bahwa Acanthaster planci merupakan spesies yang dapat dipecah hingga 4 spesies berbeda yang belum dideskripsikan secara terpisah (Vogler et al., 2008). Haszprunar, Vogler & Wörheide (2017)[7] menyarankan agar sesies A. planci dibagi menjadi spesies berikut:

  • Acanthaster planci (Linnaeus, 1758)
  • Acanthaster mauritiensis (de Loriol, 1885)
  • Acanthaster solaris (Schreber, 1795)
  • Acanthaster benziei (Wörheide, Kaltenbacher, Cowan & Haszprunar, 2022)[8]

Referensi

  1. 1 2 3 Mah, C. (2012). Acanthaster Gervais, 1841. In: Mah, C.L. (2012). World Asteroidea database. Accessed through: World Register of Marine Species at http://www.marinespecies.org/aphia.php?p=taxdetails&id=205212 on 2012-03-23
  2. ↑ TUATFARY, MIHEL (2021-04-12). "DANA DESA DAN ALOKASI DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA ADODO FORDATAKECAMATAN FORDATA KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR". doi.org. Diakses tanggal 2025-02-18.
  3. 1 2 Pratchett, Morgan S.; Cumming, Graeme S. (Oktober 2019). "Managing cross-scale dynamics in marine conservation: Pest irruptions and lessons from culling of crown-of-thorns starfish (Acanthaster spp.)". Biological Conservation. 238: 108211. doi:10.1016/j.biocon.2019.108211. ISSN 0006-3207. S2CID 202015281.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  4. ↑ Uthicke, Sven; Fisher, Eric E.; Patel, Frances; Diaz-Guijarro, Beatriz; Doyle, Jason R.; Messmer, Vanessa; Pratchett, Morgan S. (2019-09-30). "Spawning time of Acanthaster cf. solaris on the Great Barrier Reef inferred using qPCR quantification of embryos and larvae: do they know it's Christmas?". Marine Biology. 166 (10). doi:10.1007/s00227-019-3582-5. ISSN 0025-3162.
  5. ↑ Gilmour, James P.; Cook, Kylie L.; Ryan, Nicole M.; Puotinen, Marjetta L.; Green, Rebecca H.; Shedrawi, George; Hobbs, Jean-Paul A.; Thomson, Damian P.; Babcock, Russell C.; Buckee, Joanna; Foster, Taryn (2019-08-01). "The state of Western Australia's coral reefs". Coral Reefs (dalam bahasa Inggris). 38 (4): 651–667. Bibcode:2019CorRe..38..651G. doi:10.1007/s00338-019-01795-8. ISSN 1432-0975. S2CID 102484339.
  6. ↑ "Acanthaster ellisi". The World Asteroidea Database. Diakses tanggal 20 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Haszprunar, Gerhard; Vogler, Catherine; Wörheide, Gert (2017). "Persistent Gaps of Knowledge for Naming and Distinguishing Multiple Species of Crown-of-Thorns-Seastar in the Acanthaster planci Species Complex". Diversity. 9 (2): 22. doi:10.3390/d9020022.
  8. ↑ Gert Wörheide, Emilie Kaltenbacher, Zara-Louise Cowan et Gerhard Haszprunar, « A new species of crown-of-thorns sea star, Acanthaster benziei sp. nov. (Valvatida: Acanthasteridae), from the Red Sea », Zootaxa, 2022
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan