Selasa, 06 Oktober 2026
12:02 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Abelmoschus

Abelmoschus

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Abelmoschus
250px-Abelmoschus_angulosus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abelmoschus angulosus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Malvales
Famili: Malvaceae
Subfamili: Malvoideae
Tribus: Hibisceae
Genus: Abelmoschus
Medik.[1]
Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Abelmoschus adalah sebuah genus tumbuhan berbunga dalam famili Malvaceae yang berasal dari Afrika tropis, Asia, dan Australia utara. Genus ini sebelumnya termasuk dalam bagian dari genus Hibiscus, tetapi sekarang diklasifikasikan sebagai genus yang berbeda. Nama genus ini berasal dari bahasa Arab yang berarti "bapaknya musk" atau "sumber musk", mengacu pada bijinya yang beraroma.[2][3]

Anggota genus ini tumbuh setinggi 2 m. Panjang dan lebar daunnya 10–40 cm. Terdapat 3-7 lobus di lobus palmatenya, kedalaman lobusnya sangat bervariasi mulai dari lobus tipis hingga memotong hampir ke pangkal daun. Bunganya berdiameter 4–8 cm, dengan lima kelopak berwarna putih hingga kuning, sering kali dengan bercak merah atau ungu di pangkal tiap kelopaknya. Buahnya berbentuk kapsul dengan panjang 5–20 cm dan mengandung banyak biji.

Spesiesnya digunakan sebagai pakan alami oleh larva beberapa spesies Lepidoptera termasuk Chionodes hibiscella yang telah tercatat pada Abelmoschus moschatus (Kapasan).

Daftar spesies[4]

  1. Abelmoschus angulosus Wall. ex Wight & Arn.
  2. Abelmoschus caillei (A.Chev.) Stevels
  3. Abelmoschus crinitus Wall.
  4. Abelmoschus enbeepeegearensis K.J.John, Scariah, Nissar, K.V.Bhat & S.R.Yadav
  5. Abelmoschus esculentus (L.) Moench[5] – Okra atau Bendi
  6. Abelmoschus ficulneus (L.) Wight & Arn.
  7. Abelmoschus hostilis (Wall. ex Mast.) M.S.Khan & M.S.Hussain
  8. Abelmoschus manihot (L.) Medik. – Daun gedi
  9. Abelmoschus moschatus Medik. – Kapasan
  10. Abelmoschus muliensis K.M.Feng
  11. Abelmoschus palianus Sutar, K.V.Bhat & S.R.Yadav
  12. Abelmoschus sagittifolius (Kurz) Merr.

Referensi

  1. ↑ "Abelmoschus". Germplasm Resources Information Network. Departemen Pertanian Amerika Serikat. 2007-03-12. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-23. Diakses tanggal 2009-02-20.
  2. ↑ Coombes, Allen J. (2012). The A to Z of plant names : a quick reference guide to 4000 garden plants (Edisi 1st). Portland, Or.: Timber Press. hlm. 23. ISBN 978-1-60469-196-2. OCLC 741564356.
  3. ↑ Morison, R. (1680). Plantarum historiae universalis Oxoniensis t.2: 533; Morison states that according to Prospero Alpini, the Egyptians called the plant "mosch", and the seed "abelmosch". He also states that the plant and the flowers smell of musk, but the seeds much stronger. Friedrich Kasimir Medikus took his name from Hibiscus n°18 in the second edition of Linnaeus's Species plantarum (see: Über einige künstliche Geschlechter aus der Malven-Familie: 46) and Linnaeus in his turn, citing his own Hortus Cliffortianus (see: Species plantarum ed.2: 980), took the name from Morison (see: Hortus Cliffortianus: 349, last line of the page).
  4. ↑ Plants of the World Online: Abelmoschus Medik. (retrieved 8 August 2021)
  5. ↑ Quattrocchi, Umberto [in Italia] (1999). CRC World Dictionary of Plant Names: Common Names, Scientific Names, Eponyms, Synonyms, and Etymology. Boca Raton, Florida: Taylor & Francis. hlm. 2. ISBN 978-0-8493-2675-2. OCLC 41361544. Diakses tanggal 2018-11-27.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan