Kamis, 22 Oktober 2026
02:26 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Abdul Sattar Edhi

Abdul Sattar Edhi

humanitarian, asketik, aktivis sosial, dan filantropis Pakistan

Bagikan:
Abdul Sattar Edhi
عبدالستار ایدھی
250px-Abdul_Sattar_Edhi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir1928[1][2]
Meninggal8 Juli 2016(2016-07-08) (umur 88)[3]
Penyebab kematian
Gagal ginjal
Tempat peristirahatan terakhir
Edhi Village, Karachi
Nama lainMalaikat Belas Kasih[4]
Orang Miskin Terkaya[5]
[6]بابائے خدمت
Dikenal karenaKarya sosial
Gaya hidup sederhana
Humanitarian[7]
Pasangan menikahBilquis Edhi
Ayah
  • Abdul Shakoor Edhi (ayah)
  • Ghurba Edhi (ibu)
PenghargaanHadiah Perdamaian Muslim Ahmadiyah (2010)
Hadiah Perdamaian Lenin (1988)
Nishan-e-Imtiaz (1989)

Abdul Sattar Edhi (bahasa Urdu:عبدالستار ایدھی; ca  28 Februari 1928 – 8 Juli 2016)[1][2][3] adalah seorang humanitarian, asketik, dan filantropis Pakistan pendiri Edhi Foundation, yang mengelola jaringan ambulans relawan terbesar di dunia,[8] serta penampungan tuna wisma, penampungan hewan, pusat rehabilitasi, dan panti asuhan di seluruh penjuru Pakistan.[9]

Edhi lahir di Bantva, Gujarat, India Britania pada tahun 1928, kemudian ia pindah ke Karachi, tempat ia mendirikan semacam apotek gratis bagi penduduk Karachi berpenghasilan rendah. Aktivitas-aktivitas amal Edhi diperluas pada tahun 1957 tatkala suatu epidemi flu Asia melanda Karachi. Mengalirnya sumbangan memungkinkan dia membeli ambulans pertamanya pada tahun yang sama. Ia kemudian memperluas jaringan amalnya dengan bantuan Bilquis Edhi istrinya.[9][10]

Sepanjang masa hidupnya di dunia ini, perluasan Edhi Foundation ditunjang sepenuhnya oleh sumbangan-sumbangan pribadi, salah satunya digunakan untuk pembangunan jaringan ambulans berarmada 1.800 minivan. Pada saat wafatnya, Edhi terdaftar sebagai orang tua atau wali dari hampir 20.000 anak-anak.[2] Ia dikenal sebagai seorang "Malaikat Belas Kasih" dan dianggap sebagai tokoh Pakistan legendaris dan "paling dihormati".[4][11] Pada tahun 2013, The Huffington Post mengklaim bahwa ia mungkin merupakan "sosok kemanusiaan terbesar di dunia yang masih hidup",[12] dan, pada tanggal 28 Februari 2017, Google memperingati Edhi dengan Google Doodle yang memuji layanan ambulansnya yang "super efisien".[13][14]

Edhi mempertahankan suatu gaya manajemen 'lepas tangan' dan sering bersikap kritis terhadap kaum rohaniwan dan politikus.[15] Edhi adalah salah seorang pendukung kuat toleransi beragama di Pakistan serta memberikan dukungannya kepada para korban Badai Katrina dan kelaparan tahun 1985 di Etiopia.[16][17] Edhi beberapa kali dinominasikan untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian, termasuk juga oleh Malala Yousafzai.[18][19] Edhi menerima sejumlah penghargaan seperti Penghargaan Perdamaian Gandhi dan Hadiah UNESCO-Madanjeet Singh.[20]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 Ala, Mustard; T.A.N.S. (12 November 2006). "Honorary Doctorate Degree byIBAA awarded to Abdul Sattar Edhi". DAWN. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Januari 2009. Diakses tanggal 24 Maret 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Retrieved 24 March 2016
  2. 1 2 3 (Inggris) Boone, Jon (13 Juli 2016). "Abdul Sattar Edhi obituary". The Guardian. Diakses tanggal 28 Februari 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 (Inggris) "Celebrated humanitarian Abdul Sattar Edhi passes away in Karachi". DAWN.COM (dalam bahasa Inggris). 8 Juli 2016. Diakses tanggal 28 Februari 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 (Inggris) Ahmed, Munir (8 Juli 2016). "Pakistan's legendary 'Angel of Mercy' Abdul Edhi dies at age 88". Toronto Star. Diakses tanggal 8 Juli 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ (Inggris) "The richest poor man – The Express Tribune". tribune.com.pk. 28 April 2016. Diakses tanggal 22 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ (Inggris) "The Prime Minister Declared A Day Of National Mourning". Geo News. Diakses tanggal 8 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ (Inggris) "Revered humanitarian Abdul Sattar Edhi passes away". ARY News. Diakses tanggal 8 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ (Inggris) "Abdul Sattar Edhi: Why Google honours him today". www.aljazeera.com. Diakses tanggal 2017-06-26.
  9. 1 2 (Inggris) Dawn.com, AFP (8 Juli 2016). "Celebrated humanitarian Abdul Sattar Edhi passes away in Karachi". Diakses tanggal 9 Juli 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ (Inggris) Masood, Salman (8 Juli 2016). "Abdul Sattar Edhi, Pakistan's 'Father Teresa,' Dies at 88". The New York Times. Diakses tanggal 9 Juli 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Pakistani philanthropist Abdul Sattar Edhi dies aged 88". BBC News. Diakses tanggal 9 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ (Inggris) The World's Greatest Living Humanitarian May Be From Pakistan, The Huffington Post. Retrieved 24 March 2016
  13. ↑ (Inggris) "Abdul Sattar Edhi: Why Google honours him today". Al Jazeera. 28 Februari 2017. Diakses tanggal 28 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ (Inggris) Gemma Mullin (28 Februari 2017). "Who was Abdul Sattar Edhi and why is Pakistan's 'Angel of Mercy' being honoured with a Google Doodle?". The Sun. Diakses tanggal 28 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ (Inggris) "Dailytimes | Edhi: the ordinary man who was extraordinary — II". dailytimes.com.pk. Diakses tanggal 2016-08-14.
  16. ↑ (Inggris) (www.dw.com), Deutsche Welle. "Abdul Sattar Edhi – A life bigger than accolades | Asia | DW.COM | 08.07.2016". DW.COM. Diakses tanggal 2016-08-14.
  17. ↑ (Inggris) "Edhi Foundation gave $100,000 for Katrina relief efforts: US ambassador". Diakses tanggal 2016-08-14.
  18. ↑ (Inggris) Dawn.com (2016-07-09). "No one deserves Nobel Peace Prize more than Abdul Sattar Edhi, says Malala". Diakses tanggal 2016-08-14.
  19. ↑ (Inggris) Desk, Monitoring (2016-07-10). "No one deserves Nobel more than Edhi, says Malala". DAWN.COM (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-06-26.{{cite news}}: |last= memiliki nama generik
  20. ↑ (Inggris) "Abdul Sattar Edhi, Pakistan's 'Father Teresa' who 'adopted' 20,000 children". The Telegraph (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2017-06-26.

Bibliografi

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Abdul Sattar Edhi.

Templat:Pemenang Penghargaan Ramon Magsaysay dari Pakistan Templat:Penerima Hadiah Perdamaian Muslim Ahmadiyah

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Abdul Sattar Edhi.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan