Rabu, 28 Oktober 2026
17:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Abdul Anshari Ritonga

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Toba/Angkola, marganya adalah Ritonga.

Prof. Dr. A. Anshari Ritonga, SE., SH., MH. (lahir 30 September 1943) adalah seorang ekonom yang pernah menjabat sebagai direktur di Direktorat Jenderal Pajak Indonesia ke-9, sejak tahun 1999 sampai tahun 2000.[1]

Abdullah Anshari Ritonga
Lahir30 September 1943 (umur 83)
Dikenal karenaDirektur Direktorat Jenderal Pajak RI Ketua Pengadilan Pajak RI

Karier

Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran pada tahun 2000. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Pajak Republik Indonesia pada periode 2004–2008.[2] Abdul Anshari Ritonga merupakan Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Acara Fiskal Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta pada tahun 2016.

Saat ini Abdul Anshari Ritonga menjabat mengemban amanat sebagai Tenaga Ahli Menteri Keuangan Khusus Bidang Pajak, Kepabean dan Cukai di Kementerian Keuangan Indonesia sejak tahun 2013 sampai sekarang. Padahal ia sudah tidak berstatus sebagai PNS lagi karena pensiun. Ia masih aktif ke kantor dengan disiplin sama seperti pegawai pada umumnya. Selain bekerja di Kantor Kementerian Keuangan Indonesia, ia juga meluangkan waktu untuk mengajar di beberapa Universitas yang ada di Jakarta sebagai bentuk dedikasi untuk dunia pendidikan.

Keluarga

A. Anshari Ritonga mempunyai satu istri, Ny. Usmawati Lubis dan tiga orang anak:

  • Longgom Rianasari, S.Sos
  • Sari Kesumawati, S.E., M.Si
  • Sulthani Adil Mangatur

Riwayat Pendidikan

Formal

Pendidikan lainnya/Pelatihan/Penataran/Kursus

(Dalam Negeri)

  • Pendidikan Ilmu Komputer, Pusat Ilmu Komputer Universtias Indonesia (1973-1975)
  • LPK Sarjana, BPLK - Depkeu (1978)
  • DPT III Pajak, BPLK - Depkeu (1981)
  • Training of Trainers (TOT), BPLK - Depkeu (1982)
  • Auditing Technique, BPLK - Depkeu (1985)
  • Management Training Course (USAID), BPLK - Depkeu (1987)
  • Kursus Penyidik PNS Pajak, BPLK - Depkeu (1993)
  • Kursus Programmer Komputer FORTRAN, COBOL. PL-1, IBM USI dan UNIVAC Data Center Jakarta (1973-1975)
  • Programming/Application System Training, Desk Mekanisasi Bank Indonesia (1974)

(Luar Negeri)

  • Data Base Management Course, UNIVAC Data Center, Singapore (1984)
  • Pendidikan Ilmu Komputer Managament Information System, Institut Keuangan Hessen (Verwaltung Fachnochschule Rotenberg), Jerman Barat (1986)
  • Oriented Project Planning System, GTZ, Jerman Barat (1989)
  • Computerization in Tax Administration, Ottawa University, Canada (1990)
  • Data Processing Managament Course, Berlin, Jerman Barat (1990)
  • Computerization in Income Tax Administration Course, IRS - USA, Washington DC (1991)
  • Tax Audit and Ivestigation Course, Los Angeles, USA (1991)
  • Image and Information Managament Course, Singapore (1992)

Penghargaan

Catatan

  1. ↑ "Direktorat Jenderal Pajak". Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2018-03-02.
  2. ↑ "Anshari Ritonga Dilantik Sebagai Ketua Pengadilan Pajak". hukumonline.com (dalam bahasa Indonesia). 2004-05-19. Diakses tanggal 2019-02-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ "Ir. Nurdin Tampublon, MM : Kemitraan Nommensen dan BRI Harus Berkelanjutan". Pelita Batak Online. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-23. Diakses tanggal 2019-02-26.

Pranala luar

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Fuad Bawazier
Direktur Jenderal Pajak Republik Indonesia
1999–2000
Diteruskan oleh:
Machfud Sidik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan