Kamis, 24 September 2026
10:11 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

AI-komplit

Pada kawasan kecerdasan buatan, masalah yang paling sulit secara informal disebut sebagai AI-komplet (bahasa Inggris:AI-complete) menyiratkan bahwa kesukaran akan masalah komputasi ialah setara dengan memecah masalah utama kecerdasan buatan—membuat komputer secerdas manusia atau AGI.[1] Dengan memandang sebuah masalah sebagai AI-komplet, mencerminkan sikap bahwa masalah itu tidak akan dapat diselesaikan dengan algoritme yang sederhana.

Masalah AI-komplet ialah hipotesis mencakup visual komputer, pemahaman bahasa alami dan sepakat dengan keadaan yang tidak dapat diperkirakan selama memecahkan persoalan dunia riil.[2]

Di waktu ini, persoalan AI-komplet tidak dapat dipecahkan dengan teknologi komputer modern saja, namun akan memerlukan perhitungan berbasis manusia. Properti ini dapat bermanfaat bagi pengujian kehadiran akan manusia seperti pada CAPTCHA dan terhadap keamanan komputer untuk menghindari serangan brutal.[3][4]

Sejarah

Istilah AI-komplet ditemukan oleh Fanya Montalvo dengan analogi pada NP-komplet dan NP-sukar dalam teori kompleksitas, yang secara formal menggambarkan kelas paling terkenal dari masalah yang sulit.[5] Awal penggunaan istilah ini dalam disertasi Erik Mueller tahun 1987[6] dan Berkas Jargon Eric Raymond pada tahun 1991.[7]

Referensi

  1. Shapiro, Stuart C. (1992). Artificial Intelligence In Stuart C. Shapiro (Ed.), Encyclopedia of Artificial Intelligence (Second Edition, pp. 54–57). New York: John Wiley. (Section 4 pada "AI-Complete Tasks".)
  2. Roman V. Yampolskiy. Turing Test as a Defining Feature of AI-Completeness. In Artificial Intelligence, Evolutionary Computation and Metaheuristics (AIECM) --In the footsteps of Alan Turing. Xin-She Yang (Ed.). pp. 3-17. (Chapter 1). Springer, London. 2013.
  3. Luis von Ahn, Manuel Blum, Nicholas Hopper, and John Langford. CAPTCHA: Using Hard AI Problems for Security. In Proceedings of Eurocrypt, Vol. 2656 (2003), pp. 294-311.
  4. Bergmair, Richard(Januari 7, 2006)."Natural Language Steganography and an "AI-complete" Security Primitive".
  5. Mallery, John C. (1988), "Thinking About Foreign Policy: Finding an Appropriate Role for Artificially Intelligent Computers", The 1988 Annual Meeting of the International Studies Association., St. Louis, MO{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: URL lain-lain (link).
  6. Mueller, Erik T. (1987, March). Daydreaming and Computation (Technical Report CSD-870017)[pranala nonaktif permanen] Ph.D. dissertation, University of California, Los Angeles. ("Daydreaming is but one more AI-complete problem: if we could solve any one artificial intelligence problem, we could solve all the others", p. 302)
  7. Raymond, Eric S. (1991, March 22). Jargon File Version 2.8.1 (Definition of "AI-complete" first added to jargon file.)
Istilah umum
Analisis teks
Segmentasi teks
Peringkasan otomatis
Mesin penerjemah
Model Semantik distribusi
Sumber bahasa,
datasets and corpora
Jenis dan
standar
Data
Identifikasi otomatis
dan pengambilan data
Model topik
Peninjauan
dengan bantuan komputer
Bahasa alami
antarmuka pengguna
Related
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan