| Airbus A330 | |
|---|---|
| Airbus A330-300 milik maskapai Garuda Indonesia | |
| Jenis | Pesawat berbadan lebar |
| Negara asal | Multi-nasional |
| Pembuat | Airbus |
| Penerbangan perdana | 2 November 1992 |
| Diperkenalkan | 17 Januari 1994 bersama Air Inter |
| Status | Aktif diproduksi |
| Pengguna utama | Garuda Indonesia Air China China Eastern Airlines Delta Air Lines Lion Air |
| Dibuat | 1992–sekarang |
| Jumlah | 1,530 hingga28 Februari 2022[update][1] |
| Dikembangkan dari | Airbus A300 |
| Varian | Airbus A330 MRTT EADS/Northrop Grumman KC-45 |
| Dikembangkan menjadi | Airbus A330neo Airbus Beluga XL |

Airbus A330 merupakan sebuah pesawat terbang jet sipil komersial bermesin ganda jarak-menengah-hingga-jauh berkapasitas besar, berbadan lebar. Pesawat ini dibuat pada waktu yang sama dengan Airbus A340 bermesin empat. Diperkirakan bahwa pesawat ini digantikan oleh Airbus A350. Pesawat ini dikembangkan dari Airbus A300, pesawat badan lebar perdana Airbus yang sangat sukses di pasaran.
Sejarah
Airbus menginginkan A330 untuk berkompetisi secara langsung dalam pasar ETOPS (Extended Twin-engine Operations), khususnya dengan Boeing 767.
Badan dan sayap A330 mirip dengan varian A340 yang lebih kecil, meskipun memiliki mesin yang berbeda. Rancangan dasar badan pesawat A330 diwariskan dari Airbus A300 dan menggunakan system fly by wire dan flightdeck dari Airbus A320. Kedua A330 dan A340 dirakit pada jalur perakitan akhir di Toulouse-Blagnac, Prancis.
Varian
Terdapat dua varian utama A330. A330-300 diluncurkan pada 1987 dengan penerbangan perdana pada 1993. A330-200 diluncurkan pada 1995, diperkenalkan pada 1998 dan muncul dengan versi penumpang, kargo dan tanker. Terdapat juga varian terbaru yaitu A330-900neo diluncurkan pada tahun 2014 dengan penerbangan perdana pada tahun 2017
A330-200

Airbus mengembangkan varian A330-200 untuk menyaingi Boeing 767-300ER, yang pada saat itu giat melakukan penetrasi pasar. Hal ini disebabkan penjualan A330-300 yang kurang menggembirakan pada saat itu, serta permintaan maskapai akan pesawat yang lebih kecil dan jarak yang lebih jauh. A330-200 mirip dengan A340-200 atau merupakan versi pendeknya A330-300. Dengan penjualan A340-200 yang kurang (hanya 28 pesawat yang dibuat), Airbus memutuskan untuk menggunakan badan pesawat A340-200 dengan sayap dan mesin A330-300. Secara signifikan memperbaiki ekonomi pesawat dan membuat model tersebut makin populer daripada varian empat mesin.
sirip vertikalnya lebih tinggi daripada A330-300 untuk mengembalikan efektivitasnya karena pendeknya badan pesawat. Varian ini memiliki kapasitas bahan bakar tambahan dan, seperti A330-300, memiliki MTOW 233 ton. Jarak dengan 253 penumpang pada konfigurasi tiga kelas adalah 12,500 km (6,750 mil nautikal).
Mesin disediakan oleh dua mesin General Electric CF6-80E, Pratt & Whitney PW4000 atau Rolls-Royce Trent 700. Semua mesin diberi nilai ETOPS-180. Pengiriman pertama, kepada ILFC/Canada 3000, pada April 1998.
A330-200 telah terjual banyak sejak peluncurannya, menyaingi Boeing 767 dengan perbandingan 23: 9 pada 2004. Sebagai hasilnya, Boeing telah meminta Rolls Royce dan GE untuk merancang mesin yang memungkinkan Boeing 787 Dreamliner lebih ekonomis 15% daripada A330-200.
A330-200 dapat disamakan dengan 767-400ER dan pada masa depan akan menyamai 787-9.
A330-200F
Selama kejayaan A300-600F dan A310F, Airbus memulai pemasaran turunan kargo A330-200 sekitar tahun 2000-2001, meskipun belum diluncurkan hingga saat itu.[2] A330-200F muncul pada Pertunjukan Udara Farnborough 2006 dan menerima go-ahead pada Januari 2007. Penerbangan perdananya telah berlangsung pada tanggal 5 November 2009.
A330-200F merupakan sebuah pesawat kargo berukuran sedang jarak jauh yang dapat mengangkut 64 ton kargo hampir 4,000 NM (7,400 km), atau 69 ton sejauh 3,200 NM (5,930 km). Pesawat ini memiliki sebuah sistem pemuatan kargo dek-utama serbaguna baru yang dapat mengangkut kontainer beserta kasur jerami. Beberapa pemuatan dilakukan pada dek utama, untuk 23 kasur jerami Side-by-Side (SBS), pada volume tinggi, komoditas bernilai tinggi atau pemuatan Single Row (SR) 16 kasur jerami (96”x 96”x125” SR) dan/atau sembilan kontainer AMA pada pasaran kargo.
Pesawat ini menggunakan dua mesin Pratt & Whitney PW4000 atau Rolls-Royce Trent 700.
Airbus telah menyetuji pemesanan 68 pesawat dari enam maskapai: Interpid Aviation Group (20), Guggenheim Aviation Partners (6), Flyington Freighters (12), Avion Aircraft Trading (8), Etihad Airways (3), MNG Airlines (2) dan ACT Airlines (2). Pengiriman dimulai pada 2009.[3]
Pesawat kargo berbadan lebar lainnya adalah B767-300F, DC-10F, MD-11F, dan Boeing 777F.
A330-300
A330-300, yang melakukan penerbangan perdananya pada 1993, dibangun sebagai pengganti A300. Pesawat ini berdasar pada badan A300-600 yang dipanjangkan tetapi dengan sayap, penyeimbang dan perangkat lunak terbang-dengan-kabel baru.
A330-300 mengangkut 295 penumpang dalam konfigurasi kabin tiga-kelas (335 dalam 2 kelas dan 440 dalam kelas tunggal) dengan jarak 10,500 km (5,650 NM). Pesawat ini memiliki kapasitas kargo besar, dapat disamakan dengan Boeing 747 pertama. Beberapa maskapai melakukan penerbangan kargo tengah malam setelah penerbangan penumpang pada siang hari.
Pesawat ini menggunakan dua mesin General Electric CF6-80E, Pratt & Whitney PW4000 atau Rolls-Royce Trent 700, kesemuanya diberi nilai ETOPS-180. US Airways merupakan maskapai peluncur di Amerika Serikat dengan semibilan A330-300.
A330-300 dapat disamakan dengan Boeing 777-200 dan McDonnell Douglas MD-11, yang kini sudah tidak diproduksi lagi.
Airbus A330neo
Airbus A330neo adalah pembaruan untuk keluarga Airbus A330. Pesawat ini akan menggunakan jet Rolls-Royce Trent 7000, dan pembaruan lainnya.
Lebih Lanjut Mengenai A330neo Klik disini
BelugaXL

Airbus mulai merancang sebuah pesawat yang akan menggantikan pesawat Beluga pada November 2014. Airbus Beluga XL A330-743L merupakan pesawat yang didasarkan oleh A330 dan memiliki kapasitas 30% lebih besar dibandingkan pendahulunya.[4][5] Seperti halnya Beluga, BelugaXL memiliki bagian tambahan pada bagian atas badan pesawatnya, namun mampu memuat dua sayap A350, bukan hanya satu. Pesawat baru ini keluar dari lini perakitan pada 4 Januari 2018 dan melakukan penerbangan perdananya pada 19 Juli 2018. Pesawat ini mulai mengangkut kargo antar-pabrik Airbus pada Januari 2020.[6]
Varian militer

A330 MRTT
Versi Multi-Role Transport and Tanker (MRTT) dari A330-200 menyediakan pengisian bahan bakar terbang dan angkutan strategis. Hari ini, pesawat tersebut telah dioperasikan oleh Australia, Arab Saudi, UEA dan UK. KC-30, sebuah turunan dari A330 yang mirip dengan MRTT, menandatangani kontrak KC-X dari Angkatan Udara Amerika Serikat untuk 179 pesawat bahan bakar dan menggantikan armada KC-135. EADS ditempatkan bersama Northrop Grumman untuk pembelian tersebut, menyaingi KC-767.
EADS/Northrop Grumann KC-45
EADS/Northrop Grumman KC-45 merupakan varian pesawat A330 MRTT khusus dibuat untuk program pesawat tanker KC-X milik Angkatan Udara Amerika Serikat. Pada Februari 2008, USAF memilih KC-45 untuk menggantikan pesawat Boeing KC-135 Stratotanker.[7] Namun, proses pergantian ini ditimpa kontroversi, kasus korupsi, dan dugaan favoritisme.[8][9] Pada Juli 2010, EADS mengajukan kembali KC-45 tanpa Northrop Grumman sebagai mitra.[10][11] Namun pada 24 Februari 2011, USAF mengumumkan bahwa mereka akan memilih proposal Boeing KC-767 yang kemudian berganti nama menjadi Boeing KC-46 karena harga operasional yang lebih murah.[12][13]
Spesifikasi


| Dimensi pesawat | A330-200 | A330-300 |
|---|---|---|
| Panjang seluruhnya | 58.8 m | 63.6 m |
| Tinggi (hingga ekor horizontal) | 17.40 m | 16.85 m |
| Diameter badan | 5.64 m | |
| Lebar kabin maks. | 5.28 m | |
| Panjang kabin | 45.0 m | 50.35 m |
| Panjang sayap (geometris) | 60.3 m | |
| Luas sayap (referensi) | 361.6 m² | |
| Lambaian sayap (25% chord) | 30 derajat | |
| Roda dasar | 22.2 m | 25.6 m |
| Jalur roda | 10.69 m | |
| Data operasi dasar | ||
| Mesin | dua General Electric CF6-80E1 (untuk seri 30x) atau PW4000 (untuk seri 32x) atau Rolls-Royce Trent 700 (untuk seri 34x) | |
| Jarak | 303-320 kN | |
| Kursi penumpang | 253 (3-class) / 293 (2-class) | 295 (3-class) / 335 (2-class) |
| Jarak (maks. penumpang) | 6,749 NM (12,500 km) | 5,669 NM (10,500 km) |
| Kecepatan | Mach 0.82 (541 mph, 470 knot, 871 km/h pada ketinggian 35,000 ft) | |
| Kecepatan maks. | Mach 0.86 (568 mph, 493 knot, 913 km/h pada ketinggian 35,000 ft) | |
| Lepas landas pada MTOW | 2,220 meter/7300 ft | 2,500 meter |
| Volume bentuk (standar/opsi) | 19.7 / 13.76 m³ | |
| Berat pesawat | ||
| Berat ramp maks. | 230.9 (233.9 ) t | |
| Berat lepas landas maks. | 230 (233) t | |
| Berat pendaratan maks. | 180 (182) t | 185 (187) t |
| Berat maks. tanpa bahan bakar | 168 (170) t | 173 (175) t |
| Kapasitas bahan bakas maks. | 139,100 l | 97,170 l |
| Berat kosong | 119.6 t | 122.2 (124.5) t |
| Muatan volumetrik | 36.4 t | 45.9 t |
Pengiriman A330
| 2007 | 2006 | 2005 | 2004 | 2003 | 2002 | 2001 | 2000 | 1999 | 1998 | 1997 | 1996 | 1995 | 1994 | 1993 | 1992 | 1991 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 39 | 62 | 56 | 47 | 31 | 42 | 35 | 43 | 44 | 23 | 14 | 10 | 30 | 9 | 1 | 0 | 0 |
Galeri
- Airbus A330 milik Air Canada.
- Pesawat Airbus A330-300 milik Garuda Indonesia.
- Airbus A330-200 Etihad.
Insiden
- Pada 1 Juni 2009, Penerbangan 447,sebuah A330-200 milik Air France jatuh di Samudra Atlantik, menewaskan seluruh penumpangnya (total 228 orang). Kasus ini masih dalam penyelidikan, tetapi diduga penyebabnya adalah kegagalan mekanis.
- Pada 12 Mei 2010, sebuah A330-202 milik Afriqiyah Airways (maskapai penerbangan Libya), beroperasi sebagai Afriqiyah Airways Penerbangan 771, jatuh saat akan mendarat di Bandar Udara Internasional Tripoli, Libya dari Bandar Udara Internasional OR Tambo, Johannesburg, Afrika Selatan. Dari 104 penumpang, hanya 1 yang selamat, yaitu seorang anak laki-laki Belanda berusia 9 tahun.
- Kecelakaan lainnya: 5 dengan total 0 kematian
- Pada 24 Juli 2001, 2 SriLankan Airlines A330-243 dihancurkan oleh pemberontak Macan Tamil di Bandar Udara Internasional Bandaranaike Colombo, Sri Lanka, bersama dengan sebuah Airbus A320-200, Airbus A340-300 dan sebuah skuadron pesawat militer. Dua pesawat lainnya, A320 dan A340 juga mengalami kerusakan tetapi telah diperbaiki.[14]
- Pada 24 Agustus 2001, Air Transat, Penerbangan 236, sebuah A330-243, mencetak rekor terbang terlama di dunia dengan sebuah pesawat jet yang mengalami kehabisan bahan bakar di atas Atlantik. Kesalahan manusia dan jarangnya pengecekan komputer otomatis mengalihkan anggapan kru pesawat mengenai penyebab habisnya bahan bakar adalah pipa bahan bakar yang bocor karena kurangnya perawatan. Pesawat ini terbang tanpa mesin menyala selama setengah jam dan mengarungi 65 NM (120 km) menuju bandara di Azores (Portugal) untuk mendarat darurat. Tidak ada yang terluka, tetapi pesawat mengalami beberapa kerusakan struktural dan ban bocor. Pesawat tersebut, beregistrasi C-GITS, masih diterbangkan oleh Air Transat.
- Pada 18 Juli 2003, B-HYA, sebuah Dragonair A330-342 mengalami turbulensi yang dikaitkan dengan Badai Tropis Koni di Laut Cina Selatan, selama penerbangan KA060 dari Kota Kinabalu menuju Hong Kong. 12 awak kabin dan 3 penumpang terluka, termasuk 2 awak terluka parah, tetapi tidak ada yang tewas. Pesawat ini mendarat mulus di Bandar Udara Internasional Hong Kong. Hong Kong Civil Aviation Department B-HYA Accident Investigation Report
- Pada 25 Desember 2009, Umar Farouk Abdulmutallab (yang kemudian diketahui adalah anggota Al-Qaeda seorang penumpang Northwest Airlines Penerbangan 253, sebuah A330-300, berusaha meledakkan pesawat tersebut dengan bom yang terdapat di celana dalamnya. Usaha tersebut dapat digagalkan.
- Pada 13 April 2010, sebuah A330-300 milik Cathay Pacific beroperasi sebagai Penerbangan 780 dari Surabaya, Indonesia, dengan 309 penumpang dan 13 kru, mendarat darurat di Bandar Udara Internasional Hong Kong akibat masalah pada kedua mesinnya. Karena pengereman yang kuat sebagai akibat mendarat dengan kecepatan tinggi, beberapa ban pecah. Delapan penumpang terluka. Laporan sementara menyatakan bahwa pesawat tersebut diisi dengan bahan bakar yang tercemar di Surabaya, yang menyebabkan katup mesin macet.
- Pembajakan: 2 dengan total 1 kematian.
Pesawat yang dipamerkan
- Sebuah pesawat A330-300 bekas Thai Airways dilestarikan menjadi sebuah kafe bernama "Coffee War" di Chonburi sejak 2020.[15]
Lihat pula
Perkembangan terkait
- Airbus A300
- Airbus A310
- Airbus A330 MRTT
- Airbus A340
- Airbus A350
- Airbus Beluga XL
- Airbus CC-330 Husky
Pesawat serupa secara spesifikasi, konfigurasi dan era
Referensi
- ↑ "Airbus orders and deliveries" (XLS). Airbus S.A.S. 28 Februari 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Airbus aims to fill freighter void with A330 derivative." Flight International. March 14, 2006.
- ↑ Flight International, 23-29 January 2007
- ↑ David Kaminski-Morrow (4 November 2013). "Airbus wing station plan hints at A330 Beluga". flightglobal.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Gubisch, Michael (17 November 2014). "Airbus Airbus starts A330 Beluga development". Flightglobal. Reed Business Information.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Airbus begins BelugaXL operations". flightglobal. 13 Januari 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Gilmore, Gerry J. (29 Januari 2008). "Air Force Awards Tanker Contract to Northrop Grumman". United States Department of Defense. Diarsipkan dari asli tanggal 1 Maret 2010. Diakses tanggal 10 November 2010.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Shalal-Esa, Andrea (2 Maret 2008). "Northrop, EADS tanker win sparks controversy in U.S". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Februari 2012. Diakses tanggal 12 Februari 2011.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Boeing Protests U.S. Air Force Tanker Contract Award" (Rilis pers). Boeing. 11 Maret 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 14 Maret 2008. Diakses tanggal 12 Maret 2011.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "EADS North America intends to submit proposal for U.S. Air Force tanker" (Rilis pers). Airbus S.A.S. 20 April 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Juli 2011. Diakses tanggal 8 Maret 2011.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Trimble, Stephen (9 Juli 2010). "USAF receives three proposals for KC-X, but Antonov team admits concerns". Flightglobal. Diakses tanggal 7 Oktober 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Trimble, Stephen (4 Maret 2011). "EADS concedes KC-X contract award to Boeing". Flightglobal. Diakses tanggal 7 Oktober 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Trimble, Stephen (24 Februari 2011). "UPDATED: USAF selects Boeing for KC-X contract". Flightglobal. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Februari 2011. Diakses tanggal 29 Juni 2011.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "ASN Aircraft accident description Airbus A.330-243 4R-ALF - Colombo-Bandaranayake Internation Airport". Diakses tanggal 2006-08-03.
- ↑ Taylor, Maya (24 Juni 2020). "Chon Buri coffee shop in a converted aircraft ordered to close temporarily – VIDEO". Thaiger (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 29 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
- Detail keluarga pesawat Airbus A330/A340 Diarsipkan 2005-12-25 di Wayback Machine
- Daftar Produksi Airbus A330 Diarsipkan 2014-07-27 di Wayback Machine
- Details on the Airbus A330 family of aircraft Diarsipkan 2012-10-11 di Wayback Machine
- Airbus A330 information on Aerospace-technology.com
- Airbus Industrie A330 200 Price - Current Price $ 216.1 million U.S. * (Financial Year 2013)
- Airbus Industrie A330 300 Price - Current Price $ 239.4 million U.S. * (Financial Year 2013)
Pesawat Airbus | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Daftar Pesawat Airbus | ||||||||||||||||
| Sipil |
| |||||||||||||||
| Militer |
| |||||||||||||||
| Jenis lain | ||||||||||||||||
Website: www.airbus.com | ||||||||||||||||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |