Minggu, 01 November 2026
04:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

2MASS J0523-1403

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2016)
2MASS J0523-1402
Data pengamatan
Epos J2000      Ekuinoks J2000
Rasi bintang Lepus
Asensio rekta  05j 23m 38.221d[1]
Deklinasi  -14° 03′ 02.29″[1]
Magnitudo tampak (V) 21.05[2]
Ciri-ciri
Kelas spektrum L2.5[2]
Astrometri
Kecepatan radial (Rv)12.21 ± 0.09[3] km/detik
Gerak diri (μ) RA: 109.87 ± 17.14[4] mdb/thn
Dek.: 178.88 ± 21.12[4] mdb/thn
Paralaks (π)80,95±1,76[2] mdb
Jarak40,3 ± 0,9 tc
(12,4 ± 0,3 pc)
Magnitudo mutlak (MV)20.6[2]
Detail
Massa<0.08 M☉
Radius0.086 ± 0.025[2] R☉
Luminositas0.000126[2] L☉
Suhu2074 ± 27[2] K
Kecepatan rotasi (v sin i)21[5] km/detik
Penamaan lain
2MASS J05233822-1403022, 2MUCD 10390, B2006 J052338.2-140302, 2MASSI J0523382-140302, USNO-B1.0 0759-00062850
Referensi basis data
SIMBADdata

2MASS J0523-1403 adalah bintang katai merah bermassa sangat rendah yang terletak sekitar 40 tahun cahaya dari Bumi di selatan konstelasi Lepus. Dengan magnitudo tampak 21.05 dan temperatur rendah efektif 2074K bintang ini sangat redup, terutama dapat dilihat dengan teleskop besar yang sensitif terhadap cahaya inframerah. 2MASS J0523-1403 pertama kali dimati sebagai bagian dari Two Micron All-Sky Survey (2MASS).[6]

Karakteristik

2MASS J0523-1403 memiliki luminositas 0.000126 L☉, massa <0.08M☉, jari-jari 0.086 R☉ dan suhu efektif 2074K. Nilai-nilai ini adalah nilai terendah yang saat ini diketahui dari bintang deret utama.[2] Bintang ini memiliki klasifikasi bintang L2.5 dan indeks warna V-K 9.42.[2] Pengamatan dengan Teleskop ruang angkasa Hubble telah mendeteksi bahwa tidak ada pendamping di luar 0.15 detik busur.[7] Emisi radio sporadis telah terdeteksi oleh VLA sejak 2004.[8] Emisi H-alpha (Hα) juga telah terdeteksi, yang merupakan pertanda adanya Aktivitas kromosferik.[5]

Batas pembakaran hidrogen

Anggota kelompok ilmuwan RECONS telah mengidentifikasi 2MASS J0523-1403 sebagai representasi dari bintang terkecil yang masih mungkin.[9] Jari-jarinya yang kecil adalah batas lokal minimal dari radius-luminositas dan radius-temperatur.[2] Nilai lokal minimal ini diprediksi menjadikan batas pembakaran hidrogen karena perbedaan dalam hubungan radius-massa antara bintang dengan katai cokelat. Tidak seperti bintang, jari-jari katai cokelat menurun seiring dengan penambahan massa karena intinya didukung oleh tekanan degenerasi. Ketika massanya bertambah, peningkatan fraksi katai coklat akan menyebabkan penyusutan drastis jari-jari seiring dengan peningkatan massa.[9]

Referensi

  1. 1 2 "2MASS J05233822-1403022". SIMBAD - Centre de Données astronomiques de Strasbourg. Diakses tanggal 14 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Dieterich, Sergio B.; Henry, Todd J.; Jao, Wei-Chun; Winters, Jennifer G.; Hosey, Altonio D.; Riedel, Adric R.; Subasavage, John P. (Mei 2014). "The Solar Neighborhood XXXII. The Hydrogen Burning Limit". The Astronomical Journal. 147 (5). article id 94. arXiv:1312.1736. Bibcode:2014AJ....147...94D. doi:10.1088/0004-6256/147/5/94.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Blake, Cullen H.; Charbonneau, David; White, Russel J. (2010). "The NIRSPEC Ultracool Dwarf Radial Velocity Survey". The Astrophysical Journal. 723 (1): 684–706. arXiv:1008.3874. Bibcode:2010ApJ...723..684B. doi:10.1088/0004-637X/723/1/684.
  4. 1 2 Casewell, S. L.; Jameson, R. F.; Burleigh, M. R. (2008). "Proper motions of field L and T dwarfs - II". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 390 (4): 1517–1526. arXiv:0808.1633. Bibcode:2008MNRAS.390.1517C. doi:10.1111/j.1365-2966.2008.13855.x.
  5. 1 2 Reiners, A.; Basri, G. (2008). "Chromospheric Activity, Rotation, and Rotational Braking in M and L Dwarfs". The Astrophysical Journal. 684 (2): 1390–1403. arXiv:0805.1059v2. Bibcode:2008ApJ...684.1390R. doi:10.1086/590073.
  6. ↑ Cruz, Kelle L.; Reid, I. Neill; Liebert, James; Kirkpatrick, J. Davy; Lowrance, Patrick J. (2003). "Meeting the Cool Neighbors. V. A 2MASS-Selected Sample of Ultracool Dwarfs". The Astronomical Journal. 126 (5): 2421–2448. arXiv:astro-ph/0307429. Bibcode:2003AJ....126.2421C. doi:10.1086/378607.
  7. ↑ Reid, I. Neill; Lewitus, E.; Allen, P. R.; Cruz, Kelle L.; Burgasser, Adam J. (2006). "A Search for Binary Systems among the Nearest L Dwarfs". The Astronomical Journal. 132 (2): 891–901. arXiv:astro-ph/0606331. Bibcode:2006AJ....132..891R. doi:10.1086/505626.
  8. ↑ Antonova, A.; Doyle, J. G.; Hallinan, G.; Golden, A.; Koen, C. (2 September 2007). "Sporadic long-term variability in radio activity from a brown dwarf". Astronomy and Astrophysics. 472 (1): 257–260. arXiv:0707.0634. Bibcode:2007A&A...472..257A. doi:10.1051/0004-6361:20077231.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 Garmany, Katy (9 Desember 2013). "NOAO/SOAR: Where do stars end and brown dwarfs begin?" (Rilis pers). National Optical Astronomy Observatory. Diakses tanggal 14 Desember 2013.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli pada 2020-01-12. Diakses tanggal 2021-08-17.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan