Rabu, 04 November 2026
00:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
1 Tesalonika 5

1 Tesalonika 5

Bagikan:
1 Tesalonika 5
250px-POxy1598_%281Th_5.8-10%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potongan surat 1 Tesalonika 5:8-10 pada Papirus 30, yang ditulis sekitar abad ke-3 M.
KitabSurat 1 Tesalonika
KategoriSurat-surat Paulus
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
13
← pasal 4

1 Tesalonika 5 (disingkat 1Tes 5) adalah bagian terakhir dari Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.[1][2] Digubah oleh rasul Paulus, Silwanus dan Timotius.[3]

Teks

Struktur

Pembagian isi pasal:

Ayat 2

Karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.[4]

Istilah "hari Tuhan" pada umumnya dianggap bukan menunjuk kepada suatu masa selama 24 jam, tetapi suatu jangka waktu yang lama ketika musuh-musuh Allah dikalahkan (Yesaya 2:12–21; 13:9–16; 34:1–4; Yeremia 46:10; Yoel 1:15–2:11,28; Yoel 3:9,12–17; Am 5:18–20; Za 14:1–3), diikuti oleh pemerintahan Kristus di bumi ini (Zef 3:14–17; Wahyu 20:4–7).

  • 1) "Hari" ini mulai pada saat hukuman ilahi jatuh atas dunia mendekati akhir zaman ini (1Tes 5:3). Kesengsaraan besar termasuk dalam hari Tuhan ini (Wahyu 6:1–19:21). Murka Allah ini akan memuncak dengan kedatangan Kristus untuk memusnahkan semua orang jahat Wahyu 19:11–21 (lihat Yoel 1:14; Yoel 2:30–31; Zef 1:7; Wahyu 16:16).
  • 2) Hari Tuhan rupanya berawal pada saat manusia mengharapkan tibanya saat damai dan keamanan (1Tes 5:3).
  • 3) "Hari" itu tidak akan menimpa orang percaya yang setia seperti pencuri, karena mereka sudah ditetapkan untuk menerima keselamatan dan bukan murka, dan mereka berjaga-jaga dan mengendalikan diri, hidup dalam iman, kasih, dan kebenaran (1Tes 5:4–9).
  • 4) Orang percaya akan selamat dari "murka yang akan datang" ini (1Tes 1:10) oleh Tuhan Yesus Kristus (1Tes 5:9) ketika Dia datang untuk mengangkat jemaat-Nya ke sorga (bandingkan 1Tes 4:17; lihat Yoh 14:3; Wahyu 3:10).
  • 5) Hari Tuhan akan berakhir setelah kerajaan seribu tahun (Wahyu 20:4-10) pada penciptaan langit dan bumi baru (bandingkan 2Pet 3:13; Wahyu 21:1).

Metafora "pencuri pada malam" ini berarti bahwa waktu hari Tuhan akan mulai tidak pasti dan tidak disangka-sangka. Tidak mungkin seseorang dapat mengetahui tanggalnya (lihat Matius 24:42–44 mengenai pengajaran Tuhan tentang saat kedatangan-Nya yang tak terduga untuk gereja).[5]

Ayat 16

Bersukacitalah senantiasa.[6]

Ayat 16 bahasa Yunani

Textus Receptus

Πάντοτε χαίρετε

Transliterasi:

Pantote khairete.[7]

Ayat 16 catatan

Ayat serupa tertulis dalam Surat Paulus kepada Jemaat di Filipi pasal 4:4.[8]

Ayat 17

Tetaplah berdoa.[9]

Ayat 17 bahasa Yunani

Textus Receptus

ἀδιαλείπτως προσεύχεσθε

Transliterasi:

adialeiptōs proseukhesthe.[10]

Ayat 17 catatan

  • "Tetaplah" diterjemahkan dari bahasa Yunani:ἀδιαλείπτως, adialeiptōs yang berarti "tidak henti-hentinya". "Tetaplah" tidak berarti terus-menerus mengucapkan doa yang formal. Sebaliknya, yang dimaksudkan ialah berulang-ulang menaikkan bermacam-macam doa pada segala kesempatan sepanjang hari (Lukas 18:1; Roma 12:12; Efesus 6:18; Kolose 4:2).[5]
  • "Berdoa" artinya tetap tinggal di hadapan Allah, senantiasa berseru mendambakan kasih karunia dan berkat-Nya.[5]

Ayat 18

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.[11]

Ayat 19

Janganlah padamkan Roh,[12]

Paulus membandingkan pemadaman api Roh dengan meremehkan dan menolak penyataan adikodrati Roh Kudus seperti bernubuat (1 Tesalonika 5:20). Menekan atau menolak penggunaan karunia nubuat dengan benar dan teratur, atau karunia rohani lain, akan mengakibatkan hilangnya manifestasi Roh Kudus di antara orang percaya (1Kor 12:7-10,28-30). Pelayanan Roh Kudus dijelaskan dalam Yohanes 14:26; 15:26–27; 16:13–14; Kisah Para Rasul 1:8; 13:2; Roma 8:4,11,16,26; 1 Korintus 2:9–14; 12:1–11; Galatia 5:22–25).[5]

Referensi

  1. ↑ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  2. ↑ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 9794159050.
  3. ↑ 1 Tesalonika 1:1
  4. ↑ 1 Tesalonika 5:2
  5. 1 2 3 4 The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  6. ↑ 1 Tesalonika 5:16
  7. ↑ Biblehub - 1 Thessalonians 5:16
  8. ↑ Filipi 4:4
  9. ↑ 1 Tesalonika 5:17
  10. ↑ Biblehub - 1 Thessalonians 5:17
  11. ↑ 1 Tesalonika 5:18
  12. ↑ 1 Tesalonika 5:19

Lihat pula

Pranala luar

Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika • Α' Επιστολή προς Θεσσαλονικείς (A Epistole pros Thessalonikeis)
Alkitab
1 Tesalonika 1 • 2 • 3 • 4 • 5
Nama tempat/Istilah
Nama orang
Sumber
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan