Senin, 12 Oktober 2026
03:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
104 Klymene

104 Klymene

asteroid

Bagikan:
104 Klymene
000104-asteroid_shape_model_%28104%29_Klymene.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
model bentuk 3D cembung dari 104 Klymene
Penemuan
Ditemukan olehJames Craig Watson
Tanggal penemuan13 September 1868
Penamaan
(104) Klymene
Pelafalan/ˈklɪmɪniː/[1]
A868 RB, 1893 FA
1951 OE, 1968 OS[2]
Sabuk utama
Ciri-ciri orbit[3]
Epos 31 July 2016 (JD 2457600.5)
Parameter ketidakpastian 0
Rentang pengamatan130.58 yr (47693 d)
Aphelion36.499 AU (5.460.200 Gm)
Perihelion265.525 AU (39.722.000 Gm)
315.256 AU (47.161.600 Gm)
Eksentrisitas0.15775
5.60 yr (2044.5 d)
Kecepatan orbit rata-rata
16.67 km/s
101.498°
0° 10m 33.888s / day
Inklinasi2.7905°
41.698°
32.134°
MOID Bumi166.901 AU (24.968.000 Gm)
MOID Jupiter163.907 AU (24.520.100 Gm)
TJupiter3.186
Ciri-ciri fisik
Dimensi163 km × 103 km (± 3 km × 5 km)[4]
Diameter rata-rata
136,553±1,554 km[3]
133 km[4]
Massa(1.835 ± 0.880/0.495)×1018 kg[5]
Massa jenis rata-rata
1.633 ± 0.783/0.441 g/cm3[5][a]
Templat:Gr m/s2
0.5988 km/s
8.984 j (374,3 h)[3]
0,052±0,006[3]
Suhu~157 K
C
8.58[3]

104 Klymene adalah sebuah asteroid themistian besar dan gelap, yang ditemukan oleh James Craig Watson pada 13 September 1868, dan dinamai setelah salah satu dari banyak Klymene dalam mitologi Yunani.[6] Asteroid ini mengorbit matahari dengan periode selama 5,60 tahun dan eksentrisitas 0,16. Bidang orbitnya terinklinasi sebanyak 2.8° terhadap lempeng ekliptik. Objek ini diklasifikasikan sebagai sebuah asteroid tipe C, yang mengindikasikan bahwa barangkali asteroid ini memiliki komposisi yang kaya akan karbonat. Spektranya mengindikasikan kehadiran mineral-mineral yang terubah oleh air di permukaannya, bedasarkan sebuah ciri lonjakan pada panjang gelombang 3 μm. Per tahun 2015, 104 Klymene menjadi satu-satunya anggota famili Themis yang menunjukkan ciri spektra ini.

Bedasarkan pengukuran yang dilakukan menggunakan optik adaptif pada Observatorium W. M. Keck, objek ini barangkali berbentuk lobus ganda dengan panjang 163 ± 3 km dan lebar 103 ± 5 km, serta dimensi rata-rata yaitu 133 km. Asteroid ini terletak di dekat wilayah famili Themis, tetapi asteroidnya itu sendiri dianggap sebagai asteroid latar belakang menggunakan analisis HCM. 104 Klymene terdaftar sebagai anggota grup Hecuba yang mengorbit di dekat resonansi orbit 2:1 dengan Jupiter.

Referensi

  1. ↑ Noah Webster (1884) A Practical Dictionary of the English Language
  2. ↑ Bowen, Eliza A. (1893), "Visualizing the Earth's annual motion", Popular Astronomy, 1: 178–179, Bibcode:1893PA......1..178B.
  3. 1 2 3 4 5 Yeomans, Donald K., "104 Klymene", JPL Small-Body Database Browser, NASA Jet Propulsion Laboratory, diakses tanggal 12 Mei 2016.{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Marchis, F.; et al. (November 2006), "Shape, size and multiplicity of main-belt asteroids. I. Keck Adaptive Optics survey", Icarus, vol. 185, no. 1, hlm. 39–63, Bibcode:2006Icar..185...39M, doi:10.1016/j.icarus.2006.06.001, PMC 2600456, PMID 19081813.{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Fienga, A.; Avdellidou, C.; Hanuš, J. (Februari 2020). "Asteroid masses obtained with INPOP planetary ephemerides". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 492 (1). doi:10.1093/mnras/stz3407.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Dictionary of minor planet names, International Astronomical Union. Springer, 2003, hlm. 25
  1. ↑ Assuming a diameter of 128.99 ± 3.8 km.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan