Rabu, 21 Oktober 2026
23:28 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Ziri bin Manad

Bagikan:

Ziri bin Manad adalah pendiri dinasti Ziri di Maghreb.

Ziri bin Manad adalah seorang kepala klan Takalata dari konfederasi Sanhaja, yang merupakan tempat tinggal suku Berber Kutama yang terletak di Maghreb Tengah (Aljazair).[1] Sebagai sekutu Fathimiyah, ia membantu dalam kekalahan pemberontakan Abu Yazid (943–947) oleh Khalifah al-Mansur bi-Nasr Allah, dan diberi penghargaan dengan jabatan gubernur provinsi-provinsi barat, suatu wilayah yang kira-kira sesuai dengan Aljazair modern di utara Sahara.

Ziri memerintahkan pembangunan kediaman Achir di sebelah selatan lokasi masa depan Aljir pada tahun 935. Ia memanggil tukang batu dan tukang kayu dari M'sila dan Tubna untuk membangun benteng, yang setelah selesai, dipenuhi oleh para cendekiawan, pedagang, dan pengacara. Ia mencetak uang dan mulai membayar pasukannya secara tunai.[2] Putranya Buluggin bin Ziri mendirikan kota Aljir, Miliana, dan Médéa (Lamdiya), dan membangun kembali pemukiman yang hancur dalam pemberontakan.

Pada tahun 959 Ziri berhasil menaklukkan Fez di Maroko. Sekembalinya ke rumah, ia mengarak amir Fez dan "Khalifah" Ibnu Wasul dari Sijilmasa di dalam kandang dengan cara yang sangat memalukan.[3][4][5]

Ziri bin Manad terbunuh dalam pertempuran melawan penguasa M'sila (Ja'far bin 'Ali al-Andalusi al-Maghrawi) pada bulan Juni-Juli 971.[6] Ia digantikan sebagai gubernur oleh putranya Buluggin bin Ziri, yang pada tahun 972 menjadi Raja Muda Ifriqiyah (972–984) ketika Fathimiyah memindahkan istana mereka ke Mesir.

Referensi

  1. ↑ Britannica Educational Publishing (1 Oktober 2010). The History of Northern Africa. Britannica Educational Publishing. hlm. 47. ISBN 978-1-61530-397-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Robert Fossier (29 Mei 1997). The Cambridge Illustrated History of the Middle Ages. Cambridge University Press. hlm. 197. ISBN 978-0-521-26645-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Heinz Halm (1996). Der Nahe und Mittlere Osten. BRILL. hlm. 399. ISBN 90-04-10056-3.
  4. ↑ Messier, Ronald A.; Miller, James A. (2015). The Last Civilized Place: Sijilmasa and Its Saharan Destiny. University of Texas Press. ISBN9780292766655
  5. ↑ Pellat, Charles (1991). "Midrār". In Bosworth, C. E.; van Donzel, E. & Pellat, Ch. (eds.). The Encyclopaedia of Islam, New Edition, Volume VI: Mahk–Mid. Leiden: E. J. Brill. ISBN978-90-04-08112-3
  6. ↑ Akyeampong, Emmanuel Kwaku; Gates, Henry Louis (2012). Dictionary of African Biography. OUP USA. hlm. 9. ISBN 978-0-19-538207-5.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan