Sabtu, 17 Oktober 2026
13:23 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Zionisme revisionis

Zionisme revisionis

ideologi politik

Bagikan:
250px-Revisionists_ideology.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Platform zionisme revisionis

Zionisme revisionis merupakan salah satu bentuk zionisme yang bercirikan maksimalisme atau perluasan wilayah. Zionisme revisionis mempromosikan ekspansionisme dan pembentukan negara Yahudi yang meliputi kedua sisi Sungai Yordan.[1]

Dikembangkan oleh Ze'ev Jabotinsky, ideologi ini menganjurkan "revisi" terhadap "zionisme praktis" David Ben-Gurion dan Chaim Azriel Weizmann yang berfokus pada penempatan Eretz Yisrael (Tanah Israel) oleh individu secara independen. Berbeda dengan bentuk zionisme yang lain, kalangan revisionis menekankan hak bangsa Yahudi atas kedaulatan penuh di seluruh Eretz Yisrael, yang menurut mereka mencakup Mandat Palestina dan Transyordania. Zionisme revisionis adalah saingan mazhab zionisme buruh yang bernuansa sosialis dan dominan pada awal pembentukan Israel.

Zionisme revisionis secara langsung menentang zionisme buruh dalam gerakan zionis arus utama.[2] Zionisme revisionis memiliki kelompok paramiliternya sendiri yang disebut Irgun, yang dari situlah muncul lagi organisasi lain yang dikenal sebagai Lehi. Baik Irgun maupun Lehi bertanggung jawab atas beberapa serangan teror terhadap pemerintah Inggris dalam upaya mengusir mereka dari Palestina.[3]

Pada tahun 1935, setelah para petinggi zionis menolak program politik Jabotinsky dan menolak menyatakan bahwa "tujuan zionisme adalah pendirian negara Yahudi", Jabotinsky mengundurkan diri dari Organisasi Zionis Sedunia. Ia mendirikan Organisasi Zionis Baru yang dikenal dalam bahasa Ibrani sebagai Tzakh untuk melakukan aktivitas politik independen yang menyokong imigrasi gratis dan pembentukan Negara Yahudi.[4]

Pada tahun-tahun awalnya di bawah kepemimpinan Jabotinsky, zionisme revisionis berfokus pada perolehan dukungan Inggris untuk penyelesaian konflik. Belakangan, kelompok revisionis independen memulai kampanye melawan Inggris untuk membuka keran imigrasi sebesar-besarnya pada tahun 1930-an setelah penerbitan Buku Putih 1939 yang sangat membatasi hak orang Yahudi untuk berimigrasi pada saat-saat genting ketika Jerman Nazi sedang merajalela di Eropa.

Gagasan zionisme revisionis sangat memengaruhi partai-partai sayap kanan di Israel modern, terutama partai Herut serta penerusnya, Likud.

Referensi

  1. ↑ Zouplna 2008, hlm. 3–27.
  2. ↑ Tzahor 1988, hlm. 15–25.
  3. ↑ Shlaim, Avi (1996). "Review: The Likud in Power: The Historiography of Revisionist Zionism". Israel Studies. 1 (2): 278–93 – via JSTOR.
  4. ↑ D. Flisiak, Działalność syjonistów-rewizjonistów w Polsce w latach 1944/1945- 1950, Lublin 2020, s. 31-32.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan