Minggu, 25 Oktober 2026
03:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Zhuanxu

Zhuanxu

Bagikan:
Infobox orangZhuanxu
250px-EmperorZhuanxu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran2596 SM ↔ 2563 SM Suntingan nilai di Wikidata
Kematian25 abad SM Suntingan nilai di Wikidata
Chinese king (en) Terjemahkan
2597 SM – 2435 SM
← Huang Di – Kaisar Ku → Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
AnakQiong Chan (en) Terjemahkan,Cheng (en) Terjemahkan,Lady Xiu (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Orang tuaChangyi (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata, Jing Pu (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraJiao Ji (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
KerabatGun (en) Terjemahkan (suku sakat)
Li Jing (keturunan)
Gao Yao (en) Terjemahkan (suku sakat) Suntingan nilai di Wikidata
Zhuanxu
250px-EmperorZhuanxu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaisar Zhuanxu, berasal dari kuil makam Dinasti Han.
Lahirabad ke-26 SM
Meninggalabad ke-25 SM
PenerusKu
Orang tuaChangyi
KerabatKu (sepupu)
Kaisar Kuning (kakek)
Leizu (nenek)
Gaoyang juga merupakan sebuah provinsi di Hebei dan nama Tionghoa Koyang di Korea Utara.

Zhuanxu (Bahasa Tionghoa: trad. 顓頊, Hanzi sederhana 颛顼, pinyin Zhuānxū), juga dikenal sebagai Gaoyang (t 高陽, Hanzi sederhana 高阳, p Gāoyáng), merupakan Kaisar Tiongkok di dalam Mitologi Tiongkok, Tiongkok Kuno.

Di dalam catatan tradisional oleh Sima Qian, Zhuanxu adalah cucu Kaisar Kuning yang memimpin marga Shi migrasi ke arah timur yang sekarang Shandong, di mana hubungan antar nikah dengan marga Dongyi berkembang dan meningkatkan pengaruh kekuasaan suku mereka. Pada usia dua puluh satu tahun, ia menjadi pemimpin mereka dan memerintah selama tujuh puluh delapan tahun sampai ia meninggal.

Keluarga

Zhuanxu adalah cucu laki-laki Kaisar Kuning dan istrinya Leizu dan ayahandanya adalah Changyi. Nama ibundanya adalah Changtsu menurut Sima Qian, Niuqu menurut Sejarah Bambu.

Zhuanxu kemudian dianggap sebagai leluhur oleh banyak dinasti di dalam sejarah Tiongkok, termasuk Mi dari Chu dan Yue, Yíng dari Qin, dan Cao dari Wei.[3]

Pemerintahan

Zhuanxu dinyatakan di dalam banyak sumber sebagai salah satu dari Lima Kaisar.

Menurut Sima Qian di dalam Catatan Sejarah Agung, setelah melalui Kaisar Kuning, pamanda Zhuanxu Shaohao sesungguhnya tidak pernah memerintah sebagai raja, seperti yang dinyatakan di beberapa sumber. Melainkan Gaoyang yang terpilih sebagai kepala suku yang baru, dengan nama pemerintahan Zhuanxu, di dalam preferensi untuk ayahandanya dan semua pamandanya.[4] Zhuanxu mengalahkan Gonggong, keturunan dari Kaisar Yan.

Namun di dalam catatan Sejarah Bambu menyatakan bahwa Zhuanxu menjadi asisten pamandanya, Shaohao, pada usia sepuluh tahun dan menjadi raja dengan haknya sendiri ketika ia berusia 20 tahun.

Ia berjasa dengan menyatukan reformasi Kalender, Astrologi, Agama untuk menentang Syamanisme, yang menegakkan sistem Patriarki (sebagai lawan sebelumnya matriarki), dan melarang pernikahan dengan kerabat dekat. Sejarah Bambu juga memujinya dengan menyusun salah satu bagian paling awal dari musik, yang dikenal sebagai "Jawaban Awan-awan".

Zhuanxu digantikan oleh sepupunya, putra Shaohao, Ku. Di dalam Shiji, ia mengkritik salah seorang putranya yang bodoh. Karena hanya ada dua orang putra yang dikenal, diduga putra yang bodoh itu adalah yang bernama Gun, ayahanda Yu yang Agung atau Qiongchan, leluhur Shun. Yao juga mengkritik Gun yang tidak kompeten dan penghancur. Shiji mencap Qiongchan sebagai seseorang yang ceroboh meskipun tidak disebutkan bagaimana ia jatuh ke dalam hinaan. Ia juga memiliki delapan putra yang tidak bernama yang bereputasi baik dan yang kemudian bekerja untuk Shun.

Penanggalan

Sejarah Bambu mencatat bahwa pada tahun ke-13 di masa pemerintahannya, Zhuanxu "menciptakan perhitungan penanggalan dan delineasi benda-benda langit".

Karena Zhuanxu disebut sebagai pendiri Dinasti Qin, namanya diambil untuk peresmian sistem kalender baru oleh Qín Shǐ Huáng.

Mitologi

Zhuanxu juga konon disebut sebagai dewa Bintang Kutub dan juga sebagai ayahanda Taowu.

Referensi

  1. ↑ Howard L. Goodman (1998). Ts'ao P'i Transcendent: the Political Culture of Dynasty-Founding in China at the End of the Han (Edisi illustrated). Psychology Press. hlm. 70. ISBN 0966630009. Diakses tanggal 1 Apr 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ House of Chinn. "History".
  3. ↑ This last claim was made by the Wei Shu and Tung Pa but attacked by Chiang Chi, who claimed the Tian (田) were descended from Zhuanxu instead.[1][2]
  4. ↑ Asiapac Editorial (2006). Great Chinese emperors: tales of wise and benevolent rule (Edisi revised). Asiapac Books Pte Ltd. hlm. 9. ISBN 9812294511. Diakses tanggal 4-1-2012.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=[pranala nonaktif permanen]
Zhuanxu
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Shaohao
Kaisar Tiongkok
skt. 2514 SM – skt. 2436 SM
Diteruskan oleh:
Ku
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan