Selasa, 06 Oktober 2026
22:27 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Zhao Erfeng

Zhao Erfeng

Bagikan:
Zhao Erfeng
趙爾豐
250px-P.16c_Chao_Erh-feng.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Zhao Erfeng
Amban Tibet
Masa jabatan
1908–1911
Penguasa monarkiKaisar Xuantong
PendahuluLien Yu
PenggantiJabatan dihapus
Informasi pribadi
Lahir1845 (1845)
Meninggal1911 (umur 65–66)
Sebab kematianDipenggal
Karier militer
Pihak Dinasti Qing
SatuanDelapan Panji
Pertempuran/perangPemberontakan Batang, Ekspedisi Tiongkok ke Tibet (1910), Revolusi Xinhai
Zhao Erfeng
Hanzi tradisional: 趙爾豊
Hanzi sederhana: 赵尔丰
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Zhào Ěrfēng
- Wade-Giles: Chao Erh-feng
Jihe
(courtesy name)
Hanzi: 季和
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Jìhé
- Wade-Giles: Chi-ho
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Zhao.

Zhao Erfeng (1845–1911), nama kehormatan Jihe, adalah seorang pejabat Dinasti Qing dan Panji Tiongkok, yang termasuk dalam Panji Biru Murni. Ia dikenal sebagai amban terakhir di Tibet, diangkat pada Maret 1908 menggantikan Lien Yu, seorang Manchu. Sebelumnya, Zhao pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Kereta Api Sichuan - Hubei dan pelaksana tugas Raja Muda provinsi Sichuan, Zhao merupakan jenderal Tiongkok yang banyak difitnah pada akhir era kekaisaran Qing, dia memimpin kampanye militer di seluruh wilayah Kham (Tibet timur) dan akhirnya mencapai Lhasa pada tahun 1910, sehingga ia mendapat julukan "Penjagal Kham"[1] dan "Zhao si tukang jagal" (Hanzi:赵屠户, Zhào túhù ) karena telah membunuh lebih dari 3.000 orang tak bersalah di county Gulin.[2][3]

Penangkapan dan kematiannya

Pada tahun 1911, Zhao Erfeng yang saat itu menjabat sebagai Raja Muda Sichuan, menghadapi pemberontakan di wilayahnya. Menurut Han Suyin, masalah utamanya adalah kendali atas rencana jalur kereta api yang akan menghubungkan Sichuan dengan seluruh Tiongkok.[4] Peristiwa ini menjadi adalah latar belakang Pemberontakan Wuchang, awal dari Revolusi Tiongkok 1911. Setelah memerangi pemberontak pada 22 Desember 1911, ia ditangkap dan dipenggal oleh pasukan Revolusioner Republik Tiongkok yang berniat menggulingkan dinasti Qing.[5][6]

Sebelum kematiannya, Zhao berusaha mengumpulkan pasukan Qing yang berada di perbatasan Sichuan-Tibet untuk berangkat menuju Chengdu. Di sisi lain,dia sendiri membuat kompromi dengan pasukan republik seolah-olah dia akan menyerahkan kekuasaannya tanpa kekerasan. Ketika bala bantuan Qing dari Ya'an mendekati Chengdu, kepala pasukan republik Yin Changheng memerintahkan Zhao untuk dieksekusi.[7]

Zhao Erfeng adalah adik dari Zhao Erxun, yang juga merupakan tokoh penting pada tahun-tahun terakhir Kekaisaran Qing.

Referensi

  1. ↑ Tsering Shakya, "The Thirteenth Dalai Lama, Tubten Gyatso" Treasury of Lives, accessed May 11, 2021
  2. ↑ Arpi, Claude. The Fate of Tibet. Har-Anand Publications.
  3. ↑ 赵尔丰及其巴塘经营[pranala nonaktif permanen] (Zhao Erfeng and his Batang management), cnki.com.cn. (Author not specified): 'When Zhao Erfeng took office at the Yongning Daotai in the Xuyong Hall of Sichuan, he had murdered more than 3,000 innocent people in Gulin County, and from then on he became famous as "Zhao Tuhu".' (machine translation)
  4. ↑ Thomson, John Stuart (1913). China Revolutionized. Indianapolis: Bobbs-Merrill. hlm. 436. OCLC 411755. Diakses tanggal 2010-10-11. chao ehr feng tibet against the republicans.
  5. ↑ In The Crippled Tree by Han Suyin, the Wade-Giles spelling of his name, Chao Erfeng, was used.
  6. ↑ Thomson, John Stuart (1913). China Revolutionized. Indianapolis: Bobbs-Merrill. hlm. 35. OCLC 411755. Diakses tanggal 2010-10-11. chao decapitated.
  7. ↑ 辛亥波涛:纪念辛亥革命暨四川保路运动一百周年文集. Chengdu: Esphere Media. 2015. hlm. 232, 233. ISBN 9787545505191.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan