Sabtu, 07 November 2026
22:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Zaman Mesianik

Zaman Mesianik

masa yang akan datang di Bumi

Bagikan:
Bagian dari seri
Eskatologi
250px-TrumpetsBooks.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Dalam agama-agama Abrahamik, Zaman Mesianik adalah periode mendatang dari masa di dunia di mana mesias akan memerintah dan mengirim alam semesta menuju perdamaian dan persaudaraan, tanpa kejahatan apa pun. Sebagian besar orang meyakini bahwa akan datang masa semacam itu. Beberapa orang menyebutnya sebagai "kerajaan Allah" dan "dunia yang akan datang".

Yahudi

Menurut tradisi Yahudi, Zaman Mesianik akan menjadi salah satu kedamaian dan ketentraman dunia, sebuah zaman yang bebas perselisihan dan kerja keras, dan masa yang mendorong pengetahuan soal Sang Pencipta, Tema Mesias yang mengantar zaman perdamaian dunia muncul dalam dua pasal kitab suci terkenal dari Kitab Yesaya:

Mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.

Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.

Dalam Mishneh Torah, Moshe ben Maimon mendeskripsikan Zaman Mesianik:

"Dan pada masa itu, tak akan ada kelaparan atau perang, tak ada iri hati atau persaingan. Kebaikan akan berlimpah, dan seluruh makanan lewat tersedia seperti debu.
Seluruh pendudukan dunia hanya akan mengetahui Allah... bangsa Israel akan menjadi kebijaksanaan besar; mereka akan melihat kebenaran esoterik dan memahami kebijaksanaan Pencipta mereka sebagaimana kemampuan manusia. Seperti yang tertulis (Yesaya 11:9): "Sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya."[1]

Menurut Talmud,[2] Midrash,[3] dan karya Kabbalistik kuno, Zohar,[4] Mesias akan datang sebelum tahun 6000 dari masa penciptaan. Dalam kepercayaan Yahudi Ortodoks, kalender Ibrani bermula dari masa penciptaan, menjadikannya bertepatan dengan tahun 2240 pada kalender Gregorian.

Referensi

  1. ↑ Mishneh Torah, Laws of Kings 12:5
  2. ↑ Babylonian Talmud Rosh Hashana 31a and Sanhedrin 97a
  3. ↑ Pirke De Rabbi Eliezer, Gerald Friedlander, Sepher-Hermon Press, New York, 1981, p. 141.
  4. ↑ Zohar (1:117a) and Zohar Vayera 119a
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan