Sabtu, 31 Oktober 2026
03:26 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Zainul Yasni

Bagikan:
Zainul Yasni
Duta Besar Indonesia untuk Yordaniake-1
Masa jabatan
1985–1988
PresidenSoeharto
PendahuluTidak ada, jabatan baru
PenggantiSumaryo Suryokusumo
Informasi pribadi
Lahir(1928-02-25)25 Februari 1928
Meninggal13 Juni 1996(1996-06-13) (umur 68)
AnakM. Gunawan Yasni
Sedarnawati Yasni
Rita Polana Yasni
AlmamaterUniversitas Indonesia
Universitas Hasanuddin
Pekerjaan
Dikenal karena
Ahli ekonomi syariah

Zainul Yasni (25 Februari 1928 – 13 Juni 1996) adalah seorang ekonom syariah, pengajar, dan diplomat Indonesia.

Riwayat

Zainul Yasni dilahirkan di Payakumbuh, Sumatra Barat pada 25 Februari 1928.[1]

Ia pernah ditugaskan oleh pemerintah RI sebagai Ketua Tim Koordinasi Kegiatan Ekspor ke Timur Tengah - Departemen Perdagangan dan Koperasi (Depdagkop), lalu kemudian sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Yordania.[2]

Sebagai pengajar Zainul Yasni pernah mengajar pada Universitas Hasanuddin di Ujungpandang (Makassar), Sulawesi Selatan[3] serta sebagai Dosen Ilmu Ekonomi pada Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1959[4] dan Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Hasanuddin pada 1968.[5]

Zainul Yasni merupakan ayah dari M. Gunawan Yasni, seorang ekonom dan ahli keuangan syariah,[6] dan Sedarnawati Yasni, guru besar Institut Pertanian Bogor.[7]

Zainul Yasni meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta pada 13 Juni 1996 pukul 16.50 WIB dan dimakamkan keesokan harinya di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir.[2]

Karya tulis

  • Ilmu Garam Bukan Ilmu Gincu [8]
  • Bung Hatta menjawab (bersama Mohammad Hatta, Gunung Agung, 1978) [9]
  • Ekonomi swadaja, membangun daerah untuk kemakmuran bangsa (Bulan Bintang, 1968) [10]

Referensi

  1. ↑ "Apa & siapa sejumlah orang Indonesia". Grafiti Pers. 12 Sep 1984 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "KENANGAN BUAT PAPA". sendislami.com.
  3. ↑ https://www.unhas.ac.id/wp-content/uploads/2023/09/Sejarah-UNHAS-Dies-Natalis-65_2021_compressed.pdf
  4. ↑ "Ekonomi Swadaja – Membangun Daerah Untuk Kemakmuran Bangsa (Introduction)". sendislami.com.
  5. ↑ Yasni, Zainul (12 Sep 1968). "Ekonomi swadaja, membangun daerah untuk kemakmuran bangsa: dengan case study Sulawesi Selatan". Bulan Bintang – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Ekonomi Sufistik" Mizan Pustaka, Muhammad Gunawan Yasni. Diakses 19-5-2014.
  7. ↑ https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/73239/1/Orasi%20Sedarnawati_Fateta.pdf
  8. ↑ "Ilmu Garam Bukan Ilmu Gincu" Sendislami.com. Diakses 19-5-2014.
  9. ↑ "Bung Hatta menjawab" Books Google. Diakses 19-5-2014.
  10. ↑ "Ekonomi swadaja" Books Google. Diakses 19-5-2014.

Pranala luar

Jabatan diplomatik
Jabatan baru Duta Besar Indonesia untuk Yordania
1985–1988
Diteruskan oleh:
Sumaryo Suryokusumo
20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan