Jumat, 16 Oktober 2026
22:17 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Yuriko Miyamoto

Yuriko Miyamoto

Bagikan:
Ini adalah nama Jepang, nama keluarganya adalah "Miyamoto".
Yuriko Miyamoto
宮本 百合子
250px-Yuriko_Miyamoto_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Miyamoto Yuriko
Lahir(1899-02-13)13 Februari 1899[1]
Meninggal21 Januari 1951(1951-01-21) (umur 51)[1]
PekerjaanPenulis
Karier kepenulisan
Genrenovel, cerita pendek, esay, kritisisme sastra
Gerakan sastra
gerakan sastra proletarian

Yuriko Miyamoto (宮本 百合子, Miyamoto Yuriko, 13 Februari 1899 – 21 Januari 1951 ) adalah seorang novelis Jepang yang aktif pada zaman Taishō dan awal zaman Shōwa di Jepang.

Miyamoto Yuriko lahir di distrik Koishikawa di Tokyo (sekarang bagian dari distrik Bunkyō)

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Sachiko Shibata Schierbeck; Marlene R. Edelstein (1994). Japanese women novelists in the 20th century: 104 biographies, 1900-1993. Museum Tusculanum Press. hlm. 41–43. ISBN 978-87-7289-268-9. Diakses tanggal 30 Desember 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Buckley, Sandra. Broken Silence: Voices of Japanese Feminism. University of California Press (1997). ISBN 0-520-08514-0
  • Iwabuchi, Hiroko. Miyamoto Yuriko: Kazoku, seiji, soshite feminizumu. Kanrin Shobo (1996). ISBN 4-906424-96-1
  • Sawabe, Hitomi. Yuriko, dasuvidaniya: Yuasa Yoshiko no seishun. Bungei Shunju (1990). ISBN 4-16-344080-1
  • Tanaka, Yukiko. To Live and To Write: Selections by Japanese women writers 1913-1938. The Seal Press (1987). ISBN 0-931188-43-1
  • Wilson, Michiko Niikuni. ″Misreading and Un-Reading the Male Text, Finding the Female Text: Miyamoto Yuriko's Autobiographical Fiction″. U.S.–Japan Women′s Journal, English Supplement, Number 13, 1997, pp. 26–55.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Yuriko Miyamoto.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan