Senin, 19 Oktober 2026
07:00 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Yom Kippur

Yom Kippur

Hari pendamaian bagi Yahudi

Bagikan:
Yom Kippur
330px-Maurycy_Gottlieb_-_Jews_Praying_in_the_Synagogue_on_Yom_Kippur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yom Kippur (1878)
Nama resmibahasa Ibrani: יום כיפור atau יום הכיפורים
Nama lainHari Pendamaian
Dirayakan olehorang Yahudi
JenisKeagamaan
MaknaHari penghakiman untuk individu dan semua orang. Hari penebusan dosa, dan untuk Anak sapi emas.
Kegiatanpuasa, doa
Tanggalhari ke-10 di bulan Tishrei
Tahun 2026date missing (please add)
Terkait denganRosh Hashanah yang mendahului Yom Kippur, dan Sukkot yang mengikuti Yom Kippur.

Yom Kippur (יום כיפור yom kippūr); Hari Penebusan atau Hari Pendamaian (hari grafirat) adalah hari yang dianggap paling suci dalam agama [Yudaisme|Yahudi].[1] Perayaan ini jatuh pada tanggal 10 Tishri dalam kalender Yahudi.[1] Walaupun disebut perayaan, sebenarnya dilakukan puasa selama 25 jam, dihitung dari terbenamnya matahari.[2] Pengecualian diberikan kepada mereka yang sakit dan anak-anak.[3] Dasar penyelenggaraan perayaan ini berasal dari Pentateukh.[4] Hari raya ini adalah satu-satunya dalam Hari Raya Yahudi yang tidak ditunda apabila berbenturan dengan hari Sabat.[4]

Pelaksanaan pada masa lampau

Tidak banyak catatan mengenai pelaksanaan festival ini pada masa Bait ELHYM yang pertama, tetapi ada materi-materi mengenai perayaan Yom Kippur pada masa Bait ELHYM yang kedua.[1]

Pada masa itu, Yom Kippur terbagi atas dua bagian perayaan.[1] 2 hal terpenting dalam perayaan ini adalah dua ekor lembu (atau kambing) yang dikebiri.[5] Lembu pertama digunakan sebagai kurban penghapus dosa dan lembu lainnya digunakan sebagai kurban bakaran dan dipilih "tugasnya" dengan cara diundi terlebih dahulu.[5]

Bagian pertama adalah pelayanan persembahan korban yang dilakukan di Bait ELHYM., ketika Cohen Gadol melakukan pengakuan dosa di depan seluruh umat Israel.[1] Lalu,lembu yang jatuh menjadi kurban bakaran disembelih.[5] Penyembelihan ini dilakukan oleh Cohen Gadol dan para Cohanim dari suku Lewi.[5] Puncak dari bagian ini adalah ketika ia masuk ke dalam Ruang Mahakudus mengenakan pakaian dari linen berwarna putih dan mencipratkan darah dari korban persembahan dan menyalakan dupa.[1]

Pada bagian kedua dalam perayaan ini, hewan kedua tidak disembelih, melainkan dicerca, dihina, dan dikutuki oleh seluruh umat Israel sebelum dilepaskan oleh seseorang yang sudah dipilih.[5] Hal ini melambangkan diangkutnya seluruh dosa umat Israel ke padang pasir.[5]

Pelaksanaan Masa Kini

Penekanan dari perayaan ini terletak pada pengakuan dosa.[4] Perhiasan-perhiasan tidak boleh dipakai pada masa ini, setidaknya di dalam Sinagoge.[3] Selain itu, ada kebiasaan untuk terus berada di dalam Sinagoge selama perayaan ini berlangsung.[3]

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dilakukan selama hari raya ini:[6]

  • Berfokus pada pertobatan diri sendiri.
  • Memperbanyak amal dan melakukan perbuatan baik.
  • Membaca kisah-kisah yang menginspirasikan untuk bertobat.
  • Sebaiknya tidak menggunakan banyak waktu untuk belajar [[mussar], walaupun dianjurkan untuk mempelajarinya setiap hari.
  • Mempelajari mengenai doa-doa untuk memahami maknanya.
  • Pengakuan dosa tidak dilakukan hanya untuk dosa-dosa besar, tetapi juga dosa-dosa kecil dan bahkan kelakuan-kelakuan yang tidak kita yakin apakah itu dosa ataukah tidak.
  • Menuliskan komitmen mereka untuk satu tahun ke depan dan melihat apakah mereka sudah melakukan apa yang mereka komitmenkan selama setahun.

Selain itu, ada hal-hal yang pantang dilakukan selama perayaan ini berlangsung:[1]

  • Tidak diperkenankan untuk makan dan minum. Umat harus berpuasa.
  • Tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan seksual.
  • Tidak diperbolehkan untuk melakukan perminyakan.
  • Tidak diperbolehkan untuk mengenakan sepatu yang terbuat dari kulit.
  • Segala pantangan lainnya yang berlaku pada hari [Sabat] juga berlaku pada hari ini.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris)R.J. Zwi Werblowsky dan Geoffry Wigoder.1965.The Encyclopedia of The Jewish Religion.Canada:Holt, Rinehart.hlm48-49.
  2. ↑ (Inggris)R.J. Zwi Werblowsky dan Geoffrey Wigoder.1997.The Oxford Dictionary of The Jewish Religion.New York:oxford University Press. hlm.751.
  3. 1 2 3 (Inggris)Jacob Neusner, Alan J. Avery-Peck, William Scott Green.1999.The Encyclopedia of Judaism.New York:The Continuum Publishing Company. hlm.34, 46-47.
  4. 1 2 3 (Inggris)Geoffry Wigoder.1989.the Encyclopedia of Judiasm.New York:MacMillan Publishing Company. hlm192-194.
  5. 1 2 3 4 5 6 (Indonesia)Rasid Rachman.2005. Hari Raya Liturgi: Sejarah dan Pesan Pastoral Gereja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia. hlm 7-26
  6. ↑ (Inggris)Artscroll Mesorah Series.1989.Yom Kippur:Its Significance, Laws, and Prayers.New York:Mesorah Publications.ltd. hlm 18-25.

l

Lihat pula

  • [Rosh Hashanah]
  • [Perang Yom Kippur]
  • [Festival Tahunan (Yahudi)]
  • [Imamat 16]

Pranala luar


{JewishHolidays}

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan