Senin, 21 September 2026
22:04 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Yellow Magic Orchestra

Yellow Magic Orchestra

Grup musik elektronik Jepang

Yellow Magic Orchestra
YMO pada tahun 2008. Dari kiri ke kanan: Ryuichi Sakamoto, Yukihiro Takahashi, Haruomi Hosono.
YMO pada tahun 2008. Dari kiri ke kanan: Ryuichi Sakamoto, Yukihiro Takahashi, Haruomi Hosono.
Informasi latar belakang
Nama lain
  • YMO
  • YMO
  • Not YMO
  • Human Audio Sponge
  • HAS
  • HASYMO
AsalJepang Jepang
Genretekno, techno-pop, new wave, synth-pop[1]
Tahun aktif
  • 1978–1984
  • 1992–1993
  • 2002–2004
  • 2007–2012
  • 2018
  • 2019
Label
AnggotaHaruomi Hosono (vokal, gitar bass)
Yukihiro Takahashi (vokal, drum)
Ryuichi Sakamoto (kibor)

Yellow Magic Orchestra (イエロー・マジック・オーケストラ) atau disingkat YMO adalah grup musik Jepang yang dibentuk tahun 1978. Trio yang memainkan musik elektronik dengan penyintesis dan komputer ini dikenal sebagai perintis musik tekno di Jepang.

Album Solid State Survivor berhasil mencuatkan nama YMO hingga ke luar Jepang dengan penjualan di atas 2 juta keping LP.[2] Teknopop ala YMO yang dipengaruhi grup musik asal Jerman Kraftwerk ini menjadi inspirasi bagi grup musik lainnya, terutama The Plastics.[3] YMO juga dikenal sebagai musikus pertama yang menggunakan mesin drum Roland TR-808 pada penampilan langsung saat membawakan lagu 1000 Knives di Budokan pada tahun 1980.[4] Pada tahun 2003, YMO menduduki peringkat ke-2 dalam daftar 100 musisi pop Jepang teratas menurut HMV Jepang.[5]

Sejarah

1976-1978: Formasi awal

Sebelum grup YMO terbentuk, Sakamoto telah melakukan eksperimen dengan berbagai alat musik elektronik saat masih mengenyam pendidikan di Tokyo National University of Fine Arts and Music, termasuk penyintesis seperti Buchla, Moog, dan ARP.[6] Pimpinan grup musik YMO, Haruomi Hosono, telah menggunakan mesin drum Ace Tone sejak awal kariernya di awal tahun 1970-an.[7] Menyusul bubarnya grup musiknya Happy End pada tahun 1972, Hosono terlibat dalam perekaman beberapa lagu rok elektronik awal, seperti album folk pop rock Yōsui Inoue "Kōri no Sekai" (1973) dan album rock psikedelis progresif Osamu Kitajima "Benzaiten" (1974). Kedua album tersebut menggunakan penyintesis, gitar elektrik, bass elektrik, drum elektronik serta mesin drum. Pada waktu yang bersamaan, Hideki Matsutake, yang nantinya akan menjadi "anggota ke-4" dari grup musik ini, merupakan asisten musisi Isao Tomita.[8] Banyak metode dan teknik yang dikembangkan oleh Tomita dan Matsutake selama awal tahun 1970-an kemudian digunakan oleh Yellow Magic Orchestra.[9][10]

Sakamoto pertama kali bekerja sama dengan Hosono sebagai anggota live band-nya pada tahun 1976, sementara Takahashi merekrut Sakamoto untuk memproduksi rekaman solo debutnya pada tahun 1977 menyusul bubarnya Sadistic Mika Band. Hosono mengundang beberapa musikus, di antaranya termasuk Sakamoto dan Takahashi, untuk membantunya mengerjakan album Paraiso yang berisi lagu-lagu elektronik. Grup musik ini dinamakan "Harry Hosono and Yellow Magic Band" sebagai satire atas obsesi Jepang dengan ilmu hitam pada saat itu.[11] Pada awal tahun 1978, Hosono kembali bekerja sama dengan Sakamoto bersama Matsutake, untuk merekam album Cochin Moon, yang menggabungkan musik elektronik dengan musik India.[12] Dalam waktu yang bersamaan, Sakamoto merilis album solo perdananya, The Thousand Knives of Ryuichi Sakamoto, yang juga dikenal atas penggunaan awal dari sequencer musik Roland MC-8 Microcomposer.[13]

Saat Sakamoto mengerjakan Thousand Knives, Hosono mendapatkan ide untuk membuat grup musik disko instrumental yang berpotensi meraih kesuksesan di wilayah non-Jepang, yang kemudian mengundang Tasuo Hayashi dari Tin Pan Alley dan Hiroshi Sato dari Huckle Buck untuk bergabung, tapi mereka menolak.[13] Karena itu, Hosono kembali mengajak Sakamoto dan Takahashi untuk bergabung dan membentuk Yellow Magic Orchestra.[13]

Anggota

  • Haruomi Hosono (細野晴臣, Hosono Haruomi) (bass, pemimpin, produser)
Lahir: Minato, Tokyo, 9 Juli 1947, mantan anggota Apryl Fool, Happy End, dan Tin Pan Alley.
Lahir: Meguro, Tokyo, 6 Juni 1952, mantan anggota Sadistic Mika Band dan The Sadistics. Perancang kostum panggung YMO.
Lahir: Nakano, Tokyo, 17 Januari 1952, satu-satunya anggota YMO yang lulusan akademi musik. Mantan musisi studio yang bergabung dengan YMO tahun 1978 setelah membantu rekaman album solo Hosono. Setelah YMO bubar, Ryuichi Sakamoto menjadi komponis musik film termasuk Merry Christmas, Mr. Lawrence dan The Last Emperor.

Diskografi

Album studio

Album konser

Referensi

  1. Buckley, P. (2003), The Rough Guide to Rock, Rough Guides, London (pp. 1200–1201).
  2. Hardy, Phil (1988). Encyclopedia of Rock. New York: Schirmer Books. hlm. 476. ISBN 0-02-919562-4.
  3. Dorian, Frederick (1999). World Music: The Rough Guide. Rough Guides. hlm. 149. ISBN 1-8582-8636-0.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  4. U.S, Roland (2014-02-13). "TR-808 Drum Machine Flashback - Roland U.S. Blog". Roland U.S. (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-11-19.
  5. "Top 100 Japanese pops Artists - No.2". HMV Japan. 29 November 2003. Diakses tanggal 10 Juni 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Dayal, Gheeta (2006-07-07). "Yellow Magic Orchestra". Groove. The Original Soundtrack. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-02. Diakses tanggal 26 September 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "The Primer:Yellow Magic Orchestra". The Wire (majalah) (404): 38. Oktober 2017.
  8. "Interview with synth pioneer Hideki Matsutake – On YMO, Logic System, Modulars and beyond". Stereoklang. 25 Oktober 2017. Diakses tanggal 1 September 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Sound International, Issues 33-40. Link House Publications. 1981. hlm. 147.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. "Isao Tomita: Moog reverie". Resident Advisor. 13 Juli 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 31 Mei 2021.
  11. Lewis, John (4 Juli 2008). "Back to the future: Yellow Magic Orchestra helped usher in electronica – and they may just have invented hip-hop, too". The Guardian. Diakses tanggal 31 Mei 2021.
  12. Dominique Leone (19 Juli 2005). "Hosono & Yokoo: Cochin Moon". Pitchfork Media. Diakses tanggal 2 Juni 2021.
  13. 1 2 3 Tanaka, Yuji (11 November 2014). "Yellow Magic Orchestra: The Pre-MIDI Technology Behind Their Anthems". Red Bull Music Academy. Diakses tanggal 4 Juni 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Yellow Magic Orchestra.
Album studio
Album live
Singel
Musisi sesi
Terkait
Grup musik
Label rekaman
Album
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan