Rabu, 28 Oktober 2026
17:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Yasushi Akashi

Yasushi Akashi

Bagikan:
250px-Yasushi_Akashi_2008_%28cropped%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Yasushi Akashi, diplomat Jepang yang pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Yasushi Akashi (lahir 19 Januari 1931 di Hinai, Prefektur Akita) adalah seorang diplomat Jepang dan administratur Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebagai seorang pejabat internasional yang diangkat untuk duduk di Markas Besar Sekretariat PBB di New York City, ia memegang jabatan sebagai Wakil Sekretaris Jenderal untuk Informasi Publik, Wakil Sekjen untuk Urusan Perlucutan Senjata, dan Wakil Sekjen untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat.

Di antara banyak penugasan tambahan lainnya, ia juga menjabat sebagai Wakil Pribadi Sekretaris Jenderal untuk masalah perang di bekas Yugoslavia. Ia juga menjadi penyelia untuk perundingan damai Kamboja dan pemilihan umum yang kemudian dilakukan pada 1993.

Akashi berkunjung ke Sri Lanka pada minggu terakhir September 2006 untuk membantu perundingan antara pihak Macan Tamil dan pemerintah Sri Lanka.[1] Pada masa lampau, Akashi telah bertemu dengan pejabat Front Pembebasan Rakyat, Somawansa Amarasinghe.[2]

Rujukan

Didahului oleh:
Peter Hansen (Denmark)
Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan
Koordinator Bantuan Darurat

1996–1998
Diteruskan oleh:
Sérgio Vieira de Mello (Brasil)


40px-Emperor_Showa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan