Rabu, 28 Oktober 2026
09:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Xu Zhonglin

Bagikan:
Xu Zhonglin
Hanzi tradisional: 許仲琳
Hanzi sederhana: 许仲琳
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Xǔ Zhònglín[1]
- Wade-Giles: Hsü Chung-lin

Xu Zhonglin (Hanzi tradisional:許仲琳; Hanzi sederhana:许仲琳; meninggal tahun 1560) adalah seorang novelis fantasi Tiongkok yang hidup pada masa Dinasti Ming.[2] Ia paling dikenal sebagai penulis novel semi-mitologis abad ke-16 berjudul Pentasbihan para Dewa (封神演義; Fengshen Yanyi).[3] Ia lahir di Prefektur Yingtian, yang kini menjadi Nanjing.[4]

Salinan asli Fengshen Yanyi disimpan di Perpustakaan Jepang Sekretariat Besar, dicetak oleh Shu Zaiyang. Bagian kedua buku tersebut bertuliskan "diedit oleh Xu Zhonglin, Sang Pertapa Tua Gunung Zhong."[3] Ini kemungkinan merupakan asal-usul nama samaran-nya "Zhongshan Yisou" (鍾山逸叟), yang secara harfiah berarti "seorang tua yang bebas dan santai yang tinggal di Gunung Zhong". Beberapa mengatakan bahwa Xu menulis novel ini sebagai mas kawin untuk putrinya.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "许仲琳". MDBG. n.d. Diakses tanggal 2024-12-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  2. ↑ Mozina, David J. (2021). Knotting the banner : ritual and relationship in Daoist practice. Honolulu. hlm. 148. ISBN 978-0-8248-8670-7. OCLC 1252423432.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  3. 1 2 Yuming, Luo (2011-01-01). "Drama and Fiction of the Ming Dynasty". A Concise History of Chinese Literature (dalam bahasa Inggris). Brill. doi:10.1163/9789004203679_019. ISBN 978-90-04-20367-9.
  4. ↑ 中國文學 (dalam bahasa Inggris). Foreign Languages Press. 1983. hlm. 71.
Karakter
Fiksi
Historis
Duabelas Dewa Abadi Emas
Empat Murid Utama Jiejiao
Dewa
Televisi
Film
Permainan video
Terkait


Ikon rintisan

Artikel bertopik penulis atau penyair Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan