Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
| Pengembang | Xiaomi Inc. |
|---|---|
| Keluarga perangkat lunak | Android (Linux) |
| Kondisi kerja | Terkini |
| Model sumber | Sumber terbuka |
| Rilis perdana | Oktober 26, 2023;2 tahun lalu (2023-10-26) |
| Rilis stabil terkini | Lihat bagian Versi untuk kode versi berdasarkan perangkat dan wilayah. 3.0.3.0 (HyperOS 3) November 4, 2025;10 bulan lalu (2025-11-04) (Tiongkok) 3.0.3.0 (HyperOS 3) November 4, 2025;10 bulan lalu (2025-11-04) (Global) 2.0.204.0 (HyperOS 2.2) Oktober 27, 2025;10 bulan lalu (2025-10-27) (India) |
| Rilis tak-stabil terkini | OS4.0.0.9.WNLCNXM.PRE (HyperOS 4.0) / Agustus 14, 2026;43 hari lalu (2026-08-14) |
| Target pemasaran | Telepon pintar, komputer tablet, mobil, perangkat IoT, dan produk rumah pintar |
| Tersedia dalam | 82 bahasa (bervariasi menurut negara) |
| Metode pemutakhiran | Pemrograman melalui udara |
| Manajer paket | Paket aplikasi Android |
| Dukungan platform | ARM64 |
| Tipe kernel | Monolitik (Linux) |
| Antarmuka bawaan | Grafis |
| Lisensi | Berpemilik |
| Pendahulu | MIUI |
| Situs web resmi | mi.com/global/hyperos (Global) hyperos.mi.com (Tiongkok Daratan) |
| Xiaomi HyperOS | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Hanzi: | 小米澎湃OS | ||||||||||
| Makna harfiah: | Xiaomi Surge OS | ||||||||||
| |||||||||||
| HyperOS | |||||||||||
| Hanzi: | 澎湃OS | ||||||||||
| Makna literal: | Surge OS | ||||||||||
| |||||||||||
Xiaomi HyperOS (Hanzi:小米澎湃OS; Pinyin:Xiǎomǐ Péngpài OS), terkadang disingkat menjadi HyperOS (Hanzi:澎湃OS; Pinyin:Péngpài OS; harfiah: 'Surge OS'), adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Xiaomi. Sistem operasi ini berbasis Android dan menyatukan arsitektur perangkat lunak MIUI, Vela OS, Mina OS, termasuk sistem operasi untuk perangkat IoT dan otomotif.[1]
HyperOS diumumkan pada 17 Oktober 2023 dan pertama kali diperkenalkan bersama Seri Xiaomi 14 pada 26 Oktober 2023.[2][3][4] HyperOS menggantikan MIUI sebagai sistem operasi seluler milik Xiaomi.[5]
HyperOS dikembangkan dalam beberapa varian untuk berbagai wilayah, yaitu Tiongkok, EEA (Eropa), India, dan Global. Setiap wilayah memiliki implementasi HyperOS yang berbeda pada perangkat Xiaomi. Khusus versi EEA, sistem ini disesuaikan agar memenuhi regulasi Uni Eropa terkait perangkat seluler, termasuk mengenai periklanan dan ketentuan lainnya.
Sejarah
Pada tahun 2017, Xiaomi mulai mengembangkan Vela OS, sebuah platform perangkat lunak terpadu yang dirancang untuk perangkat IoT miliknya sendiri. Sistem ini berbasis NuttX[6] dan diumumkan secara resmi pada tahun 2020.[7][8]
Pada tahun 2019, Xiaomi mulai mengembangkan Mina OS, sebuah sistem keamanan berbasis mikrokernel.[1] Kemudian pada tahun 2021, setelah memutuskan untuk memasuki industri otomotif, Xiaomi juga mulai mengembangkan sistem operasi khusus untuk mobil.[1]
Pada tahun 2022, Xiaomi memutuskan untuk menyatukan arsitektur perangkat lunak dari seluruh sistem operasi tersebut, dan pengembangan HyperOS berhasil diselesaikan.[1]
Sistem operasi baru ini diumumkan melalui X dan Weibo pada 17 Oktober 2023, lalu diperkenalkan bersama Seri Xiaomi 14 pada 26 Oktober 2023.[2][3] HyperOS kemudian diluncurkan secara resmi di Beijing, bersamaan dengan pengumuman gelombang pertama perangkat yang kompatibel.[9]
HyperOS diluncurkan secara global pada ajang MWC 2024 di Spanyol.[10]
Pengembangan
Makalah teknis (Technical White Paper)
Pada 7 Desember 2023, Xiaomi mengadakan acara komunikasi pengalaman HyperOS yang menjelaskan berbagai detail mengenai HyperOS, termasuk arsitektur teknis dasar, fungsi saat ini, fitur yang akan datang, serta desain sistemnya.[11]
Dugaan pergantian nama sebelum peluncuran
Pada Agustus 2023, selama masa promosi Redmi K60 Extreme Edition setelah perilisannya, Xiaomi menyatakan bahwa ponsel tersebut akan menjadi salah satu perangkat pertama yang memperoleh pembaruan ke MIUI 15, dengan janji pembaruan OTA sistem selama lima tahun.[12]
Namun, Xiaomi pada akhirnya tidak merilis MIUI 15 dan sebagai gantinya secara resmi memperkenalkan Xiaomi HyperOS. Beberapa warganet beranggapan bahwa HyperOS hanyalah pergantian nama sementara dari MIUI 15 untuk kepentingan promosi.
Selain itu, pada 4 November 2023, dalam siaran langsung Bilibili oleh media teknologi Tiongkok Geekerwan [zh], pembawa acara Yunfei mengungkapkan bahwa versi sistem yang dikirim kepada media untuk pengujian pada September, yang ditujukan bagi Snapdragon 8 Gen 3, masih menggunakan nama MIUI 15, bukan HyperOS.[13]
Xiaomi tidak pernah menjelaskan alasan pembatalan MIUI 15, dan materi promosi mengenai pembaruan OTA sistem selama lima tahun untuk Redmi K60 Extreme Edition juga tidak pernah ditarik. Pada 1 Desember 2023, versi resmi pertama Xiaomi HyperOS mulai didistribusikan ke perangkat tersebut.
Dugaan hanya sebagai lapisan di atas Android
Mirip dengan versi awal HarmonyOS milik Huawei yang menggunakan kerangka kerja ganda, Xiaomi HyperOS menuai kontroversi luas di kalangan warganet setelah diperkenalkan. Banyak yang mempertanyakan apakah HyperOS benar-benar dikembangkan sendiri atau hanya merupakan sebuah lapisan di atas Android ("Android shell").
Menanggapi kontroversi tersebut, Jin Fan, Wakil Presiden Divisi Mobile Xiaomi Group sekaligus Kepala Departemen Perangkat Lunak Sistem, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Flypig bahwa Xiaomi memiliki kemampuan untuk menggunakan kernel buatannya sendiri maupun kernel Linux guna membangun sistem operasi yang secara fungsi dan antarmuka identik dengan HyperOS yang dirilis. Ia menjelaskan bahwa penggunaan kernel Android pada ponsel dan tablet dilakukan karena mempertimbangkan ekosistem perangkat lunak Android yang sudah sangat matang.[14]
Versi
Seperti halnya MIUI, HyperOS tersedia dalam beberapa versi untuk berbagai wilayah, yaitu Tiongkok, India, EEA (Eropa), dan versi Global. Khusus HyperOS EEA, sistem ini mendukung regulasi perangkat seluler di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), seperti kepatuhan terhadap GDPR serta pembatasan iklan.
Setiap versi HyperOS dibuat khusus untuk suatu wilayah dan model perangkat tertentu. Xiaomi memproduksi perangkat komunikasi di bawah tiga merek, yaitu Xiaomi, Redmi, dan Poco, yang seluruhnya mendukung HyperOS. Ponsel dan tablet Poco pada dasarnya merupakan versi global dari perangkat Redmi yang dijual di Tiongkok.
Kode versi HyperOS terdiri dari nomor rilis yang diikuti oleh tujuh huruf. Huruf pertama menunjukkan versi Android yang digunakan sebagai dasar sistem, huruf kedua dan ketiga menunjukkan kode model perangkat, huruf keempat dan kelima menunjukkan wilayah, sedangkan dua huruf terakhir menunjukkan operator seluler, atau "XM" jika perangkat tidak dikunci ke operator tertentu (unlocked).[15]
Sebagai contoh, kode versi 2.0.203.0.VNTEUXM dapat diuraikan sebagai berikut:
- V = Berbasis Android 15
- NT = Kode perangkat (Redmi 13 4G)
- EU = Wilayah (Eropa/EEA)
- XM = Tidak terkunci ke operator (carrier-free)
Daftar versi HyperOS terbaru untuk berbagai model perangkat dan wilayah terus diperbarui.[16]
Versi kustom
Sebuah organisasi bernama Xiaomi Europe, yang menggunakan domain xiaomi.eu dan bekerja sama secara resmi dengan Xiaomi meskipun tidak berafiliasi dengan perusahaan Xiaomi di Tiongkok, didirikan pada tahun 2010 sebagai komunitas bagi pengguna Xiaomi berbahasa Inggris yang menggunakan MIUI, dan kemudian HyperOS, beserta forum diskusinya.[17]
Situs tersebut merilis versi ROM Xiaomi buatannya sendiri yang telah dihapus dari aplikasi bawaan yang tidak diperlukan (debloated) serta ditingkatkan fiturnya. ROM tersebut dibuat berdasarkan ROM Tiongkok untuk perangkat yang menggunakan perangkat keras Qualcomm Snapdragon. Sebelumnya, Xiaomi Europe juga merilis versi beta mingguan MIUI dan HyperOS, namun Xiaomi kemudian menghentikan penyediaan kode beta HyperOS kepada mereka.[17]
Memasang ROM tidak resmi pada perangkat Android merupakan proses yang cukup rumit secara teknis, karena pengguna harus membuka kunci bootloader terlebih dahulu, kemudian melakukan flashing pada firmware perangkat.
Menurut xiaomi.eu, ROM mereka telah disetujui oleh distributor resmi Xiaomi di Eropa, ABC Data, sehingga pemasangannya tidak membatalkan garansi pada perangkat yang dijual melalui distributor tersebut.[18] Namun, menurut salah satu pemimpin xiaomi.eu pada tahun 2021, sebelum perangkat dikirim untuk perbaikan garansi, pengguna harus mengembalikan ROM resmi Xiaomi dan mengunci kembali bootloader.[19]
Selain xiaomi.eu, terdapat berbagai versi HyperOS kustom lainnya yang dikembangkan untuk perangkat Xiaomi.[20] Selain itu, pengguna juga dapat memasang berbagai ROM Android kustom lainnya yang tidak berbasis HyperOS pada perangkat Xiaomi.[21]
Riwayat versi
| Versi | Tangkapan layar | Versi Android | Tanggal rilis | Rilis Stabil Terakhir | Rilis Beta Pertama | Rilis Beta Terakhir | Perubahan penting |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Old version, no longer supported: HyperOS 1 | 13–15 | 02023-10-1717 Oktober 2023 | 1.1.3.0
(Pasar Global) 1.0.50.0 (Pasar Tiongkok) |
23.11.8 | 24.7.28 |
| |
| Older version, yet still supported: HyperOS 2 | 14–16 | 02024-10-2929 Oktober 2024 | 2.0.227.0
(Pasar Global) 2.0.222.0 (Pasar Tiongkok) |
| |||
| Current stable version: HyperOS 3 | 15–16 | 02025-08-2929 Agustus 2025 | 3.0.20.0
(Pasar Global) 3.0.4.0 (Pasar Tiongkok) |
| |||
| Current stable version: HyperOS 3.1 | 16–17 | 4 Maret 2026 | 3.0.332.0
(Pasar Global) 3.0.315.0 (Pasar Tiongkok) |
|
Membuka kunci bootloader
Membuka kunci bootloader pada perangkat Android memungkinkan firmware diganti dengan ROM kustom yang berbeda dari firmware resmi Xiaomi, serta dapat memberikan akses istimewa melalui proses yang dikenal sebagai rooting. Proses rooting memiliki risiko keamanan apabila dimanfaatkan melalui eksploitasi berbahaya.
Xiaomi menyediakan prosedur resmi yang memungkinkan pengguna membuka kunci bootloader perangkat mereka. Namun, sejak peluncuran HyperOS, Xiaomi secara bertahap memperketat kemampuan membuka kunci bootloader. Menurut Xiaomi, kebijakan ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan perangkat, menjaga keamanan sistem, mengurangi kesalahan yang timbul akibat modifikasi sistem yang kemudian disalahartikan sebagai bug HyperOS, serta melindungi data pengguna dan layanan sistem. Selain itu, perangkat dengan bootloader yang telah dibuka tidak lagi menerima pembaruan HyperOS atau peningkatan dari MIUI melalui OTA (over-the-air), meskipun paket pembaruan masih dapat diunduh secara manual.[23]
Prosedur untuk membuka kunci bootloader berubah dari waktu ke waktu dan menjadi semakin ketat, terutama untuk perangkat yang dijual di Tiongkok.[24] Perubahan besar diberlakukan pada tahun 2025. Setiap akun hanya dapat membuka kunci bootloader pada satu perangkat setiap tahun. Proses tersebut juga harus diselesaikan dalam batas waktu tertentu, dan kesalahan selama proses dapat menyebabkan perangkat tidak dapat membuka kunci bootloader secara permanen. Setelah bootloader berhasil dibuka, fitur buka kunci menggunakan wajah dan sidik jari menjadi tidak tersedia, layanan Xiaomi Find Device dinonaktifkan, serta Google Pay dan beberapa fitur lainnya dapat berhenti berfungsi.[25][26][27]
XDA Developers memiliki forum diskusi yang terus diperbarui mengenai berbagai metode untuk membuka kunci bootloader perangkat Xiaomi tanpa melalui prosedur resmi perusahaan.[28][29]
Referensi
- 1 2 3 4 "雷军:小米澎湃 OS 经过 13 年探索,统一 MIUI、车机等软件架构 - IT之家". ITHome. Diakses tanggal 2023-10-23.
- 1 2 Sharma, Adamya (2023-10-17). "Xiaomi is retiring MIUI after 13 long years and replacing it with a brand new OS". Android Authority (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-10-17.
- 1 2 "雷军:小米"新十年"将长期深耕底层技术、逐步形成引领,开启"人车家全生态" - IT之家". ITHome. Diakses tanggal 2023-10-23.
- ↑ "Prepare for the forthcoming evolution of Xiaomi's operating system". Twitter. 2023-10-17. Diakses tanggal 2024-06-22.
- ↑ Pandey, Rajesh (2023-10-17). "So long, MIUI: Xiaomi announces HyperOS". Android Police (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-10-17.
- ↑ "Xiaomi Vela - 小米物联网嵌入式软件平台". iot.mi.com. Diakses tanggal 2023-10-23.
- ↑ "小米推出物联网软件平台小米Vela,可打通IoT应用 - IT之家". ITHome. Diakses tanggal 2023-10-31.
- ↑ Balaji, S (November 5, 2020). "Xiaomi launches a new IoT Software Platform "Xiaomi Vela" based on NuttX OS". Gizmochina. Diakses tanggal Oktober 31, 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Lei Jun: Xiaomi's 'New Decade' Will Deeply Cultivate Underlying Technologies, Gradually Form Leadership, and Start the 'All-Ecology of People, Cars, and Homes'". ITHome. 10 Oktober 2023. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-11-26.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rahman, Basith (2024-02-25). "MWC 2024: Xiaomi 14 Ultra, Xiaomi 14 and Xiaomi Pad 6S Pro Launched". Mysteries. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-08-08. Diakses tanggal 2024-10-13.
- ↑ "Xiaomi Releases HyperOS Technical White Paper Containing System Architecture and Key Technology Introduction". pingce.ifeng.com (dalam bahasa Tionghoa). Diakses tanggal 2024-02-21.
- ↑ PChome (23 Agustus 2023). "Redmi K60 Extreme Edition First to Upgrade to MIUI 15: 5 Years of OTA Updates". Sina Tech.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Night Can't Sleep Meow. "Geekerwan's Sharp Review of Xiaomi HyperOS (Supplement)". Bilibili.
- ↑ flypig's Small Account. "We Questioned Jin Fan, "Lei Jun Jin Fan" That Jin Fan_哔哩哔哩_bilibili". www.bilibili.com (dalam bahasa Simplified Chinese). Diakses tanggal 2024-02-21.
- ↑ "Choose HyperOS & MIUI version to install: step-by-step guide". MIUIROM. 29 Juni 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Situs web ini menjelaskan arti kode versi yang digunakan. - ↑ "HyperOS & MIUI ROM Download: latest version for Xiaomi, Mi, Redmi, POCO". MIUIROM. Diperbarui sesuai kebutuhan.
- 1 2 "Home page, with 'About us' and forum list". Xiaomi European Community. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 April 2021. Diakses tanggal 22 Juni 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Diperbarui secara berkala. - ↑ "HyperOS 2.0 STABLE RELEASE". Unofficial Xiaomi European Community. 10 November 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ ingbrzy, Xiaomi.eu ROM leader (24 Januari 2021). "Answer to: Do I have warranty after flashing xiaomi.eu?". Xiaomi European Community. Diarsipkan dari asli tanggal 28 April 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Mirza, Hassan (10 November 2025). "Project for Android Devices, since 2020". Elite Development. Diakses tanggal 14 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "All custom ROMs available for your device". Customrombay.org. Diakses tanggal 14 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Cari model perangkat Xiaomi untuk melihat daftar ROM kustom yang tersedia. - ↑ "HyperOS3 - Xiaomi Global". Mi Global Home (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-10-02. Diakses tanggal 2025-12-06.
- ↑ Simons, Hadlee (8 November 2023). "Your Xiaomi phone won't get HyperOS updates if you unlock the bootloader". Android Authority. Diakses tanggal 2024-10-11.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Xiaomi: Bootloader Unlocking Permissions for Hyper OS Will Be Open Only to Developers and Enthusiasts" (dalam bahasa Chinese). IT Home. 2023-11-08.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) - ↑ "Unlock Bootloader Xiaomi: how to lock/relock on Mi, Redmi, POCO". Official HyperOS & MIUI ROM Download. 24 Juni 2025. Diakses tanggal 3 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Mi Flash Unlock Tool download: latest version". Official HyperOS & MIUI ROM Download. 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 3 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Xiaomi's 2025 Bootloader Unlock Policy: Everything You Need to Know". Gizmochina. 20 Januari 2025. Xiaomi has introduced significant changes to its Bootloader unlocking policy, effective from January 1, 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Xiaomi HyperOS BootLoader Unlock / Bypass Xiaomi Requirements (Simplified Method)". XDA Forums. Diskusi yang dimulai pada 15 Januari 2024 mengenai metode yang tidak lagi dapat digunakan sejak HyperOS 2.
- ↑ "How to unlock bootloader on Xiaomi HyperOS (all devices,except CN)". XDA Forums. Diskusi yang dimulai pada 1 Februari 2024.
[[Kategori: Perangkat lunak] [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8]
- ↑ https://ximitime.com/all-xiaomi-miui-and-hyperos-slogans-77139/
- ↑ https://kumparan.com/how-to-tekno/apa-itu-hyperos-xiaomi-ini-penjelasannya-225JUhiEdnZ
- ↑ https://www.gizmochina.com/2024/01/31/what-is-hyperos/
- ↑ https://www.mi.com/global/hyperos/
- ↑ https://www.mi.co.id/id/hyperos/
- ↑ https://ximitime.com/hyperos-3-drops-in-48-hours-xiaomi-confirms-date-63093/
- ↑ https://www.huaweicentral.com/xiaomi-hyperos-3-rollout-schedule/
- ↑ https://www.huaweicentral.com/hyperos-4-coming-in-july-august-for-these-devices/
