Senin, 19 Oktober 2026
04:34 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Wulan Bahagia

Bagikan:
Wulan Bahagia
Tanggal pendirian18 Januari 2005
Kantor pusatJakarta, Indonesia

Paguyuban Wulan Bahagia (Warga Usia Lanjut Bahagia) merupakan himpunan bagi warga usia lanjut yang ingin tetap memberikan perhatian pada Buddhadharma. Paguyuban ini merupakan salah satu dari lima badan otonom Majelis Buddhayana Indonesia.[1]

Sejarah

Pembentukan

Sebagai realisasi amanah MUNAS VII MBI di Jawa Timur, Paguyuban Wulan Bahagia dibentuk untuk menampung aspirasi dan dinamisasi para sesepuh dan umat Buddha yang telah berusia lanjut dalam lingkungan Majelis Buddhayana Indonesia di seluruh Indonesia. Badan Otonom Paguyuban Warga Usia Lanjut Bahagia (disingkat Wulan Bahagia MBI) dibentuk pada tanggal 18 Januari 2005. Maksud dan tujuan dibentuknya paguyuban ini adalah untuk mengupayakan supaya para warga usia lanjut selalu hidup bahagia, sehat secara jasmani dan rohani, tetap bersemangat dan terhormat, tetap bermakna dan berguna bagi keluarga masyarakat dan umat.

Kegiatan

Kegiatan Paguyuban Wulan Bahagia MBI antara lain:[2][3][4]

  1. Membentuk kelompok diskusi Dharma untuk mengatasi masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan bimbingan Sangha Agung Indonesia.
  2. Membuka pelayanan konsultasi bagi umat Buddha pada umumnya dan para warga usia lanjut pada khususnya.
  3. Seminar (secara berkala mengadakan diskusi dan seminar tentang kesehatan rohani dan jasmani, kerukunan hidup berkeluarga, bermasyarakat, dan bernegara).
  4. Bakti Sosial.
  5. Seni Budaya (senam, latihan dansa, dan sebagainya)
  6. Darmawisata.
  7. Makan dan minum teh bersama.
  8. Menampung dan menyalurkan aspirasi, memperjuangkan dan memelihara kepentingan serta kedudukan para warga.

Lihat pula

Referensi

Bacaan lanjut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan