Sabtu, 03 Oktober 2026
20:28 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Wollastonit

Wollastonit

Bagikan:
Wollastonite
250px-Wollastonite_madagascar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Umum
KategoriMineral
Rumus kimiaKalsium silikat, CaSiO3
Klasifikasi Strunz09.DG.05
Identifikasi
Kekerasan skala Mohs4.5 to 5.0

Wollastonit adalah mineral kalsium inosilikat (CaSiO3) yang dapat mengandung sejumlah kecil besi, magnesium, dan mangan sebagai pengganti kalsium. Wollastonit ini biasanya berwarnna putih. Wollastonit terbentuk ketika batugamping atau batudolo yang tidak murni dikenai suhu dan tekanan yang tinggi, kadang-kadang ditambah dengan adanya cairan silica-bearing seperti dalam skarn atau batuan metamorf kontak. Mineral ikutan yang terbentuk termasuk garnet, vesuvianit, diopsid, tremolit, epidot, plagioklas feldspar, piroksen dan kalsit. Wollastonit dinamakan berdasarkan nama seorang kimiawan Inggris dan mineralogi William Hyde Wollaston (1766-1828).

Beberapa sifat yang membuat wollastonit sangat berguna adalah kecerahan dan keputihannya yang tinggi, kelembaban dan penyerapan minyak yang rendah, serta konten volatil yang rendah. Wollastonite digunakan terutama dalam keramik, produk-produk gesekan (rem dan kopling), pembuat logam, pengisi cat, dan plastik.

Meskipun terdapat kesamaan kimia dengan spektrum komposisi dari kelompok mineral piroksen- dimana magnesium dan substitusi besi untuk kalsium berakhir dengan diopsid dan hedenbergit - secara struktural, wollastonit sangat berbeda, dengan ikatan tetrahedron SiO4 rangkap tiga[1] (pada piroksen ikatan rangkap dua)

Komposisi

Pada CaSiO3 murni, setiap komponen membentuk hampir setengah berat mineral: 48.3% CaO dan 51.7% SiO2. Pada kasus-kasus tertentu, sejumlah kecil besi (Fe), dan mangan (Mn), serta sejumlah kecil magnesium (Mg) mensubtitusi kalsium (Ca) dalam rumus mineral (contohnya: rhodonit)[2] Wollastonit dapat membentuk kelompok larutan padat dalam sistem CaSiO3-FeSiO3, atau perpaduan hidrotermal antar dasa pada sistem MnSiO3-CaSiO3.[3]

Keterjadian geologi

250px-WEZUWIAN_WOLLASTONIT_ANDRADYT_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
wollastonit pada skarn dengan diopsid(hijau), andratit garnet (merah) dan vesuuvianit (coklat gelap) dari tambang Stanislaw dekat Szklarska Poręba, Pegunungan Izerskie , Lower Silesia, Polandia.

Wollastonit biasanya terbentuk sebagai konstituen umum dari batugamping tidak murni yang termetamorfosa termal, bisa juga terbentuk ketika silikon akibatimetamorfosis kontak mengalterasi sedimen gampingan, atau kontaminasi batuan beku yang menyusup. Sebagian besar kejadian-kejadian tersebut adalah hasil dari reaksi antara kalsit dan silika dengan hilangnya karbon dioksida seperti pada reaksi dibawah: [3]

CaCO3 + SiO2 → CaSiO3 + CO2

Wollastonit juga dapat diproduksi dalam reaksi difusi pada skarn, wollastonit berkembang ketika batugamping di dalam batupasir bermetamorfosa akibat adanya dike, yang menghasilkan pembentukan wollastonit di batupasir sebagai akibat migrasi Ca keluar. [3]

Referensi

 Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari United States Geological Surveydokumen "Wollastonite".

  1. ↑ William Alexander Deer; Robert Andrew Howie; J. Zussman (1992). An introduction to the rock-forming minerals. Longman Scientific & Technical. ISBN 978-0-470-21809-9.
  2. ↑ Andrews, R. W. Wollastonite.
  3. 1 2 3 Deer, Howie and Zussman.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan