Minggu, 18 Oktober 2026
03:47 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Wisma Olimpiade

Wisma Olimpiade

Bagikan:
250px-OlympDorf_Berlin_08-2013_img04.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Desa Olimpiade Berlin tahun 1936

Wisma Olimpiade (Inggris: Olympic Village) adalah sebuah pusat akomodasi yang dibangun untuk Pertandingan Olimpiade, biasanya di sebuah Taman Olimpiade atau tempat lain di kota tuan rumah. Desa Olimpisde dibangun untuk merumahi seluruh atlet yang ikut serta, serta pihak berkepentingan dan magang atletik. Setelah Pembantaian Munich pada Olimpisde 1972, desa tersebut sangat diamankan. Hanya atlet, magang dan pihak berkepentingan yang diizinkan memasuki desa tersebut, meskipun para anggota keluarga dan mantan atlet Olimpide diperbolehkan masuk dengan pengecekan. Pers dan media juga dilarang masuk.[butuh rujukan]

Olimpiade Musim Panas 1924 di Paris, Prancis menjadi Olimpiade Musim Panas pertama yang memiliki Wisma Olimpiade di mana saat itu sejumlah pondok untuk mengakomodasi para atlet dibangun di sekitar stadion. Saat itu, pondok-pondok tersebut bersifat sederhana berupa pondok-pondok kayu berperabot.[1]

Daftar Desa Olimpiade

  • Athena 1906: Zappeion, yang dipakai pada Athena 1896 sebagai Balai Anggar utama, dipakai pada 1906 sebagai Desa Olimpiade (bukan tujuan sebenarnya).[2]
  • Paris 1924: Di Paris pada 1924, sejumlah kabin dibangun di dekat stadion untuk merumahi para atlet yang berkunjung; kompleks tersebut disebut "Desa Olimpiade".[3]

Referensi

  1. ↑ Berlinger, Joshua; CNN (2024-06-25). "No AC but the 'greenest' ever Games? Inside Paris' landmark Olympic Village". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-07-07.{{cite web}}: |last2= memiliki nama generik
  2. ↑ "The Zappeion Exhibition Hall over time". The Zappeion Megaron Hall of Athens. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-21. Diakses tanggal 2008-11-11.
  3. ↑ "Olympic Village (village, Olympic Games) - Encyclopædia Britannica". Britannica.com. Diakses tanggal 2014-02-17.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan