Senin, 19 Oktober 2026
15:44 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Wisakanya

Bagikan:

Wisakanya (Dewanagari: विषकन्या; ,IAST: Viṣakanyā,; dieja wi·sa·kan·ya, bahasa Indonesia: "Gadis racun") adalah wanita muda yang dikabarkan dipakai sebagai pembunuh, sering kali terhadap para musuh yang kuat, pada zaman India Kuno.[1] Darah dan cairan tubuh mereka dikabarkan meracuni orang lain, seperti yang disebutkan dalam risalah India kuno, Arthasastra, yang ditulis oleh Canakya, seorang penasehat dan perdana menteri Kaisar Maurya pertama Chandragupta (s. 340–293 SM).[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Roy, Kaushik (2004-01-01). India's Historic Battles: From Alexander the Great to Kargil (dalam bahasa Inggris). Orient Blackswan. hlm. 24. ISBN 9788178241098.
  2. ↑ Radhey Shyam Chaurasia (1 Januari 2002). History of ancient India: earliest times to 1000 A.D. Atlantic Publishers & Dist. hlm. 100. ISBN 978-81-269-0027-5. Diakses tanggal 20 Juni 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

  • The Vish-Kanya or Poison Damsel of Ancient India, Illustrated by the story of Susan Ramashgar. Folklore Society, Britain, 1927.
  • Poison-damsels: Folklore of the world, by Norman Mosley Penzer, Somadeva Bhatt. Ayer Publishing, 1980. ISBN0-405-13336-7. Excerpts
  • Vishkanya: True stories of famous women spies of the world in story form. by Yashvant Mehta. Publisher: Gurjar, 1996.
  • Vishkanya, by Esa Mehta. Rajasthani Granthagar, 2007.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan