Rabu, 23 September 2026
09:01 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Winston Peters

Winston Peters

Biografi Hermenegildo Brito Soares lahir di sebuah villa Verde adalah sebuah desa kecil di kota Dili Timor-Leste

Winston Peters
250px-Winston_Peters_in_2024_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peters pada 2024
Wakil Perdana Menteri Selandia Baru ke-13
Masa jabatan
26 Oktober 2017 –6 November 2020
Penguasa monarkiElizabeth II
Cindy Kiro
PendahuluPaula Bennett
PenggantiGrant Robertson
Masa jabatan
16 Desember 1996 –14 Agustus 1998
Gubernur-JenderalMichael Hardie Boys
PendahuluDon McKinnon
PenggantiWyatt Creech
Perdana Menteri Selandia Baru
Pelaksana tugas
Masa jabatan
21 Juni 2018 –2 Agustus 2018
Penguasa monarkiElizabeth II
Governor-GeneralPatsy Reddy
Menteri Urusan Luar Negeri ke-25
Mulai menjabat
26 Oktober 2017
PendahuluGerry Brownlee
Masa jabatan
19 Oktober 2005 –29 Agustus 2008
PendahuluPhil Goff
PenggantiMurray McCully
Pemimpin New Zealand First
Mulai menjabat
18 Juli 1993
PresidenDoug Woolerton
Dail Jones
George Groombridge
Kevin Gardener
Anne Martin
Brent Catchpole
WakilTau Henare
Peter Brown
Tracey Martin
Ron Mark
Fletcher Tabuteau
PendahuluJabatan dibentuk
Menteri Keuangan Selandia Baru ke-1
Masa jabatan
16 Desember 1996 –14 Agustus 1998
PendahuluJabatan dibentuk
PenggantiBill Birch
Menteri Urusan Māori ke-35
Masa jabatan
2 November 1990 –2 Oktober 1991
PendahuluKoro Wētere
PenggantiDoug Kidd
Anggota Parlemen Selandia Baru
Mulai menjabat
23 September 2017
Daerah pemilihanKetua New Zealand First
Masa jabatan
28 Maret 2015 –23 September 2017
PendahuluMike Sabin
PenggantiMatt King
Daerah pemilihanNorthland
Masa jabatan
26 November 2011 –28 Maret 2015
Daerah pemilihanKetua New Zealand First
Masa jabatan
17 September 2005 –3 Oktober 2008
Daerah pemilihanKetua New Zealand First
Masa jabatan
17 Juli 1984 –17 September 2005
PendahuluKeith Allen
PenggantiBob Clarkson
Daerah pemilihanTauranga
Masa jabatan
24 Mei 1979 –28 November 1981
PendahuluMalcolm Douglas
PenggantiColin Moyle
Daerah pemilihanHunua
Informasi pribadi
LahirWynston Raymond Peters[1]
11 April 1945 (umur 81)
Whangarei, Selandia Baru
Partai politikNew Zealand First (sejak 1993)
Nasional (sebelum 1993)
KerabatJim Peters (saudara)
Ian Peters (saudara)
PendidikanUniversitas Auckland
Tanda tangan

Winston Raymond Peters PCMP (lahir 11 April 1945) adalah seorang politikus Selandia Baru yang menjabat sejak 2017 sebagai Wakil Perdana Menteri Selandia Baru dan Menteri Urusan Luar Negeri. Ia sebelumnya menjadi wakil perdana menteri dari 1996 sampai 1998. Peters memimpin partai populis New Zealand First sejak dibentuk pada 1993. Ia mulai menjadi anggota parlemen sejak 2011, sebelumnya menjabat dari 1979 sampai 1981 dan 1984 sampai 2008.[1][2]

Pandangan politik

Politik

Winston Peters dipandang sebagai seorang nasionalis dan populis oleh komentator politik.[3][4][5] Dia telah lama menganjurkan demokrasi langsung dalam bentuk “referendum yang mengikat yang diprakarsai oleh warga negara”, untuk menciptakan “demokrasi yang berasal dari rakyat dan untuk rakyat”, sekaligus memaksa pemerintah “untuk menerima kemauan rakyat”.[6] Peters juga memakai retorika anti-kemapanan dan anti-elit[4][7] seperti mengkritik apa yang ia anggap sebagai "elit yang sombong secara intelektual di lingkaran pemerintah dan birokrat".[6] Ia hanya dikenal sebagai Winston karena kehadirannya di setiap poros politik selama kariernya sebagai politikus Selandia Baru selama lima dekade.[8] Karisma dan sifat berbusanya juga dimanifestasi dalam retorika populisnya.[9][10]

Ekonomi dan sosial

Ia sangat mendukung pemotongan pajak;[11] tetapi ia juga mengkritik perdagangan bebas yang diberlakukan pada masa pemerintahan Buruh IV dan Nasional IV pada dekade 80 dan 90an, menentang privatisasi dan deregulasi. Platform ekonominya didasari oleh kebijakan pemerintah Nasional dibawah Robert Muldoon.[12]

Peters mendukung skema pensiun wajib bagi seluruh warga Selandia Baru.[13] Ia telah menggalang dukungan khusus dari kalangan lansia dan dukungan bagi partainya terpusat di kalangan warga Selandia Baru yang berusia di atas 60 tahun.[14]

Imigrasi

Peters menentang tingginya tingkat imigrasi, untuk "menghindari identitas, nilai-nilai dan warisan Selandia Baru terendam".[15] Ia menggaris bawahi bahaya imigrasi secara ekonomi dan budaya.[16] Peters kerap menyatakan bahwa level imigrasi dari Asia ke Selandia Baru terlalu tinggi; pada 2004 ia berkata: "Kita sedang ditarik menuju status koloni Asia dan sudah saatnya menempatkan kepentingan rakyat Selandia Baru terlebih dahulu di negara mereka sendiri".[17] Pada 26 April 2005, Peters berkata: "Māori akan merasa terganggu mengetahui bahwa dalam waktu 17 tahun mereka akan kalah jumlah dari orang Asia di Selandia Baru", sebuah perkiraan yang dibantah oleh Statistics New Zealand, badan statistika pemerintah. Peters kemudian menanggapi bantahan tersebut, menyatakan bahwa pemerintah telah menganggap remeh tingkat pertumbuhan populasi imigran Asia pada masa lalu.[18]

Referensi

  1. 1 2 Cooke, Henry (6 Oktober 2017). "A brief history of Winston Raymond Peters". Stuff.co.nz. Diakses tanggal 13 November 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Bale, Tim; Blomgren, Magnus (2008), "Close but no cigar?: Newly governing and nearly governing parties in Sweden and New Zealand", New Parties in Government, Routledge, hlm. 94, ISBN 9780415404990{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Parameter work dengan ISBN (link)
  3. "NZ gets anti-migrant foreign minister". The Age. Melbourne, Australia. Australian Associated Press. 18 Oktober 2005. Diakses tanggal 4 Desember 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Rydgren, Jens (2005). Movements of Exclusion: Radical Right-wing Populism in the Western World (dalam bahasa Inggris). Nova Publishers. hlm. 30. ISBN 9781594540967.
  5. Graham-McLay, Charlotte (2 Agustus 2020). "'I'm going nowhere but up': Winston Peters on populism, politics and the polls". The Guardian. Diakses tanggal 16 Agustus 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Peters, Winston (12 November 2003). "Replacing Political Tyranny With Direct Democracy | Scoop News". Scoop. Diakses tanggal 20 Juni 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Duncan, Grant. "Who's NZ's anti-establishment candidate? – Massey University". massey.ac.nz. Massey University. Diakses tanggal 16 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Vowles, Jack; Coffé, Hilde; Curtin, Jennifer (2012). A Bark But No Bite: Inequality and the 2014 New Zealand General Election. Canberra: ANU Press, Australian National University. hlm. 167.
  9. "The future of NZ First and its leader". RNZ (dalam bahasa New Zealand English). 2021-06-22. Diakses tanggal 2024-05-13.
  10. "Election 2023: Winston Peters wooing small crowds as popularity creeps up in polls". RNZ (dalam bahasa New Zealand English). 2023-10-02. Diakses tanggal 2024-05-13.
  11. Jones, Nicholas (7 Mei 2017). "Winston Peters not credible on tax cuts, Prime Minister Bill English says". The New Zealand Herald. Diakses tanggal 3 November 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. Cooke, Henry (6 Oktober 2017). "A brief history of Winston Raymond Peters". Stuff. Diakses tanggal 13 November 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. "Policies | Superannuation". New Zealand First. 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 5 November 2017. Diakses tanggal 3 November 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. Roper, Juliet; Holtz-Bacha, Christina; Mazzoleni, Gianpietro (2004). The Politics of Representation: Election Campaigning and Proportional Representation (dalam bahasa Inggris). Peter Lang. hlm. 40. ISBN 9780820461489.
  15. Landis, Dan; Albert, Rosita D. (2012). Handbook of Ethnic Conflict: International Perspectives (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm. 52. ISBN 9781461404484.
  16. Liu, J. H.; Mills, D (Maret 2006). "Modern racism and market fundamentalism: The discourses of plausible deniability and their multiple functions. Journal of Community and Applied Social Psychology, 16, 83–99 (PDF Download Available)". Journal of Community & Applied Social Psychology. 16 (83–99).{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. "Winston Peters' memorable quotes". The Age. 18 Oktober 2005. Diakses tanggal 6 April 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. Berry, Ruth (26 April 2005). "Peter's Asian warning". The New Zealand Herald. Diakses tanggal 23 Oktober 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Winston Peters.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Winston Peters.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan