Kamis, 24 September 2026
04:25 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Wing Kardjo

Wing Kardjo

Fragmen_Malam.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Fragmen Malam karya Wing Kardjo

Wing Kardjo (lahir di Garut, Jawa Barat pada 23 April 1937 - meninggal di Jepang pada 19 Maret 2002) adalah seorang penyair Indonesia yang aktif pada masa pemapanan sastra Indonesia tahun 1965 hingga 1998.[1][2]

Riwayat hidup

Terlahir di provinsi Jawa Barat, Wing Kardjo mengenyam pendidikan tingkat SD dan SMP di Tasikmalaya, lalu pindah ke Garut untuk menempuh pendidikan SMA. Setelah lulus, Wing Kardjo pergi ke Jakarta untuk mengambil sekolah bahasa Prancis dan ia belajar hingga tingkat B-1 pada tahun 1959. Setelah sempat bekerja sebagai guru di salah satu SMA Negeri Ciamis dan asisten dosen di Universitas Padjadjaran, pada tahun 1962 Wing Kardjo mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan bahasa Prancis di Institut des Professeurs de Francais a Etranger, Sorbonne, Prancis.

Pada 1968 Wing Kardjo kembali ke Indonesia untuk mengajar dan akhirnya memperoleh gelar sarjana sastra pada tahun 1973. Empat tahun kemudian ia kembali ke Paris untuk mengikuti program doktor yang diselesaikannya pada tahun 1981 dengan disertasi mengenai Sitor Situmorang.[3]

Karya sastra

  • Selembar Daun; kumpulan puisi (Pustaka Jaya, 1974);
  • Perumahan; kumpulan puisi (Budaya Jaya, 1975);
  • Sajak-Sajak Modern Perancis dalam Dua Bahasa - Anthologie Bilingue de la Poezie Moderne Francaise (Pustaka Jaya, 1975);
  • Fragmen Malam: Setumpuk Soneta; kumpulan puisi (Pustaka Jaya, 1977);
  • Pangeran Kecil; terjemahan novel karya Antoine de Saint-Exupéry (Pustaka Jaya, 1979);
  • Topeng: Sebuah Cerita Panjang; novel (Yayasan Obor Indonesia, 2002);[3][4]

Referensi

  1. Supriyatna, Agus . Teman Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia . Pribumi Mekar . ISBN 979-9148-45-6
  2. Yudiono K. S. . Pengantar Sejarah Sastra Indonesia . Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia . ISBN 979-759-849-7
  3. 1 2 "Wing Kardjo". Ensiklopedia Sastra Indonesia. Diakses tanggal 2022-04-22.
  4. "Wing Kadjo". Goodreads. Diakses tanggal 2022-22-04.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan