Rabu, 14 Oktober 2026
01:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Wimar Witoelar

Wimar Witoelar

Bagikan:
Wimar Witoelar
250px-Wimar_WItoelar_%28cropped%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Juru Bicara Presiden Republik Indonesiake-5
Masa jabatan
26 Oktober 1999 –9 Agustus 2001
PresidenAbdurahman Wahid
WakilAdhie Massardi
Yahya Cholil Staquf
Wahyu Muryadi
PendahuluDewi Fortuna Anwar
PenggantiDino Patti Djalal
Andi Mallarangeng
Informasi pribadi
Lahir(1945-07-14)14 Juli 1945
Meninggal19 Mei 2021(2021-05-19) (umur 75)
Suami/istriSuvatchara Witoelar
HubunganRachmat Witoelar (kakak)
AnakSatya Tulaka Witoelar
Aree Widya Witoelar
ProfesiJubir presiden

Wimar Witoelar Kartaadipoetra (14 Juli 1945 – 19 Mei 2021)[1] adalah putra termuda dari lima bersaudara pasangan Raden Achmad Witoelar Kartaadipoetra dan Nyi Raden Toti Soetiamah Tanoekoesoemah.[2] Ia adalah adik Rachmat Witoelar, Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu dan adik ipar dari Erna Witoelar yang juga mantan Menteri Indonesia.

Karier

Wimar Witoelar dikenal sebagai seorang tokoh yang sering muncul di TV, selain itu ia juga pernah menjabat sebagai juru bicara Presiden Republik Indonesia pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid, ia juga seorang kolumnis media massa lokal dan internasional (Today, Business Week, News week, Australian Financial Review), komentator TV (ABC, CNBC, CNN).

Wimar Witoelar juga sering dipercaya untuk menjadi pembicara dalam berbagai acara internasional dalam bidang politik dan ekonomi seperti di Sydney, London, Washington, New York, Singapura.

Perspektif SCTV

Wimar menjadi pemandu acara di stasiun televisi bernama SCTV yang dinamakan Perspektif Diarsipkan 2006-09-02 di Wayback Machine. Acara itu adalah gelar wicara santai dengan menghadirkan beragam tema. Episode pertamanya mengudara pada 19 Maret 1994. Acaranya sendiri diputar setiap hari Sabtu pukul 05.30. Namun, acara ini dihentikan tanpa alasan yang jelas dan berhenti mengudara setelah 70 episode. Tepatnya pada 16 September 1995. Ada dua rekaman yang tidak pernah tayang, yaitu wawancara dengan Benjamin Mangkudilaga, hakim yang mengabulkan gugatan majalah Tempo, dan wawancara dengan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Acara ini dihentikan ditengarai terlalu kritis ke pihak pemerintah.[3]

Keluarga

Menikah dengan Suvatchara Witoelar (alm. meninggal pada 7 April 2003) pada 27 Februari 1971 dan dikaruniai dua anak Satya Tulaka Witoelar dan Aree Widya Witoelar.[4]

Rujukan

  1. ↑ "Wimar Witoelar Meninggal Dunia". detikcom. 19 Mei 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-05. Diakses tanggal 19 Mei 2021.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-02-06. Diakses tanggal 2007-02-04.
  3. ↑ RS, Zen. "Najwa, Wimar, J.S. Badudu: Talkshow yang Berhenti Tiba-Tiba". tirto.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-22. Diakses tanggal 2022-05-06.
  4. ↑ Kompas, Minggu 17 Februari 2008. Hal 30. Sanctuary Wimar Witoelar..

Pranala luar

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Dewi Fortuna Anwar
Juru Bicara Kepresidenan Indonesia
1999–2001
Menjabat bersama dengan:
Adhie Massardi
Yahya C Staquf
Wahyu Muryadi
Diteruskan oleh:
Andi Mallarangeng
Dino Patti Djalal


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan