Selasa, 27 Oktober 2026
02:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Wilhelm Ackermann

Wilhelm Ackermann

Bagikan:
Wilhelm Ackermann
250px-Ackermann_Wilhelm.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilhelm Ackermann pada 1935
Lahir(1986-03-29)29 Maret 1986
Schönebeck, Jerman
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Parameter salah (harus 1 — 12) 24 Desember 1962(24 Desember 1962-Kesalahan ekspresi: Kata "maret" tidak dikenal.-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "desember" tidak dikenal.
Lüdenscheid, Jerman

Wilhelm Ackermann (lahir 29 Maret 1896-meninggal 24 Desember 1962) adalah seorang ahli matematika Jerman yang dikenal akan karyanya yang berjudul “Grundzüge der Theoretischen Logik”. Karyanya ini merupakan salah satu buku yang berpengaruh pada tahun-tahun awal perkembangan logika matematika.[1] Ia juga dikenal akan Fungsi Ackermann, sebuah contoh penting di bidang komputasi teori.

Riwayat Hidup dan Karier

Wilhem Ackermann lahir pada 29 Maret 1896 di Schönebeck, Jerman. Ia menempuh pendidikan di Universitas Göttingen, Jerman, pada 1914 untuk mempelajari ilmu matematika, tetapi harus menjalani wajib militer pada 1915. Pada 1919, ia baru menyelesaikan wajib militernya, dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Göttingen. Ia kemudian menerima gelar doktornya pada 1925, dengan menerbitkan tesis berjudul 'Begründung des "tertium non datur" mittels der Hilbertschen Theorie der Widerspruchsfreiheit'. Tesisnya ini membahas mengenai konsistensi aritmetika tanpa induksi.[2][3]

Usai kelulusannya, ia bepergian di Cambridge, inggris melalui rekomendasi David Hilbert. Ia juga memperoleh Beasiswa Rockefeller sebelum perjalanannya ini. Pada 1929 hingga 1948, ia mengajar sebagai guru di Arnoldinum Gymnasium. Ia juga menjadi anggota Akademie der Wissenschaften di Göttingen dan diberi gelar profesor kehormatan di Universität Münster.[2]

Pada 1937, ia menerbitkan karya mengenai bukti konsistensi teori himpunan. Ia juga menerbitkan artmetika penuh pada 1940, logika tipe bebas pada 1952, aksiomatisasi baru teori himpunan pada 1956, dan buku Kasus-kasus yang Dapat Dipecahkan dari Masalah Keputusan pada 1954. Pada 1957, ia menerbitkan "Philosophische Bemerkungen zur mathematischen Logik und zur mathematischen Grundlagenforschung", yang memberikan gambaran tentang caranya memandang logika matematika.[2][3] Pada 1959, ia menerbitkan buku berjudul "Grundzüge der Theoretischen Logik" bersama dengan David Hilbert. Bukunya ini berhasil diterjemahkan ke berbagai bahasa.[1]

Menjelang akhir hidupnya, Ackermann tetap bekerja sebagai guru. Ia juga tetap menerbitkan berbagai kontribusi dalam ilmu matematika. Ackermann meninggal pada 24 Desember 1962 di Lüdenscheid, Jerman.

Referensi

  1. 1 2 "Wilhelm Ackermann – EACSL" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-05.
  2. 1 2 3 "Wilhelm Ackermann - Biography". Maths History (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-05.
  3. 1 2 "Wilhelm Ackermann". users.fmf.uni-lj.si. Diakses tanggal 2025-11-05.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan