Senin, 12 Oktober 2026
02:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Riesenrad

Riesenrad

Bagikan:
250px-Wiener_Riesenrad_DSC02378.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Riesenrad, dilihat dari luar taman bermain Prater

Wiener Riesenrad (bahasa Jerman untuk Kincir Raksasa Wina) atau Riesenrad adalah sebuah kincir ria yang berada di pintu gerbang taman ria Wurstelprater di Leopoldstadt, Wina. Dibangun tahun 1897 dalam perayaan hari peringatan ulang tahun emas Franz Josef I, kincir ria ini merupakan salah satu dari kincir ria pertama di dunia. Perancangnya adalah orang Inggris bernama Walter Bassett sehingga diameter kincir dibuat persis berukuran 200 kaki[1] (kira-kira 61 m). Riesenrad adalah salah satu markah tanah dan tempat wisata terkenal di Wina.

Kincir ria ini awalnya memiliki 30 gondola, namun rusak berat pada Perang Dunia II. Setelah dibangun kembali, kincir ria ini hanya memiliki 15 gondola. Jari-jari dibuat dari kabel baja yang ditegangkan. Mesin penggerak berada di bagian dasar kincir ria.

Riesenrad bukan satu-satunya kincir ria di Wina, tetapi yang terbesar. Kincir ria kedua berada di Bohemian Prater.

  • 120px-Wiener_Prater_Vienna_Austria_20476.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Riesenrad_Vienna.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Wiener_Riesenrad_dsc02961.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ Technik. Im Detail. Diarsipkan 2008-12-17 di Wayback Machine Diakses pada 28 November 2008

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Wiener Riesenrad.

48°12′58″N 16°23′44″E / 48.21611°N 16.39556°E / 48.21611; 16.39556

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan