Minggu, 27 September 2026
00:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Wee Meng Chee

Wee Meng Chee

Musikus Malaysia

"Namewee" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Namewee (disambiguasi).
Terjemahkan ke bahasa Indonesia
Artikel ini perlu diterjemahkan dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia. Artikel ini ditulis atau diterjemahkan secara buruk dari Wikipedia bahasa Melayu. Jika halaman ini ditujukan untuk komunitas bahasa Melayu, halaman itu harus dikontribusikan ke Wikipedia bahasa Melayu. Lihat daftar bahasa Wikipedia. Artikel yang sama sekali tidak diterjemahkan dapat dihapus secara cepat sesuai kriteria A2.

Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.
Infobox orangWee Meng Chee
330px-Namewee_2016_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(2016) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran6 Mei 1983 Suntingan nilai di Wikidata (43 tahun)
Muar Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
Nama samaranNamewee Suntingan nilai di Wikidata
Kelompok etnikTionghoa-Malaysia Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanUniversitas Ming Chuan
Muar Chung Hwa High School (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Tinggi169 cm Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaansutradara film,penggubah lagu,penyanyi rap,produser televisi,penulis lagu,penulis skenario,penyanyi,pemeran,YouTuber Suntingan nilai di Wikidata
Periode aktif2007 Suntingan nilai di Wikidata –
GenreC-pop Suntingan nilai di Wikidata
InstrumenVokal dan gitar Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
IMDB: nm4671471 Allmovie: p752001 Facebook: namewee X: nameweemusic Instagram: nameweephoto Telegram: nameweeofficial Youtube: UCFUtqTcgJgRnmZ3tMU6P74Q Spotify: 24jrxG0tKcwgAzsLuPzyMi iTunes: 600866763 Musicbrainz: 86532fa5-2736-42a6-b861-d84a2bb519cd Modifica els identificadors a Wikidata

Wee Meng Chee (Hanzi:黄明志; Pinyin:Huáng Míngzhì, lahir 1983 di Muar, Johor, adalah seorang penyanyi, pencipta lagu berkebangsaan Malaysia. Ia lebih populer dengan sebutan Namewee di YouTube.

Kontroversi

Pada tanggal 7 Agustus 2007, ia telah menimbulkan keributan karena menciptakan video rap berjudul Negarakuku yang menggunakan sebagian lirik lagu kebangsaan Malaysia Negaraku. Lagu rap tersebut dilaporkan oleh harian Metro sebagai menghina negara, bangsa, agama dan kerajaan (Malaysia).

Wee Meng Chee kemudian dilaporkan telah meminta maaf kepada mereka yang merasa terhina oleh video tersebut dalam harian The Sun tanggal 15 Agustus 2007. Namun, permintaan maaf tersebut bukan karena menciptakan video itu sendiri dan dia tidak menyatakan tidak menyesal. Selain itu dia juga menegaskan di blog dia bahwa laporan Metro tersebut salah karena dilaporkan tanpa memahami maksud tersirat lirik tersebut.[1] Berikut dengan itu, dia turut meletakkan terjemahkan lirik Cina ke Melayu di blog dia.

Negarakuku adalah lagu rap ciptaan Wee Meng Chee, yang dikenal pula sebagai Namewee. Negarakuku dirilis di Youtube pada tanggal 15 Juli 2007 dengan judul dalam Bahasa Tionghoa sebagai "我愛我的國家 Negarakuku (2007大馬觀光年主題曲)", yang dapat diterjemahkan sebagai "Aku Cinta Negaraku Negarakuku (Lagu Tema Visit Malaysia 2007)".

Lagu Negarakuku mengandung unsur-unsur SARA dan menimbulkan kontroversi di Malaysia.[2][3] Wakil Menteri Dalam Negri Malaysia Datuk Mohd Johari Baharum menyatakan bahwa polisi Malaysia akan memeriksa video lagu Negarakuku. Kementrian Dalam Negri Malaysia bahkan mengeluarkan perintah tutup mulut tentang hal ini.[4]

Dengan alasan bahwa keluarganya mendapat tekanan berat,[5] Wee telah menghapus video lagu Negarakuku dari Youtube dan mengeluarkan permintaan maaf atas lagu tersebut pada blog dia[6] dan juga melalui ayah dia.[7][8] Ia menyatakan bahwa tekanan terhadap keluarganya merupakan tindakan kekerasan, dan dia terpaksa melakukan hal tersebut.[5] Dalam pernyataan tersebut, dia meminta kepada blogger lain untuk tidak mengedarkan lagu Negarakuku di Internet.[6]

Ketua Persatuan Tionghoa Malaysia Datuk Seri Dr Chua Soi Lek telah menerima permintaan maaf Wee melalui ayah dia. Chua menghimbau pemerintah dan seluruh warga Malaysia untuk menerima permintaan maaf tersebut.[7] Dalam konferensi pers tersebut, dia juga menyatakan bahwa "jika kita bersikap keras terhadap setiap anak muda, tidak akan ada kesempatan untuk kreativitas dan inovasi di negara ini".[7][8]

Menteri Informasi Malaysia Datuk Zainuddin Maidin pun telah meminta warga Malaysia untuk menerima permintaan maaf Wee dan memuji Persatuan Tionghoa Malaysia yang bersikap proaktif dan tidak membuat isu tersebut menjadi isu SARA.[8] Zainudin menyesalkan pihak-pihak yang memanfaatkan isu tersebut untuk kepentingan pribadi.[9]

Kabinet Malaysia tidak menerima permintaan maaf Wee. Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi menyatakan bahwa "hukum harus tetap berjalan".[7] Ia juga menyatakan bahwa Wee tidak mengeluarkan penghinaan terhadap Perdana Menteri atau menteri yang bersangkutan, melainkan terhadap negara (Malaysia), sehingga dirinya tidak berkuasa untuk memaafkan Wee.

Referensi

Pranala luar

Film
Lagu singel
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan