Sabtu, 17 Oktober 2026
12:38 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Wangsa Amsberg

Wangsa Amsberg

Bagikan:
Wangsa Amsberg
250px-Arms_of_the_Von_Amsberg_Family.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Wangsa Amsberg
Negara Jerman
 Belanda
Wangsa asal Mecklenburg
Gelar-gelar
PendiriJürgen Amtsberg
Penguasa kiniWillem-Alexander dari Belanda
Didirikan pada1686;340 tahun lalu (1686)
Cabang kadet

Wangsa Amsberg (bahasa Jerman:von Amsberg, bahasa Belanda:van Amsberg) adalah keluarga bangsawan Jerman asal Polabia[1] yang berasal dari Mecklenburg dan kepala garis keturunan laki-lakinya adalah Raja Belanda saat ini, Willem-Alexander. Seorang cucu buyut tukang besi dan cucu tukang roti, pendeta paroki August Amsberg (1747–1820) mulai menggunakan nama "von Amsberg" pada tahun 1795, dan hak keluarga untuk menggunakan nama ini dikonfirmasi pada tahun 1891 oleh Friedrich Franz III, Adipati Agung Mecklenburg-Schwerin. Dengan izin menggunakan gelar kebangsawanan ini, keluarga tersebut secara efektif menjadi bagian dari bangsawan rendah tak bergelar (Niederer Adel) di Keharyapatihan Mecklenburg-Schwerin.

Anggota keluarga ini tinggal di Belanda dan Jerman Utara. Anggota keluarga yang paling terkenal adalah kepala keluarga saat ini (yaitu keturunan laki-laki tertua), Raja Willem-Alexander dari Belanda. Raja Willem-Alexander, saudara-saudaranya, dan anak-anak saudara-saudaranya memegang gelar "Jonkheer (atau Jonkvrouw untuk perempuan) van Amsberg" dan memiliki marga "van Oranje-Nassau van Amsberg".

Referensi

  1. ↑ "Ród R1a-YP1363 | Urzecze - podwarszawski mikroregion etnograficzny" (dalam bahasa Polski). 2018-06-12. Diakses tanggal 2026-02-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan