Wang Ben (王賁) adalah jenderal Dinasti Qin yang aktif pada Zaman Negara Berperang. Ia merupakan putra jenderal Qin Wang Jian yang lebih terkenal. Wang Ben memainkan peran penting dalam Perang penyatuan Qin.[1]
Biografi
Pada tahun 226 SM, Wang Ben atas perintah Qin Shi Huang menyerang negara Chu, mengalahkan pasukannya dan merebut 10 kota.[2][3]
Pada 225 SM, Wang Ben diperintahkan untuk menyerang Wei dan mengepung ibukota Daliang (Kaifeng masa kini). Meskipun pertahanan Daliang sangat kokoh, Wang Ben mendapatkan ide untuk membanjiri kota tersebut dengan mengalihkan aliran sungai dari Sungai Kuning dan Terusan Hong. Pertahanan Daliang hancur dan terdampak banjir, menelan 100,000 korban jiwa. Raja Jia dari Wei menyerah kepada Qin dan Wei sepenuhnya runtuh.[4] Qin kemudian mendirikan Komanderi Dang dan Sishui di wilayah bekas Wei.
Pada 223 SM, Wang Ben bersama Li Xin menyerang Liaodong menghancurkan sisa-sisa negara Yan dengan menangkap Raja Xi dari Yan. Ia kemudian menyerang negara Dai, sebuah negara sisa dari Zhao dan menawan Raja Jia dari Dai.[5]
Pada 221 SM, Wang Ben ditugaskan untuk menyerang kerajaan terakhir yang masih tersisa, yakni negara Qi. Wang Ben menyerang sampai ke ibukota Qi, Linzi dimana kemudian Raja Jian dari Qi menyerahkan diri. Dengan ini, Qin telah menyatukan Tiongkok kembali dibawah satu rezim. Atas pencapaiannya, Wang Ben diberikan gelar bangsawan Marquis Tongwu. Ia juga menemani Qin Shi Huang ke kunjungan timurnya ke Komanderi Langya.
Budaya populer
Di Kingdom tempat ia dikenal sebagai "Ou Hon" putra Ou Sen, ia adalah ahli tombak dan Jenderal Qin. Ia memiliki sikap yang agak arogan karena kelahirannya yang tinggi dan keahliannya yang mumpuni. Ia juga memiliki persaingan dengan Xin karena keduanya adalah anak muda yang menjanjikan dan bercita-cita menjadi Jenderal Agung Langit.