Minggu, 11 Oktober 2026
11:39 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Walther Kranz

filolog, ahli klasika, dan pendidik asal Jerman (1884–1960)

Bagikan:

Walther Kranz (Jerman:[kʁants]; 18 Mei 1884 – 18 September 1960) adalah seorang filolog filsafat klasika (ilmu kuno klasik) dan sejarawan filsafat. Dia berjasa dalam mengembangkan sistem penomoran Diels–Kranz, pelabelan rujukan filsafat pra-Sokrates.[1]

Kehidupan

Kranz belajar filologi klasik di Universitas Berlin pada tahun 1903 hingga 1907 bersama dengan Ulrich von Wilamowitz-Moellendorf, Hermann Diels dan Eduard Norden. Dia menerima gelar doktor pada tahun 1910 dengan Wilamowitz-Moellendorf. Selama beberapa tahun dia menjadi guru di sekolah percobaan Berlin-Grunewald.[2] Pada tahun 1932, dia bergabung ke Universitas Halle sebagai profesor kehormatan bahasa-bahasa klasika.[3] Dia mengambil alih penerbitan Die Fragmente der Vorsokratiker ("Kepingan-kepingan Pra-Sokrates") dari edisi ke-5 dan seterusnya. Setelah pengambilalihan oleh Nazi, dia mengalami kesulitan politik karena istrinya adalah seorang Yahudi. Pada tahun 1937 dia kehilangan izin mengajar penuhnya, dan pada tahun 1943, dia menerima undangan dari Universitas Istanbul dan mengajar di sana hingga tahun 1950. Dari tahun 1950 hingga 1955, dia menjabat sebagai profesor kehormatan sejarah kuno di Universitas Bonn. Dia meninggal di Bonn pada tahun 1960.[4]

Karya

  • Stasimon. Untersuchungen zu Form und Gehalt der griechischen Tragödie, Verlag Weidman, Berlin 1933.
  • Geschichte der griechischen Literatur. Leipzig 1940; 1998. ISBN3-88059-949-1
  • Die griechische Philosophie: Zugleich eine Einführung in die Philosophie überhaupt. Leipzig 1941; 2004 ISBN3-938484-85-3
  • Studien zur antiken Literatur und ihrem Fortwirken. Heidelberg 1967.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "IEP: "Diels–Kranz Numbering System"". www.iep.utm.edu. Diakses tanggal 2017-08-30.
  2. ↑ Deutsche Litteraturzeitung. 38. Jahrgang, Nr. 2, 13. Januar 1917, S. 58.
  3. ↑ Siehe Stefan Kipf: Historia magistra scholae? Historische Bildungsforschung als Aufgabe altsprachlicher Didaktik am Beispiel der Texterschließung. In: Pegasus-Onlinezeitschrift IX/1 (2009), S. 1–19
  4. ↑ Harry C. Schnur: In Memoriam Walther Kranz In: Classical World, 55:1 (1961:Oct.) p.9.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan