Kamis, 24 September 2026
18:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Walter Lini

Walter Lini

Walter Lin̄i
250px-Walter_Lini_profile_1983_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perdana Menteri Vanuatu ke-1
Masa jabatan
30 Juli 1980 –6 September 1991
PresidenAti George Sokomanu
Frederick Karlomuana Timakata (Penjabat)
Ati George Sokomanu
Onneyn Tahi (Penjabat)
Frederick Karlomuana Timakata
PendahuluJabatan baru
PenggantiDonald Kalpokas
Informasi pribadi
Lahir1942 (1942)
Agatoa, Pulau Pentakosta, Hebrides Baru
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Oktober 21 Februari 1999(21 Februari 1999-10-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "februari" tidak dikenal.
Partai politikPartai Nasional Hebrides Baru
(1970-1974)
Vanua'aku Pati
(1974-1991)
Partai Bersatu Nasional
(1991-1999)
Suami/istriMary Lini

Walter Hadye Lin̄i[a] (1942 - 21 Februari 1999) adalah seorang imam Anglikan dan Perdana Menteri Vanuatu pertama. Ia menjabat sejak kemerdekaan pada 1980 hingga 1991. Ia lahir di desa Agatoa, di Pulau Pentakosta. Dari pihak ibunya, ia adalah keturunan dari kepala suku Virasangvulu sedangkan dari pihak ayahnya, ia adalah keturunan dari penenun terkenal, Nuenue, serta dari kepala suku Viralalau.[1]

Lin̄i mulai sekolah pada usia lima tahun ketika dia menghadiri Sekolah Minggu Misionaris Australia di Lamalanga di utara Pulau Pentakosta.[1] Pada tahun 1950, ia mulai bersekolah di Nazareth School di Agatoa.[1] Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan di Vureas School di Aoba.[1] Setelah lulus sekolah, Lin̄i bekerja di kantor Keuskupan Anglikan di Lolowai, sebelum mengikuti pelatihan teologi di St Peter's College di Siota, Kepulauan Solomon dan St John's College, Auckland.[1]

Setelah kembali dari studinya di Selandia Baru, Lin̄i, bersama Donald Kalpokas dan John Bani, membentuk Ikatan Kebudayaan Hebrides Baru dan meluncurkan surat kabarnya, New Hebrides Viewpoint.[2] Pada saat itu, Hebrides Baru adalah sebuah kondominium yang diperintah oleh Britania Raya dan Prancis. Segera setelah pembentukan Ikatan Kebudayaan Hebrides Baru, Lin̄i dan lainnya membentuk Partai Nasional Hebrides Baru (NHNP), di mana Lin̄i bertugas untuk menerbitkan surat kabar serta merekrut anggota partai di Aoba, Pentakosta Utara, dan Maewo.[2] Pada tahun 1974, Kongres Partai memilih Lin̄i sebagai presiden partai, sementara wakil presiden dijabat oleh Fredy Timakata.[2] Pada bulan Mei 1974, Lin̄i berbicara di hadapan Komite 24 PBB di mana ia menyerukan kemerdekaan untuk Hebrides Baru.[2]

Lin̄i kemudian mengubah nama NHNP menjadi Vanua'aku Pati (VP). Ia terpilih sebagai ketua menteri setelah kemenangan VP dalam pemilihan umum Hebrides Baru 1979,[3] dan menjadi perdana menteri setelah Vanuatu merdeka pada 30 Juli 1980.

Lin̄i kemudian memimpin VP hingga berhasil meraih kemenangan pada pemilihan umum 1983 dan 1987.

Pemerintahan Lin̄i sangat kontroversial di Barat karena hubungan dekatnya dengan Blok Komunis, Libya, dan negara-negara sosialis lainnya yang dibenci Amerika Serikat dan Eropa, dan karena penentangannya terhadap uji coba senjata nuklir di wilayahnya. Ia adalah pencetus gagasan sosialisme Melanesia. Vanuatu di masa pemerintahannya juga memberikan dukungan kepada gerakan kemerdekaan suku Kanak di Kaledonia Baru dan merupakan satu-satunya negara di Oseania yang mendukung kemerdekaan Timor Timur, yang saat itu berada di bawah pendudukan Indonesia. Masa jabatannya berakhir pada tahun 1991, karena perpecahan terjadi di tubuh partainya. Dia bergabung dengan Partai Bersatu Nasional, di mana ia menjabat sebagai ketua hingga akhir hayatnya. Dia meninggal karena sakit di ibu kota Vanuatu, Port Vila. Kakak perempuannya, Hilda Lin̄i, dan adik laki-lakinya, Ham Lin̄i, juga menjadi politikus di Vanuatu. Saudarinya, Heather Lin̄i-Leo Matas adalah pengacara wanita pribumi pertama di negara itu.[4]

Catatan

  1. Huruf dalam ejaan bahasa Raga diucapkan [ŋ], seperti bunyi ng pada kata bangun.

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 5 Lini, W. 1980. Beyond Pandemonium: From the New Hebrides to Vanuatu. Asia Pacific Books and the Institute of Pacific Studies, Wellington and Suva, pp. 7-15 ISBN0-908583-13-3
  2. 1 2 3 4 Lini, W. 1980. Beyond Pandemonium: From the New Hebrides to Vanuatu. Asia Pacific Books and the Institute of Pacific Studies, Wellington and Suva, pp. 24-27 ISBN0-908583-13-3
  3. Matas-Kele-Kele, K. 1980. Background to 'The Vanuaaku Movement': Political Parties, in Lini, W. Beyond Pandemonium: From the New Hebrides to Vanuatu. Asia Pacific Books and the Institute of Pacific Studies, Wellington and Suva, pp. 29 ISBN0-908583-13-3
  4. "Vanuatu Digest". Vanuatu Digest.

Daftar pustaka

  • Stuart, Andrew. Of Cargoes, Colonies and Kings: Diplomatic and Administrative Service from Africa to the Pacific, Radcliffe Press, 2009.
  • Robie, David. Blood on their Banner : Nationalist Struggles in the South Pacific, Zed Books, 1990.
  • Premadas, Ralph R. Melanesian socialism: Vanuatu's quest for self-definition (Discussion paper series / Centre for Developing-Area Studies), McGill University, 1986.
  • Lin̄i, Walter. Beyond pandemonium: From the New Hebrides to Vanuatu. Asia Pacific Books, 1980.
  • Lin̄i, Walter, ed. Vanuatu: Twenti Wan Tingting Long Team Blong Independents, Institute of Pacific Studies, 1980.
  • Shears, Richard. The Coconut War: The Crisis on Espiritu Santo, Cassel, 1980.
  • Tabani, Marc. 2000. "Walter Lin̄i, la coutume de Vanuatu et le Socialisme Mélanésien". Journal de la Société des Océanistes 111(2): 173–195.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan