Walenrang | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Koordinat: 2°50′46″S 120°07′23″E / 2.84623113°S 120.12298093°E / -2.84623113; 120.12298093 | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sulawesi Selatan | ||||
| Kabupaten | Luwu | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Ikram | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 17.433 jiwa | ||||
| Kode Kemendagri | 73.17.06 | ||||
| Kode BPS | 7317080 | ||||
| Luas | 94 km² | ||||
| Kepadatan | 180 jiwa/km² | ||||
| Desa/kelurahan | 7 | ||||
| |||||
Walenrang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Indonesia.[1]
Geografi
Batas wilayah
Batas wilayah Kecamatan Walenrang antara lain;
| Utara | Walenrang Utara |
|---|---|
| Timur | Walenrang Timur |
| Selatan | Tellu Wanua (Palopo) |
| Barat | Walenrang Timur |
Pemerintahan
Camat
| No. | Potret | Camat | Mulai menjabat | Akhir menjabat | Sekertaris Camat | Ref. | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 5 | Ikram | 10 April 2026 | Petahana | Adreni Sissang | [2] | ||
Perkembangan
Walenrang terletak di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Walenrang juga merupakan bakal calon pusat pemerintahan / ibu kota Kabupaten Luwu Tengah atau Walenrang Lamasi (Walmas) (tepatnya di Desa Walenrang) Walenrang adalah kecamatan yang unik (bersama dengan 5 kecamatan lainnya yaitu walenrang barat, walenrang timur, lamasi, dan lamasi timur) di karenakan induk ibu kota kabupatennya berada di antara kota/kabupaten yang lain, jarak antara ibu kota kabupaten dengan kecamatan ini cukup jauh yaitu sekitar 100 Km dan harus melewati 1 kota yang lain untuk menempuhnya. di tempuh dalam waktu 2 jam.
Sejarah
Walenrang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu daerah tua di Luwu.Pada masa Hindia Belanda, Walenrang sudah menjadi salah satu distrik penting di wilayah Luwu, dengan distrik-distrik lain seperti Wara, Larompong, dan Suli. Status Walenrang sebagai kecamatan secara resmi ditetapkan lewat Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Tenggara No. 1100/1961, yang kemudian diperkuat dengan Surat Keputusan No. 2067/1961, sehingga Walenrang menjadi salah satu kecamatan di Daerah Tingkat II Luwu.[1]
Pada awalnya, Walenrang merupakan kecamatan induk yang memiliki luas wilayah 670,40 km². Wilayah cakupan luas tersebut saat ini telah berkembang dan dimekarkan menjadi enam kecamatan, yaitu Walenrang, Walenrang Utara, Walenrang Barat, Walenrang Timur, Lamasi, dan Lamasi Timur. Proses pemekaran wilayah ini dimulai pada tahun 1983 ketika Lamasi resmi memisahkan diri menjadi kecamatan definitif tersendiri. Dan pada 2006, dua kecamatan dari Walenrang dan 2 dari Lamasi resmi memisahkan diri menjadi kecamatan definitif. yaitu, dari Walenrang Walenrang Barat, Walenrang Timur, dan serta dari Lamasi Lamasi Timur dan Walenrang Utara.[2]
Selain itu, Walenrang juga pernah menjadi jalur penting perdagangan kopi dan hasil bumi lainnya, bahkan sempat menjadi lokasi persaingan dagang dan konflik antara kelompok pedagang dari Bone dan Sidenreng pada akhir abad ke-19.
Referensi
- ↑ Dinata, A. V., Mukhtar, M. T., dan Pamuja, Y. K. (2024). Mizar (ed.). Kabupaten Luwu dalam Angka 2024. Luwu: Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu. hlm. 8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ "Bupati Luwu Mutasi Pejabatnya: Kadis, Camat Hingga Kepala Puskesmas Dilantik | Koranseruya.com". 2026-04-10. Diakses tanggal 2026-06-25.
| Kelurahan | |
|---|---|
| Desa | |
| Kecamatan | ||
|---|---|---|
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Luwu | ||
Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
