Rabu, 14 Oktober 2026
12:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Walabi tammar

Walabi tammar

Bagikan:
Walabi tammar
250px-Macropus_eugenii.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Infrakelas: Marsupialia
Ordo: Diprotodontia
Famili: Macropodidae
Genus: Notamacropus
Spesies:
N. eugenii
Nama binomial
Notamacropus eugenii
(Desmarest, 1817)
250px-Tammar_Wallaby_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran moderen spesies. Merah muda menunjukkan wilayah reintroduksi
Sinonim[1]
  • Kangurus eugenii Desmarest, 1817
  • Macropus eugenii (Desmarest, 1817)

Walabi tammar (Notamacropus eugenii), atau yang juga dikenal sebagai walabi darma atau walabi dama, adalah sebuah spesies macropod yang berasal dari Australia Barat dan Selatan. Meski sebarannya telah sangat berkurang sejak kolonisasi Eropa, walabi tammar tetap lumrah dijumpai pada sebarannya yang mengecil, dan dinilai sebagai spesies risiko rendah oleh IUCN. Spesies ini telah dikenalkan ke Selandia Baru dan dikenalkan ulang ke beberapa wilayah di Australia, dimana mereka sebelumnya telah terekstirpasi. Variasi-variasi tengkorak membedakan antara walabi-walabi tammar dari Australia Barat, Pulau Kanguru, dan Australia Selatan daratan utama, menjadikannya sebagai kelompok-kelompok populasi yang berbeda.[2]

Walabi ini menjadi salah satu jenis walabi terkecil dalam genus Notamacropus. Sebagian besar bulunya berwarna kelabu. Hewan ini memiliki beberapa adaptasi, seperti kemampuan untuk mempertahankan energi saat melompat,[3] penglihatan warna, dan kemampuan untuk meminum air asin. Sebuah spesies noktunal, walabi tammar menghabiskan malamnya di habitat lahan rumput saat malam, dan di belukar pada siang hari. Hewan ini hidup berkelompok dan memiliki pola kawin acak dan musiman. Betina dapat menyusui anakannya di kantungnya sambil hamil. Spesies ini juga menjaid spesies model dalam penelitian mengenai marsupialia dan mamalia secara umum. Genomnya diurutkan pada 2011.

Referensi

  1. 1 2 Morris, K.; Friend, T.; Burbidge, A. & van Weenen, J. (2016). "Notamacropus eugenii". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T41512A21953803. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T41512A21953803.en. Diakses tanggal 2 April 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Poole, W. E.; Wood, J.T.; Simms, N.G. (1991). "Distribution of the Tammar and relationships of populations as determined by cranial morphometrics". Wildlife Research. 18 (5): 625–39. doi:10.1071/WR9910625.
  3. ↑ Baudinette, R. V.; Snyder, G. K.; Frappell, P. B. (1992). "Energetic cost of locomotion in the tammar wallaby". American Journal of Physiology. 262 (5 Pt 2): R771–8. doi:10.1152/ajpregu.1992.262.5.R771. PMID 1590472.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan