Minggu, 11 Oktober 2026
11:29 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Waiting Room

grup musik asal indonesia

Bagikan:
Waiting Room
AsalJakarta, Indonesia
Genre
Tahun aktif1994 - 2003
Label
Mantan anggota
  • Lukman 'Buluk' Laksmana
  • Agus 'Giox' Purnomo
  • Irfanno Muhammad
  • Eka Annash
  • Chandra ‘Ican’ Krisna
  • Juan Rosyid
  • Dadi 'Bache' Yudhistira
  • Suryo Nano
  • Frid Akbar

Waiting Room merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang terbentuk pada tahun 1994 ini awalnya beramggota dari Lukman 'Buluk' Laksamana, Agus 'Giox' Purnomo, Dadi 'Bache' Yudhistira, Suryo Nano, Frid Akbar, Irfanno Muhammad, Eka Annash, Chandra ‘Ican’ Krisna dan Juan Rosyid.[1] Sepanjang Kariernya mereka sudah merilis tiga album dan mereka membubarkan diri pada tahun 2003.[1]

Sejarah

Awal mula terbentuknya Waiting Room

Awal terbentuknya Waiting Room bermula.menawarkan konsep band cover tribute to Fugazi (band post-hardcore asal Washington, D.C.). Kemudian pada perkembangannya, bermutasi menjadi band Ska dengan mengambil pengaruh dari Mighty Mighty Bosstones, Operation Ivy, Murphy’s Law, Madness dan The Specials. Nggak puas hanya membawakan lagu cover, Waiting Room lantas menulis lagu-lagu sendiri yang berhasil direkam dalam debut album ini.[1]

Direkam di CMC studio di Jl. Dr. Saharjo, Jakarta Selatan (yang sayangnya sudah gulung tikar sekarang) oleh para personil yang saat itu beranggotakan Eka Annash (vokal), Lukman Laksmana (vokal), Irfanno Muhammad (gitar), Ivan ‘Ibob’ Riayatsyah (bass), Albert Kurniawan (gitar) dan Chandra ‘Ican’ Krisna (dram). Proses rekaman dilakukan selama kurun waktu sekitar enam bulan dari pertengahan 1996 hingga awal 1997 secara analog menggunakan pita reel 3,5 inchi. Dengan segala keterbatasan dan tanpa bantuan produser, album ini merupakan pengalaman rekaman profesional pertama untuk semua personil yang masih junior dan amatir. Di tengah proses rekaman pun gitaris Albert harus meninggalkan band untuk studi ke Amerika Serikat dan digantikan oleh Juan Rosyid.[1]

Karier bermusik dan gonta ganti personil (1997 - 2002)

Waiting Room merilis album pertama yang berjudul Buaya Ska dirilis pada tahun 1997 dengan cover album ikonik merupakan hasil karya dari Arian13.[1] Waiting Room kembali merilis album kedua, yang berjudul Propaganda dirilis pada tahun 2000, di saat pembuatan album kedua mereka, mereka harus kehilangan dua anggota mereka, yaitu Eka Annash digantikan oleh Suryo Nano dan Juan Rosyid digantikan oleh Dadi Yudhistira, ditambahnya posisi drum oleh Frid Akbar dan Perkusi oleh Agus Giox Purnomo.[2] Waiting Room kembali merilis album ketiga, yang berjudul Music dirilis pada tahun 2002 merupakan album terakhir mereka bubar pada tahun 2003.[1]

Diskografi

Album studio

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "Pionir Skacore Waiting Room Hidup Kembali Via Reissue Album Debutnya". Berita Musik - Mata Mata Musik (dalam bahasa Inggris). 2020-09-30. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-26. Diakses tanggal 2021-10-26.{{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 2021-10-27 disarankan
  2. ↑ "Band Indie Waiting Room Rilis Album "Propaganda" dalam Format Digital". www.eventori.id. Diakses tanggal 2021-10-26.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik musik atau lagu Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan