Sabtu, 07 November 2026
04:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Wai Apu

Wai Apu

sungai di Provinsi Maluku

Bagikan:
Wai Apu
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Een_Alfur_in_zijn_geboortestreek_naast_de_rivier_W%C3%A4e_Apoe_bij_de_landingsplaats_bij_Gassit_op_Boeroe_TMnr_10005747.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang pria di tepi Wai Apu pada tahun 1892
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Wai_Apu&revid=29608985&groups=_93955a26310a1ecd3f7fb9c3b4acaf8c6bb0108e&parser=parsoid
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiMaluku
KabupatenBuru
Ciri-ciri fisik
Muara sungaiLaut Seram
Panjangkm
Debit air 
 - rata-rata... m³/s
Daerah Aliran Sungai
Sistem sungaiDAS Wae Apu
Luas DAS182.438,54 hektar (1824 km2)
Peta DAS Wae Apu

Wai Apu adalah sebuah sungai di Pulau Buru, provinsi Maluku. Sungai ini membentang pada sebuah lembah dataran banjir, wilayah yang memiliki banyak bekas aliran (meander) sungai yang telah mati yang dikenal sebagai danau tapal kuda atau oxbow di perbatasan wilayah Waeapo dan Waelata kabupaten Buru, hingga bermuara di perairan Teluk Kayeli (Kaiely), bagian dari Laut Banda. Hulu terjauh aliran Wae Apu berada di wilayah pegunungan Waenalut.[1]

Wae Apu merupakan aliran utama dalam sistem DAS Wae Apu yang memiliki daerah tangkapan air mencapai 1.824 km2 (704 sq mi).[1]

3°20′00″S 127°04′00″E / 3.33333°S 127.06667°E / -3.33333; 127.06667

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan