Sabtu, 10 Oktober 2026
17:37 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Wahyu Hadiningrat

Wahyu Hadiningrat

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-26

Bagikan:
Wahyu Hadiningrat
250px-Komjen._Pol._Wahyu_Hadiningrat_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesiake-26
Mulai menjabat
2 Oktober 2026
PresidenPrabowo Subianto
KapolriSuyudi Ario Seto
PendahuluDedi Prasetyo
Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaranke-1
Masa jabatan
20 September 2024 –2 Oktober 2026
PendahuluJabatan baru
PenggantiAndik Setiyono
Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaranke-13
Masa jabatan
18 Februari 2021 –20 September 2024
PendahuluHendro Sugiatno
PenggantiDijabat sebagai Astamarena
Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
Masa jabatan
17 Maret 2020 –18 Februari 2021
PendahuluAntam Novambar
PenggantiSyahar Diantono
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya
Masa jabatan
13 Agustus 2018 –17 Maret 2020
PendahuluPurwadi Arianto
PenggantiHendro Pandowo
Informasi pribadi
Lahir4 Juni 1970 (umur 56)
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Suami/istriKiki Wahyu Hadiningrat
Anak1
Almamater
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_National_Police.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kepolisian Negara Republik Indonesia
Pangkat40px-PDU_KOMJEN_KOM.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Komisaris Jenderal Polisi
SatuanReserse

Wahyu Hadiningrat (lahir 4 Juni 1970) adalah seorang perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang sejak 1 Oktober 2026 diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) menggantikan Dedi Prasetyo. Dia dilantik bersamaan dengan pelantikan Kapolri Suyudi Ario Seto oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.[1] Sebelumnya Wahyu menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena Kapolri) sejak tahun 2024 hingga 2026.[2] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena Kapolri) sejak 2021 hingga 2024.[3] Wahyu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.[4]

Sepanjang kariernya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara, serta Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.[5] Ia juga diketahui pernah terlibat dalam penanganan kasus terorisme yang berkaitan dengan perburuan pelaku Bom Bali II pada 2005.[6]

Kehidupan awal dan pendidikan

Wahyu Hadiningrat lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 Juni 1970.[7] Ia merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Setelah lulus dari Akpol, ia melanjutkan pendidikan kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim), serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti) pada 2016.[8]

Karier

Wahyu mengawali karier kepolisiannya sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polda Jawa Barat pada 1993.[2] Pada masa awal penugasannya, ia pernah menjabat sebagai Wakapolsekta Cirebon Selatan dan Kapolsek Soreang di wilayah Polres Bandung.[2]

Kariernya banyak berkembang di bidang reserse. Ia pernah menjabat sebagai Kasat Serse Polres Bandung, Kasat Serse Polresta Bogor, Kanit III Sat I Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat, hingga Kasat I Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat.[5] Pada pertengahan dekade 2000-an, ia juga bertugas sebagai Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri.[3]

Pada 2011, Wahyu dipercaya menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota. Setahun kemudian, ia diangkat menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan. Setelah itu, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada 2016 dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada 2017.[4]

Masih pada tahun yang sama, ia ditugaskan sebagai Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara (BIN). Pada 2018, Wahyu diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya.[9][10]

Pada 2020, ia dipercaya menduduki jabatan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.[11][12] Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Asrena Kapolri).[13] Setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2024 yang mengubah struktur organisasi Polri,[14] Wahyu diangkat menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena Kapolri) pada September 2024 dan memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi.[15][16]

Pada tahun 2026, tepatnya tanggal 1 Oktober 2026. Wahyu dilantik menjadi Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia bersamaan dengan pelantikan Kapolri Suyudi Ario Seto oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pelantikan ini juga bersamaan dengan perombakan / Reshuffle Kabinet Merah Putih.[1]

Riwayat jabatan

  • Pama Polda Jawa Barat (1993)
  • Wakapolsekta Cirebon Selatan (1994)
  • Kapolsek Soreang Polres Bandung (1995)
  • Kasat Serse Polres Bandung (1997)
  • Kasat Serse Polresta Bogor (1998)
  • Kanit III Sat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2004)
  • Kasat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2006)
  • Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri
  • Kapolres Metro Bekasi Kota (2011)
  • Kapolres Metro Jakarta Selatan (2012)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2016)
  • Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya (2016)
  • Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri (2017)
  • Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara (2017)
  • Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (2018)
  • Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (2020)
  • Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (2021–2024)
  • Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (2024–2026)
  • Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (2026–sekarang)

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat sebagai Kapolri dan Wakapolri". Presidenri.go.id. 2026-10-01. Diakses tanggal 2026-10-06.
  2. 1 2 3 "Profil Komjen Wahyu Hadiningrat, Jenderal Bintang 3 Tak Pernah Jadi Kapolda, tapi Berkarier Moncer". Tribunnews.com. 2025-02-24. Diakses tanggal 2026-07-26.
  3. 1 2 "Kapolri Angkat Irjen Wahyu Hadiningrat Menjadi Astamarena, Ini Profilnya". Tempo. 2024-09-24. Diakses tanggal 2026-07-26.
  4. 1 2 tnipolri (2024-10-31). "Profil Komjen Wahyu Hadiningrat Adik Letting Kapolri Masuk Bursa Wakapolri". TNI Polri News. Diakses tanggal 2026-07-26.
  5. 1 2 "Jejak Karir dan Biodata Komjen Wahyu Hadiningrat Alumni Akpol 92 Astamarena Kapolri". Bangkapos.com. Diakses tanggal 2026-07-26.
  6. ↑ "Profil Irjen Wahyu Hadiningrat, Jenderal Polisi Ikut Investigasi Buru Teroris Dr Azahari". SINDOnews Daerah. Diakses tanggal 2026-07-26.
  7. ↑ Rakyat, Kicau (2026-06-04). "Selamat Ulang Tahun ke-56 Komjen Pol. Dr. Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H." Kicau Rakyat. Diakses tanggal 2026-07-26.
  8. ↑ Nurdin, Fahmy (2026-03-08). "Profil Komjen Wahyu Hadiningrat: Perwira Tinggi Polri Berpengalaman di Bidang Reserse dan Perencanaan Strategis". OKJAKARTA. Diakses tanggal 2026-07-26.
  9. ↑ Kompas, Tim Harian (2018-08-24). "Brigjen Wahyu Hadiningrat Jabat Wakapolda Metro Jaya". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-07-26.
  10. ↑ "Sah! Brigjen Wahyu Hadiningrat jadi Wakapolda Metro Jaya". suara.com. Diakses tanggal 2026-07-26.
  11. ↑ Alfons, Matius. "Mutasi Polri, Brigjen Wahyu Hadiningrat Jabat Wakabareskrim". detiknews. Diakses tanggal 2026-07-26.
  12. ↑ "Kapolri Tunjuk Brigjen Wahyu Hadiningrat Jadi Wakabareskrim". kumparan. Diakses tanggal 2026-07-26.
  13. ↑ "Kapolri Tetapkan Irjen Wahyu Hadiningrat sebagai Astamarena dan Irjen Verdianto Iskandar Jabat Astamaops, Apa Tugasnya?". Tempo. 2024-09-23. Diakses tanggal 2026-07-26.
  14. ↑ Fadilah, Kurniawan. "Polri Jelaskan Pengukuhan Astamarena dan Astamaops Tindak Lanjut Perpres". detiknews. Diakses tanggal 2026-07-26.
  15. ↑ Batubara, Herianto. "Kapolri Kukuhkan Irjen Wahyu Hadiningrat Jadi Astamarena, Irjen Verdianto Astamaops". detiknews. Diakses tanggal 2026-07-26.
  16. ↑ "Profil Wahyu Hadiningrat, Akpol 1992 Jabat Astamarena Kapolri, Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 3". Tribunkaltara.com. Diakses tanggal 2026-07-26.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Wahyu Hadiningrat.
Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Dedi Prasetyo
Wakapolri
2026—sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Jabatan baru
Astamarena Kapolri
2024—2026
Diteruskan oleh:
Andik Setiyono
Didahului oleh:
Hendro Sugiatno
Asrena Kapolri
2021—2024
Diteruskan oleh:
Dijabat sebagai Astamarena
Didahului oleh:
Antam Novambar
Waka Bareskrim Polri
2020—2021
Diteruskan oleh:
Syahar Diantono
Didahului oleh:
Purwadi Arianto
Wakapolda Metro Jaya
2018—2020
Diteruskan oleh:
Hendro Pandowo
Ikon rintisan

Artikel bertopik Kepolisian Negara Republik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan