Wahyu Hadiningrat | |
|---|---|
| Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesiake-26 | |
| Mulai menjabat 2 Oktober 2026 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Kapolri | Suyudi Ario Seto |
| Pendahulu | Dedi Prasetyo |
| Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaranke-1 | |
| Masa jabatan 20 September 2024 –2 Oktober 2026 | |
| Pendahulu | Jabatan baru |
| Pengganti | Andik Setiyono |
| Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaranke-13 | |
| Masa jabatan 18 Februari 2021 –20 September 2024 | |
| Pendahulu | Hendro Sugiatno |
| Pengganti | Dijabat sebagai Astamarena |
| Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri | |
| Masa jabatan 17 Maret 2020 –18 Februari 2021 | |
| Pendahulu | Antam Novambar |
| Pengganti | Syahar Diantono |
| Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya | |
| Masa jabatan 13 Agustus 2018 –17 Maret 2020 | |
| Pendahulu | Purwadi Arianto |
| Pengganti | Hendro Pandowo |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 4 Juni 1970 (umur 56) Bandung, Jawa Barat, Indonesia |
| Suami/istri | Kiki Wahyu Hadiningrat |
| Anak | 1 |
| Almamater | |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Pangkat | |
| Satuan | Reserse |
Wahyu Hadiningrat (lahir 4 Juni 1970) adalah seorang perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang sejak 1 Oktober 2026 diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) menggantikan Dedi Prasetyo. Dia dilantik bersamaan dengan pelantikan Kapolri Suyudi Ario Seto oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.[1] Sebelumnya Wahyu menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena Kapolri) sejak tahun 2024 hingga 2026.[2] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena Kapolri) sejak 2021 hingga 2024.[3] Wahyu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.[4]
Sepanjang kariernya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara, serta Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.[5] Ia juga diketahui pernah terlibat dalam penanganan kasus terorisme yang berkaitan dengan perburuan pelaku Bom Bali II pada 2005.[6]
Kehidupan awal dan pendidikan
Wahyu Hadiningrat lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 Juni 1970.[7] Ia merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Setelah lulus dari Akpol, ia melanjutkan pendidikan kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim), serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti) pada 2016.[8]
Karier
Wahyu mengawali karier kepolisiannya sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polda Jawa Barat pada 1993.[2] Pada masa awal penugasannya, ia pernah menjabat sebagai Wakapolsekta Cirebon Selatan dan Kapolsek Soreang di wilayah Polres Bandung.[2]
Kariernya banyak berkembang di bidang reserse. Ia pernah menjabat sebagai Kasat Serse Polres Bandung, Kasat Serse Polresta Bogor, Kanit III Sat I Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat, hingga Kasat I Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat.[5] Pada pertengahan dekade 2000-an, ia juga bertugas sebagai Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri.[3]
Pada 2011, Wahyu dipercaya menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota. Setahun kemudian, ia diangkat menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan. Setelah itu, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada 2016 dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada 2017.[4]
Masih pada tahun yang sama, ia ditugaskan sebagai Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara (BIN). Pada 2018, Wahyu diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya.[9][10]
Pada 2020, ia dipercaya menduduki jabatan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.[11][12] Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Asrena Kapolri).[13] Setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2024 yang mengubah struktur organisasi Polri,[14] Wahyu diangkat menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena Kapolri) pada September 2024 dan memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi.[15][16]
Pada tahun 2026, tepatnya tanggal 1 Oktober 2026. Wahyu dilantik menjadi Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia bersamaan dengan pelantikan Kapolri Suyudi Ario Seto oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pelantikan ini juga bersamaan dengan perombakan / Reshuffle Kabinet Merah Putih.[1]
Riwayat jabatan
- Pama Polda Jawa Barat (1993)
- Wakapolsekta Cirebon Selatan (1994)
- Kapolsek Soreang Polres Bandung (1995)
- Kasat Serse Polres Bandung (1997)
- Kasat Serse Polresta Bogor (1998)
- Kanit III Sat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2004)
- Kasat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2006)
- Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri
- Kapolres Metro Bekasi Kota (2011)
- Kapolres Metro Jakarta Selatan (2012)
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2016)
- Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya (2016)
- Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri (2017)
- Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara (2017)
- Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (2018)
- Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (2020)
- Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (2021–2024)
- Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (2024–2026)
- Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (2026–sekarang)
Lihat pula
Referensi
- 1 2 "Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat sebagai Kapolri dan Wakapolri". Presidenri.go.id. 2026-10-01. Diakses tanggal 2026-10-06.
- 1 2 3 "Profil Komjen Wahyu Hadiningrat, Jenderal Bintang 3 Tak Pernah Jadi Kapolda, tapi Berkarier Moncer". Tribunnews.com. 2025-02-24. Diakses tanggal 2026-07-26.
- 1 2 "Kapolri Angkat Irjen Wahyu Hadiningrat Menjadi Astamarena, Ini Profilnya". Tempo. 2024-09-24. Diakses tanggal 2026-07-26.
- 1 2 tnipolri (2024-10-31). "Profil Komjen Wahyu Hadiningrat Adik Letting Kapolri Masuk Bursa Wakapolri". TNI Polri News. Diakses tanggal 2026-07-26.
- 1 2 "Jejak Karir dan Biodata Komjen Wahyu Hadiningrat Alumni Akpol 92 Astamarena Kapolri". Bangkapos.com. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ "Profil Irjen Wahyu Hadiningrat, Jenderal Polisi Ikut Investigasi Buru Teroris Dr Azahari". SINDOnews Daerah. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ Rakyat, Kicau (2026-06-04). "Selamat Ulang Tahun ke-56 Komjen Pol. Dr. Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H." Kicau Rakyat. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ Nurdin, Fahmy (2026-03-08). "Profil Komjen Wahyu Hadiningrat: Perwira Tinggi Polri Berpengalaman di Bidang Reserse dan Perencanaan Strategis". OKJAKARTA. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ Kompas, Tim Harian (2018-08-24). "Brigjen Wahyu Hadiningrat Jabat Wakapolda Metro Jaya". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ "Sah! Brigjen Wahyu Hadiningrat jadi Wakapolda Metro Jaya". suara.com. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ Alfons, Matius. "Mutasi Polri, Brigjen Wahyu Hadiningrat Jabat Wakabareskrim". detiknews. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ "Kapolri Tunjuk Brigjen Wahyu Hadiningrat Jadi Wakabareskrim". kumparan. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ "Kapolri Tetapkan Irjen Wahyu Hadiningrat sebagai Astamarena dan Irjen Verdianto Iskandar Jabat Astamaops, Apa Tugasnya?". Tempo. 2024-09-23. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ Fadilah, Kurniawan. "Polri Jelaskan Pengukuhan Astamarena dan Astamaops Tindak Lanjut Perpres". detiknews. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ Batubara, Herianto. "Kapolri Kukuhkan Irjen Wahyu Hadiningrat Jadi Astamarena, Irjen Verdianto Astamaops". detiknews. Diakses tanggal 2026-07-26.
- ↑ "Profil Wahyu Hadiningrat, Akpol 1992 Jabat Astamarena Kapolri, Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 3". Tribunkaltara.com. Diakses tanggal 2026-07-26.
Pranala luar
| Jabatan kepolisian | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Dedi Prasetyo |
Wakapolri 2026—sekarang |
Petahana |
| Didahului oleh: Jabatan baru |
Astamarena Kapolri 2024—2026 |
Diteruskan oleh: Andik Setiyono |
| Didahului oleh: Hendro Sugiatno |
Asrena Kapolri 2021—2024 |
Diteruskan oleh: Dijabat sebagai Astamarena |
| Didahului oleh: Antam Novambar |
Waka Bareskrim Polri 2020—2021 |
Diteruskan oleh: Syahar Diantono |
| Didahului oleh: Purwadi Arianto |
Wakapolda Metro Jaya 2018—2020 |
Diteruskan oleh: Hendro Pandowo |
Artikel bertopik Kepolisian Negara Republik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |